Trio Kancil

Trio Kancil
#ANGKASA 49


__ADS_3

     Angkasa dan saudara lainya memutuskan pergi ke pulau milik Alex. Mereka seperti mengulang honeymoon Cantika dan Alex, pergi berombongan. Ternyata bukan empat pasangan itu yang ikut. Michael dan Luna, Akira dan Athena, Brooklyn dan Venesia, Didi dan pasangannya, Arya dan Selena. Paris memasang wajah masam karena acara bulan madu mereka menjadi ramai. Semua gara-gara Bintang, yang main 'ayo ikut!'


     Paris tidak mengenal yang lainnya, dia menjadi tidak nyaman. Berbeda dengan Athena meski tidak mengenal orang-orang yang ikut, dia bisa meleburkan diri dan berkenalan dengan yang lainnya.


"Kenapa?" tanya Angkasa begitu melihat wajah Paris.


"Kenapa Bintang ajak semua orang ikut berbulan madu?" tanya Paris tidak mengerti.


"Semua orang yang ikut adalah teman-teman Bintang. Mereka juga sama seperti kita, sedang mencari rezeki yang namanya anak. Kecuali Akira dan Athena, Brooklyn dan Venesia, hanya mereka yang belum menikah di antara kita," jawab Angkasa.


"Didi adalah sahabat aku dan dulu kita berjanji akan pergi jalan-jalan ke luar negeri bersama pasangan kita masing-masing kalau semua sudah menikah," lanjut Angkasa.


     Paris pun terdiam kemudian berkata, "maafkan aku."


     Angkasa membelai wajah Paris dengan penuh sayang. "Nanti di sana juga mereka akan sibuk dengan pasangannya masing-masing.


     Pasangan paling hot dari semua yang ada di sana adalah Bintang dan Ghazali. Kadang pasang itu membuat orang lain iri. Perhatian Ghazali dan sifat manja Bintang menjadi sesuatu yang klop bagi mereka. Kalau pasangan super hot adalah Michael dan Luna. Mereka bercumbu di depan orang lain pun tidak malu. Kalau pasangan paling pemalu adalah Langit dan Almahira. Bergandengan tangan di depan banyak orang saja sudah membuat Almahira malu dan deg-degan. Begitu juga dengan Madina yang pipinya terus merona karena sejak tadi jadi korban bullian pengantin baru. Beda dengan Peter yang terlihat bahagia dan bangga.


     Pesawat pribadi milik keluarga Andersson siap mengantarkan mereka. Mereka menggunakan dua pesawat milik Alex karena tiap pesawat hanya memiliki empat kamar tidur (karangan author. Lagi malas melakukan riset). Perjalanan yang memakan waktu yang lama, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh mereka.


     Angkasa membuat perjalanan ini menyenangkan bagi Paris, sehingga dia tidak memasang wajah masam lagi. Begitu juga dengan pasangan yang lain memilih tidur dengan pasangannya masing-masing. Kecuali Akira dan Athena, mereka harus bersabar. Sebenarnya, Langit menawarkan liburan keliling Indonesia. Hanya saja Athena yang baru dekat dengan Bintang, ingin ikut Bintang pergi bulan madu. Athena belum tahu kalau ada Ghazali, maka Bintang akan di monopoli. Apalagi ada Arya, jangan harap Ghazali akan lepas dari Bintang. Pasang lainnya yang belum menikah adalah Brooklyn dan Venesia, mereka baru akan menikah bulan depan.


     Ghazali benar-benar mengurung Bintang agar tidak dekat-dekat dengan Arya. Meski Arya sudah menikah dengan Selena, tetapi tatapan penuh damba kepada Bintang masih terlihat. Meski, Bintang dan Arya sudah berjanji akan bersahabat dan tidak akan melibatkan perasaan cinta, tetap saja cinta itu tidak bisa dihapus. Selena juga selalu berjuang agar cinta Arya untuknya itu utuh.


     Didi beruntung istrinya bukan pencemburu dan tidak tahu kalau Bintang adalah cinta pertamanya. Dia belum bisa menghilangkan Bintang dari hatinya, hanya saja Didi tersentuh akan kegigihan istrinya itu saat mengejar dia. Restu orang tua pun dia dapatkan. Pernikahan Didi juga baru berusia sepuluh hari. Beda satu Minggu dengan Peter. Satu-satunya pernikahan sahabat yang tidak dihadiri oleh Angkasa karena bertepatan dengan pulang dari rumah sakit, waktu itu.


"Hai, karena kita datang ke sini bersama pasangan masing-masing. Jadi, habiskan waktu dengan pasangan masing-masing saja, ya!" Kata Angkasa sebagai tuan penyelenggara jalan-jalan bulan madu.


"Sip!" Pasangan Michael dan Luna.

__ADS_1


"Oke." Pasangan Arya dan Selena.


"Asik!" Pasangan Bintang dan Ghazali.


"Ahk!" Pasangan Akira - Athena dan Brooklyn - Venesia.


     Berbagai macam jawaban oleh mereka. Ada pasangan yang kecewa dengan keputusan ini.


"Banyak tempat yang indah di sini. Jalan-jalan sana sama Akira. Maka, kamu akan diajak ke tempat romantis," bisik Bintang kepada Athena.


"Benarkah?" tanya Athena dengan hati yang gembira.


"Iya, aku juga sering keliling pulau ini dulu. Jadi, sekarang aku mau happy fun sama Bang Ghaza." Bintang kemudian berlari ke arah pelukan Ghazali. Senyum mengembang dari pasangan itu. Ghazali akan memanfaatkan waktu berdua dengan Bintang untuk membuat keturunan.


"Abang Ghaza, jangan lupa telpon dulu Chelsea. Jangan sampai nanti di yang menelpon duluan," kata Bintang.


"Siap Nyonya!" Satu kecupan diberikan oleh Ghazali di bibir ranum milik Bintang.


"Jangan sampai Chelsea mengganggu waktu kita, seperti saat di rumah!" Ghazali menekan nama kakak iparnya untuk berbicara dengan Chelsea.


"Lima menit cukup 'kan buat kita bicara dengan Chelsea?" tanya Ghazali sambil tersenyum jahil.


"Lima belas menit!" jawab Bintang sambil bertolak pinggang.


Pasangan Angkasa dan Langit sudah masuk kamar hotel duluan. Kedatangan mereka sudah diketahui oleh pengurus pulau. Jadi, kamar spesial bagi mereka sudah disiapkan.


Mereka sudah ingin menikmati waktu-waktu indah bersama dengan orang yang berharga baginya. Memadu kasih dan mengarungi indahnya nirwana dunia. Sama-sama mencari pahala dengan saling memberikan kesenangan dan kebahagian pada pasangan mereka.


******

__ADS_1


"Honey, aku akan berusaha dengan keras agar kita punya anak yang wajahnya mirip dengan kamu." Angkasa membelai wajah Paris dengan lembut penuh perasaan.


"Aku ingin wajah anak kita mirip sama kamu, Darling." Paris menatap netra Angkasa ynag yang berwarna biru.


******


"Baby, kapan kita mulai membuat si kembar?" Ghazali memeluk Bintang dari belakang dan mencium tengkuknya.


"Sabar dong Abang, kita istirahat dulu. Setelah itu baru kita memulai proses pembuatan si kembar." Bintang memberikan kecupan di bibir Ghazali.


******


"Sayang, kamu sudah selesaikan datang bulannya?" tanya Langit kepada Almahira karena sudah satu Minggu dia tidak melakukan ibadah malam dan pagi mereka seperti biasanya.


"Sudah Ayang. Kenapa?" Almahira menatap Langit dengan heran.


"Tentu saja aku ingin minta jatah aku, Sayang!" Langit mencium bibir Almahira dengan lembut kemudian berubah menjadi menuntut.


******


Pasangan lainnya yang sudah menikah tidak jauh kegiatannya dengan si Trio Kancil. Berbeda dengan dua pasangan yang belum menikah. Mereka menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan dan menikmati panorama yang indah di sana. Rasa bahagia juga mereka dapat rasakan jika bersama orang yang dicintai.


******


Siapakah yang duluan punya anak?


Siapa yang akan punya anak paling banyak?


Tunggu kelanjutannya ya!

__ADS_1


Jangan lupa untuk klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya.


Terima kasih.


__ADS_2