Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
111. Ruangan ketua organisasi Hunter RedWhite


__ADS_3

Di ruangan yang bersebelahan dengan ruang pak Dito Kusuma, yaitu ruangannya paman Frans, orang yang memiliki ruangan itu duduk di kursi di belakang mejanya, menatapku dengan senyuman lebar.


Ia menghela napasnya kemudian melirik pak Dito yang berdiri di sebelahnya, "Ada apa? Mereka tak mengatakan sesuatu..."


"Itu karena kau tak bertanya..." jawab pak Dito sambil menghela napasnya, "Tanyakan sesuatu pada mereka..."


Paman Frans menghela napasnya lagi dan bertanya, "Jadi, apa yang kalian ingin katakan padaku yang membuatku meninggalkan jumpa pers di istana negara?"


Paman Lein maju sedikit dan ia mengangkat tangan kanannya kemudian menempelkannya di dahinya dan berkata, "Saya Lein ingin melapor pada pimpinan!"


Paman Lein kemudian mengatakan semua yang terjadi di kota 6 tanpa ada yang ditutupi, termasuk bagian ia menindas penduduk disana dan dikalahkan olehku. Ia juga menambahkan kalau paman Antha sudah kembali dan membantunya menjaga kota 6.


"Hmm, kau dikalahkan oleh anak kecil yang bukan Hunter?" tanya paman Frans sambil berdiri, "Bukankah kau terlalu lemah untuk kupromosikan menjadi Hunter rank S?"


"Sebab itulah saya menolak tawaran anda untuk mempromosikan saya menjadi Hunter rank S. Saya akan berlatih lagi dan membuat Langit mengakui kekuatan saya, barulah anda bisa mempertimbangkan apakah saya layak atau tidak menjadi Hunter rank S." jawab paman Lein.


"Kalau begitu kau berlatih saja, dan jika kekuatanmu sudah cukup, kalahkan salah satu Hunter rank S yang ada di RedWhite, buat dia mengakuimu. Kalau dia mengakuimu, kau boleh menantang Langit lagi." jawab paman Frans, "Perkiraanku, Langit sudah bukan anak kecil lima tahun lalu..."


Paman Lein menaikkan alisnya, "Hah? Anda kenal Langit?"


"Bisa dikatakan begitu..." paman Frans berjalan dari kursinya dan berdiri di hadapanku, "Anak kecil lima tahun lalu itu sudah berubah menjadi laki-laki yang kuat..."


Ketika paman Frans berdiri di hadapanku, aku bisa melihat tinggiku hanya separuh tinggi paman Frans, meskipun aku sudah setinggi seratus lima puluh lima sentimeter.


"Bagaimana kabarmu?" tanya paman Frans kemudian menepuk kepalaku pelan, "Kau sudah benar-benar berubah dari lima tahun lalu, begitu juga dengan temanmu yang selamat."


"Aku baik-baik saja, ketua..." aku harus bersikap sopan padanya, biarpun aku kenal dengannya, ia tetaplah orang yang harus kuhormati sebagai ketua organisasi Hunter RedWhite.


"Tak usah formal begitu, panggil saja aku paman Frans..." paman Frans menarik tangannya, "Apakah kakek Bintang sehat-sehat saja?"


Dari ceritanya kakekku, paman Frans adalah salah satu dari beberapa orang di dunia yang tahu keadaan sebenarnya para Wadah setelah pertarungan melawan Serpent Lord lima tahun lalu, serta ia juga mengetahui tentang Lord, Emperor, dan Wadah.


"Beliau sudah meninggal dua minggu lalu..." aku mengeluarkan medali pengenal dan kartu lisensi Hunter milik kakekku dan menyerahkannya pada paman Frans, "Kakek memintaku memberikan ini pada paman..."

__ADS_1


Paman Frans terkejut mendengarnya, ia menerima dua benda itu kemudian berdeham, "Begitu ya..." Ia kemudian berbalik memunggungiku, "Jadi, apa tujuan hidupmu sekarang?"


"Bergabung dengan RedWhite dan menjadi Hunter terkuat yang akan menghabisi semua Lord dan Emperor yang menyerang bumi." jawabku tanpa ragu, dengan tegas.


Aku melirik ke sebelahku, terlihat Andhika masih ketakutan melihatku dan aku hanya menghela napasku melihatnya.


"Lord dan Emperor? Apakah kakek Bintang sudah menceritakannya padamu?" tanya paman Frans kemudian berbalik menghadapku, "Ataukah beliau mewariskan misinya yang belum ia selesaikan padamu bersamaan dengan Pedang Api Hitam yang diwariskan padamu?"


Ia kemudian berjalan menuju meja kerjanya lagi kemudian menekan beberapa kali di atas mejanya, sebelum delapan video tercipta di layar di belakangnya.


Ada delapan wajah di tiap video itu, dan dua yang kukenali, yaitu, Yuuki Ken si ketua organisasi Hunter EasternDragon serta Tom Cage si ketua organisasi StarSam, sisanya tak kukenali.


Mereka memang berasal dari belahan dunia lain, tapi aku mendengar mereka berbicara dengan bahasa Indonesia.


"Apa-apaan itu? Kenapa mereka bisa berbahasa Indonesia padahal mereka bukan orang Indonesia?" tanya Rei.


"Setiap sambungan di seluruh dunia bisa menerjemahkan sebuah bahasa ke bahasa lainnya secara otomatis, jadi kita tak memerlukan penerjemah untuk menerjemahkan apa yang mereka katakan." jawab paman Frans, "Yo, Hunter hebat di belahan dunia lain..."


Salah satu video yang menampilkan wajah pria dengan kulit putih dengan mata berwarna biru bertanya, "Ada apa kau memanggil kami?"


Yuuki Ken melebarkan matanya dan ia bertanya, "Ada apa dengan kakek Bintang?"


Paman Frans menepuk pundakku dan berkata, "Silahkan bercerita..."


Aku maju dan melirik paman Frans sebentar, "Apa aku boleh mengatakan sebuah rahasia di hadapan banyak orang?"


Paman Frans menyipitkan matanya, menatapku curiga, "Apa yang ingin kau katakan?"


"Tentang asal kekuatanku hingga bisa mengalahkan paman Lein..." jawabku, dan paman Frans menatap layar lagi.


"Apakah kalian sendirian di ruangan kalian?" tanya paman Frans, dan semua orang menggeleng.


"Aku bersama Esterosa..." si pria kulit putih mata biru berkata.

__ADS_1


"Namanya adalah William Vunion, ketua organisasi IronBlast." paman Frans mengenalkan pria itu.


"Aku bersama Leonard." jawab Tom Cage.


"Aku sendirian." pria berkulit hitam menggeleng, "Tadi Malik pergi buang air."


"Dia adalah John Person, ketua organisasi PeaceMaker." ujar paman Frans.


"Aku bersama Alex..." satu-satunya wanita di delapan layar itu berkata sambil melirik ke samping, "Sekarang dia sedang minum kopi."


"Dia adalah Marie Guitternie, ketua organisasi EarthGuard."


"Aku sendirian." pria bermata sipit berkata, keringat mengucur deras di wajahnya.


"Dia adalah Yen Jiu, ketua organisasi BraveWarrior."


"Aku sendirian." pria dengan tudung menutupi kepalanya berkata, "Tolong cepat, aku mau tidur lagi."


"Dia adalah Mir Sveta, ketua organisasi FreedomLight."


"Karena tiba-tiba saja kau bertanya apakah kami sendirian, jadi aku menyuruh sekretarisku keluar dan aku sekarang sendirian." pria dengan kumis tebal di bawah hidungnya berkata.


"Dia adalah Al Sallah, ketua organisasi GodBless."


"Aku tadinya bersama Takeda, tapi karena kau menanyakan apakah kami sendirian atau tidak, aku merasa kau akan mengatakan suatu rahasia, jadi aku menyuruhnya membeli makanan dan tak usah kembali lagi." ujar Yuuki Ken, "Jadi, apa yang akan kau katakan?"


Setidaknya aku sudah mengingat nama semua ketua organisasi Hunter di dunia, dan aku merasa mereka adalah orang yang bisa dipercaya serta mereka kemungkinan tahu tentang Lord, Emperor, dan Wadah.


"Namaku adalah Langit Satria, penerusnya Bintang Langit. Dua minggu lalu, beliau telah menghembuskan napas terakhirnya dengan damai..." ujarku.


Semua orang yang ada di layar terkejut mendengar perkataanku, dan Tom menatapku serius, "Apa itu benar? Apa kau bisa dipercaya?"


"Ya, aku tahu kehidupan setahun terakhirnya sebelum ia terbaring lemah di atas tempat tidur hingga kematiannya..."

__ADS_1


Satu masalah, ane ga tau nama khas dari Australia sama Arab Saudi, jadi ane ngawur aja buat nama Marie sama Al, ehehehe...


Kalau kalian ada inspirasi buat nama dari dua negara tu, komen yo, ane perlu ****inspirasi****...


__ADS_2