Trio Kancil

Trio Kancil
#LANGIT 22


__ADS_3

     Kini mereka semua sudah duduk lesehan di ruang tamu. Sebab kursi tidak mencukupi. Jadi, semua kursi di geser ke pinggir.


"Profesor kesini mau apa?" tanya Rafli basa-basi. Sudah jelas tahu kalau mau melamar putri sulungnya.


"Mau menikahkan Langit sama Almahira," jawab Alex.


     Rafli dan Kartini terkejut mendengar ucapan dari Alex. Tadinya mereka mengira kalau orang tua Langit akan melakukan lamaran dahulu. Baru mereka akan menikah saat sudah keluar sekolah. Rafli mengira ucapan Langit semalam tidak sungguh-sungguh akan dilakukannya hari ini.


"Tapi, memangnya nggak apa-apa bila mereka berdua menikah sekarang? Langit dan Almahira 'kan masih sekolah SMA?" tanya Rafli.


"Langit 'kan sedang kuliah S2, jadi nggak apa-apa," jawab Alex.


     Keluarga Rafli terkejut mendengar informasi yang baru didengar oleh mereka. Kini ketiga orang itu melihat Langit. 


"Sepertinya Langit belum pernah bilang, ya. Kalau saat ini sebenarnya sekarang sedang kuliah S2 di Universitas Negeri." Langit langsung berbicara saat melihat semua pandangan keluarga Rafli mengarah kepadanya.


"Jadi kamu sudah kuliah! Bahkan sekarang sedang lanjut S2," kata Rafli tak percaya. Langit pun menganggukan kepala untuk meyakinkan calon mertuanya.


"Memangnya berapa usia Langit?" tanya Kartini.


"Delapan belas tahun," jawab Langit dan yang lainnya secara bersamaan.


"Umur delapan belas tahun, sudah kuliah S2? Hebat!" Rafli kagum akan sosok calon menantunya itu.


"Itu karena anak-anakku semuanya sekolah akselerasi," kata Alex dengan penuh bangga.


     Keluarga Rafli melihat keluarga Alex penuh kekaguman. Apalagi Almahira yang menatap Langit, semakin kagum dan cinta sama kekasih hatinya.


"Jadi, bagaimana? Apa Almahira sudah siap untuk menikah dengan Langit?" tanya Alex kepada gadis berhijab yang duduk di samping Kartini.


"Itu ...." Almahira sangat gugup saat ditanya oleh Alex.


"Usia Almahira, berapa tahun?" tanya Cantika kepada calon menantunya.


"Tujuh belas tahun," jawab Almahira sopan.


"Daripada tunangan, sebaiknya kita nikahkan saja mereka!" Alex meminta persetujuan Rafli sebagai walinya Almahira.


"Iya, daripada malah berbuat dosa. Lebih baik mereka menikah saja," kata Cantika.


    Rafli melihat kearah anak gadisnya yang duduk terhalang oleh istrinya. Kemudian dia menjulurkan tangannya ke arah Almahira.


"Kakak, mau menikah sama Langit?" tanya Rafli pada Almahira, sambil menggenggam tangannya.

__ADS_1


     Almahira melihat ke arah ayahnya. Kemudian dia mengangguk sambil menahan senyumnya karena malu.


     Langit yang sejak tadi tegang, kini tersenyum bahagia. Hatinya bersorak gembira, saat melihat Almahira menganggukkan kepalanya.


"Baiklah, karena putri kami menyetujuinya. Maka kita akan menikahkan mereka." Rafli akhirnya menyetujui keinginan keluarga Langit.


"Kita adakan acara ijab qobul, setelah sholat Dzuhur," kata Alex.


"Iya, masih ada waktu setengah hari lagi. Jadi kita bisa menyiapkan semua dokumennya," lanjut Cantika.


     Pengalaman nikah dadakan dirinya dulu dan Bintang beberapa bulan yang lalu. Membuat Cantika tahu harus mana dulu yang diutamakan.


     Rafli pun minta bantuan teman-teman kerja di Kedubes untuk membuat dokumen pernikahan anaknya. Begitu juga dengan Alex, dia menghubungi Kedutaan Amerika yang ada di Jepang. Untuk mengurus dokumen milik Langit.


     Angkasa datang paling belakangan, saat hari akan menjelang siang. Dia baru sampai ke Osaka, dan Akira yang menjemputnya di bandara. Meski Angkasa datang berdua dengan Peter yang bertugas menjadi penjaganya.


*******


     Lagi-lagi keluarga Rafli dibuat terkejut saat Angkasa datang. Wajah yang serupa dengan Langit, hanya saja tidak banyak tersenyum saat mereka bertatap muka. Wajah Angkasa terkesan datar tidak banyak ekspresi. Berbeda dengan Langit yang mudah tersenyum dan banyak bicara.


"Kamu membuat aku hampir celaka!" kata Angkasa saat berpelukan dengan Langit sebagai salam.


"Hehehe, memangnya Kak Angkasa sedang apa?" tanya Langit tanpa merasa bersalah.


"Langit hari ini akan menikah. Berarti sebentar lagi Kak Angkasa akan menyusul," kata Bintang yang tiba-tiba ikut bergabung sama saudara kembarnya.


"Ti-dak!" Dengan nada tegas Angkasa membantah bahkan menolaknya dengan tangannya membentuk huruf X.


    Langit dan Bintang saling pandang, kemudian tersenyum ngejek. Mereka tidak yakin dengan jawaban dari kakak kembar mereka itu.


"Paling beberapa bulan lagi, dia akan menghubungi kita. Terus bilang, 'aku akan menikah'." Bintang berbicara dengan nada mengejek.


"Iya. Kita lihat saja berapa lama dia akan bertahan," balas Langit sambil terkekeh.


"Lihat saja. Aku bukan kamu yang mudah jatuh cinta. Baru pertama kali melihat wajahnya, langsung kepincut," sanggah Angkasa dengan cemberut karena diejek oleh dua saudara kembarnya.


"Jangan sampai Kak Angkasa, kepincut sama anak tetangga apartemen," bisik Langit menggoda kakak sulungnya.


*******


     Acara ijab qobul dilaksanakan di Masjid Osaka Ibaraki atau yang dikenal sebagai Islamic Cultural Center Osaka. Keluarga Khalid dan Ja'far juga semua datang. Mereka sangat terkejut saat mendengar kalau Langit akan menikah. Hanya Mentari saja yang tidak ikut karena bayinya masih terlalu kecil untuk diajak naik pesawat. Hanya si kembar Rayyan dan Raihan yang ikut ayahnya--Fatih.


     Keluarga Kishimoto hanya Akira dan Shin yang tahu. Sementara yang lainnya tidak diberitahu. Itu semua demi melindungi Almahira. Sebab saat ini Langit sedang menjalankan misi. Sebenarnya mereka juga terkejut saat Langit bilang akan menikah. Bahkan Shin melarangnya, demi keselamatan Almahira. Namun Langit memberikan penjelasan yang bisa diterima oleh Shin.

__ADS_1


*******


"Bismillahirrahmanirrahim, dengan memohon Rahmat dan berkat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Saya nikahkan dan kawinkan Asma Huriyya Almahira bin Rafli Abdullah dengan engkau Langit Rafi Abdulmalik binti Cantika Safira Abdulmalik dengan mas kawin uang sebesar tujuh belas juta dollar Amerika dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Asma Huriyya Almahira bin Rafli Abdullah untuk saya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."


"Sah!"


"Sah."


"Alhamdulillah,"


     “Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.” (Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan)


      Semua yang di sana mengucapkan hamdalah, karena proses ijab qobul nya berjalan dengan lancar. Kini Almahira telah sah menjadi istrinya Langit. Senyum kebahagiaan terus terpasang di wajahnya yang cantik. Walau hanya make up sederhana, Almahira sungguh terlihat sangat cantik mempesona. Membuat Langit semakin cinta.


    Langit memasangkan cincin nikahnya kepada Almahira. Kemudian Almahira mencium tangan Langit sebagai bukti penghormatan dia padanya. Lalu Langit berdoa dan meniupkan ke ubun-ubun istrinya.


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan atas dirinya dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepadaMu dari kejelekan atas dirinya dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya."


     Doa Langit yang di aamiin kan oleh Almahira. Kemudian dia pun meminta keridhoan Langit agar bisa menjadi istri yang sholeha. Tempatnya berbagi dan mengharapkan ridho serta pahala dari Allah.


     Setelah selesai menandatangani semua dokumen pernikahan mereka. Keluarga mereka memberi selamat dan mendoakan kebaikan bagi rumah tangga baru bagi Langut dan Almahira. Sekarang gadis berparas ayu itu telah sah menjadi istri dari seorang Langit Rafi Abdulmalik.


     Acara ijab qobul dan serangkaian acara pun dapat dilaksanakan dengan lancar, meski dadakan. Tangis haru dan bahagia mewarnai suasana saat itu. Banyak nasehat dari para orang tua untuk Langit dan Almahira, dalam menjalani kehidupan rumah tangga.


*******


JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN, VOTE NYA MUMPUNG HARI SENIN.


DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.


TERIMA KASIH.


******


TEMAN-TEMAN MINTA BANTUANNYA UNTUK MELINDUNGI KARYA AKU. KARENA SEKARANG MARAK KARYA DI NOVELTOON DI PLAGIAT OLEH ORANG-ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. TERIMA KASIH.




__ADS_1



__ADS_2