
Langit dan teman-teman lainnya, sekolah seperti biasa. Langit juga sudah melaporkan, kalau dia semalam diserang oleh seseorang. Namun, ada teman si pelaku yang menyelamatkannya. Kawasaki Kenzo juga sudah meminta pihak keluarganya untuk mengusut kasus semalam. Dia merasa akhir-akhir ini, hidupnya sering mengalami ancaman. Apalagi sebagai calon menantu Matsumoto, dia juga mendapat perlindungan tambahan.
"Langit kun, aku harap mereka bisa ditangkap secepatnya! Apa kamu punya dugaan siapa yang melakukan penyerangan semalam?" tanya Kawasaki Kenzo, saat mereka makan siang di kantin.
"Entahlah. Aku tidak mau berprasangka, tanpa ada bukti. Selain itu, sekarang orang-orang sedang sensitif karena suasana sedang memanas di jajaran Matsumoto Group," jawab Langit, sambil mengaduk-aduk jus jeruk miliknya.
Sebenarnya, Langit mencurigai Daihatsu Yosuke, mungkin saja karena dendam saat di Pulau Hi. Langit 'lah yang membocorkan rahasia dia. Tambah lagi dengan laporan kasus penyerangan berencana untuk menyingkirkan Suzuki dan Almahira, saat di Pulau Mori. Membuat dia menjadi satu-satunya orang yang patut dicurigai sebagai tersangka.
Namun, sayangnya kasus itu ditutup karena kurangnya bukti, selain tiga korban yang mati ditembak di tempat kejadian. Itu juga tidak ada bukti pistol yang dipakai untuk membunuh si Penyusup. Jadi, Daihatsu Yosuke dan Daihatsu Sena, bisa lolos dari jerat hukum. Apalagi dengan kekuasaan yang dimiliki oleh keluarga Daihatsu, semua selesai dengan cepat.
Meski pihak keluarga Daihatsu, sudah memberikan konfirmasi atas kasus yang menimpa keluarganya. Tetap saja warga media sosial terus saja mengusiknya. Apalagi mengenai hubungan incest, antara Daihatsu Sena dan Daihatsu Yosuke. Sebab ada jejak digital yang memperlihatkan keintiman hubungan mereka. Data-data pribadi milik Yosuke berhasil di hack oleh hacker handal. Kini tersebar di dunia maya, meski sudah di blur atau disamarkan.
*******
Langit juga menyertakan Suzuki ke dalam tim penyelesaian kasus pembunuhan para ilmuwan, Laboratorium Matsumoto. Mereka bekerja sama mencari bukti yang bisa menjerat para pelaku. Langit pun meminta kepada kepolisian untuk mengawasi semua pengajar atau staf di Academy Matsumoto. Setiap orang dikawal secara bergantian selama dua puluh empat jam. Langit memberikan ide ini agar secepatnya diketahui siapa pelaku sebenarnya. Meski Langit sudah mengantongi beberapa nama guru dan petinggi Matsumoto Grup.
"Suzuki san, senang bekerja sama dengan Anda," kata Kepala Intelijen.
"Aku tidak menyangka anak kecil yang dulu selalu aku gendong kini sudah dewasa," kata Komisaris Kepala Kepolisian yang merupakan teman kakeknya Suzuki Hoshi.
"Iya, saya juga senang bekerja sama dengan Anda berdua. Semoga kita bisa secepatnya menyelesaikan kasus ini," jawab Suzuki kepada kedua laki-laki paruh baya itu.
"Suzuki sensei, andalkan otak jeniusmu itu, untuk memecahkan masalah ini!" pinta Langit dengan penuh semangat.
"Iya, aku akan berusaha sepenuh kemampuan yang kumiliki. Agar semuanya bisa cepat selesai, dan tidak akan ada lagi yang mengganggu acara kencanku dengan Hikari!" bisik Suzuki dengan nada ditekan. Langit hanya tertawa tertahan karena merasa kasihan sama guru sekolahnya itu.
*******
Hari Jumat seperti biasa Langit dan Almahira akan pulang ke rumah. Saat dalam perjalanan Langit merasa dirinya diikuti oleh beberapa orang. Langit tidak tahu apa mereka di kelompok yang sama atau berbeda. Ada dua mobil yang terus mengikuti dirinya. Awalnya hanya curiga saja, dan untuk membuktikannya, Langit berputar-putar di jalanan tengah kota. Kedua mobil itu ternyata masih mengikutinya.
"Sayang, ada yang mengikuti kita sejak keluar gerbang sekolah. Kita pura-pura tidak tahu dulu, ya." Langit berkata kepada Almahira saat dalam perjalanan.
__ADS_1
"Siapa mereka?"
"Tidak tahu. Ada dua mobil yang mengikuti kita!"
"Apa kita sebaiknya lapor ke polisi?"
"Tidak! Mereka juga belum tentu bisa menahan mereka."
Maka, Langit pun sengaja pulang dengan memutar haluan menjadi ke rumah Shin Kishimoto, ayahnya Hikari. Langit hanya ingin tahu, siapa yang mengikutinya dan apa motifnya sampai mereka membuntuti dirinya. Langit pun masuk ke halaman rumah Shin Kishimoto, yang luas dan asri karena banyak pohon yang tumbuh di tamannya. Setelah masuk ke pekarangan rumah, Langit langsung menuju ke ruang pengawasan yang berada di bawah tanah.
Almahira diam saja dan mengikuti Langit kemana pun dia pergi. Dia awalnya terkejut saat Langit membelokan sepeda motornya ke rumah Hikari.
Langit pun menghubungi Shin Kishimoto dan membicarakan tentang ada orang yang mengikutinya. Dia meminta izin untuk mengawasi orang itu, yang diperkirakan sedang bersembunyi tidak jauh dari kediaman Kishimoto.
"Oji san, aku minta rekaman cctv yang ada di halaman depan gerbang depan!" pinta Langit kepada pegawai yang sedang bertugas mengawasi monitor kamera pengawas.
"Langit sama, lama tidak jumpa," sapa pegawai kediaman Kishimoto.
"Baik. Terima kasih, karena bantuan Anda, saya dan keluarga besar kami akhirnya bisa berkumpul bersama kembali."
"Aku turun senang, mendengarnya. Aku sekarang mau melihat keadaan di luar. Tadi ada yang mengikuti," kata Langit kemudian dia memfokuskan memeriksa keadaan jalanan yang ada di sekitar rumahnya dan melihat siapa yang sudah berani menguntitnya.
Langit melihat Almahira sudah tertidur sambil duduk di kursi. Dia merasa kasihan melihat istrinya tidur seperti itu. Maka Langit pun meminta izin untuk menginap di sana satu malam.
Langit punya satu kamar khusus di kediaman Kishimoto. Kamar yang khusus dibuat oleh Shin untuk Alex, dulu. Langit juga sering tidur di kamar ini jika menginap di sini.
Langit yang membopong tubuh Almahira dengan cara bridal style, menjadi tontonan para pegawai wanita di sana. Mereka kebanyakan pengagum berat Langit.
Setelah Langit membaringkan tubuh Almahira, di atas kasur lantai. Langit menghubungi Angkasa, dan membicarakan kelanjutan kasusnya. Dia juga bertukar pikiran dengan Angkasa dan Bintang.
Setelah berbicara dengan saudara kembarnya, Langit baru bisa tidur saat sudah menjelang dini hari. Dia juga sudah mendapatkan data identitas orang yang membuntutinya, dibantu oleh pihak kepolisian.
__ADS_1
*******
Langit keluar dari rumah Kishimoto, saat waktu subuh. Dia juga bekerja sama dengan polisi untuk menangkap si penguntit dengan bukti rekaman cctv milik keluarga Kishimoto dan kamera yang terpasang ada di motornya.
Langit untuk sesaat dia bisa bernapas dengan lega. Saat ini si penguntit sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
'Syukurlah! Akhirnya mereka di tahan dulu sama polisi.' gumam Langit
*******
"Jalankan misi kita selanjutnya yang di perintahkan oleh Big Bos!" seorang laki-laki memberikan perintah kepada seorang pemuda yang berdiri di depannya.
"Ingat culik kedua gadis itu! kita akan jadikan mereka sebagai barter dengan blue print milik Mazda!" lanjut laki-laki tadi kepada si pemuda.
"Baik! akan aku laksankan!"
*******
Siapakah yang sudah menguntit Langit dan Almahira?
Siapakah dua gadis yang akan di culik untuk dijadikan alat barter?
Siapakah dua tokoh di akhir Bab itu?
Tunggu BAB kelanjutannya ya.
*******
JANGAN LUPA KLIK LIKE FAV, HADIAH, DAN VOTE NYA JUGA YA.
DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.
__ADS_1
TERIMA KASIH.