
John mengepalkan tangannya, "Seandainya High Mount masih bisa digunakan, maka kita bisa melancarkan Strategic Missile ke ratusan Monster rank S itu!"
John mengacungkan tombaknya dan ia berseru, "Semuanya! Mundur!"
Pasukan mundur sambil terus melancarkan tembakan yang menahan para Monster agar tidak mendekat, dan setelah beberapa saat, monster-monster itu akhirnya mundur.
***
"Ketua John, bagaimana ini? Mesir mulai dikuasai oleh Monster dan jika dibiarkan terus, maka mereka akan menguasai wilayah Afrika yang lain-..."
"Aku tahu itu!" John memukul meja, "Tetapi aku tak menemukan solusi jika aku terus tegang begini! Tenang dulu! Aku akan menemukan caranya!"
Dua orang di dekatnya langsung diam ketika John memukul meja dan ucapannya terdengar sedang marah, sebelum John menarik napasnya dan menghembuskannya perlahan dan berkata, "Tenang dulu, pasti ada penyelesaiannya..."
Suasana di tenda John seketika senyap dan itu terjadi beberapa detik sebelum John teringat sesuatu.
"Malik, bagaimana kondisi SA-200 Nesburg?" tanya John pada seorang laki-laki berpakaian serba putih, "Apakah mereka baik-baik saja dan bisa menerima panggilan?"
"Seharusnya masih..." laki-laki yang dipanggil Malik mengangguk dan ia mengeluarkan ponselnya, "Tunggu sebentar, aku akan mencoba menghubunginya..."
Sementara Malik menghubungi SA-200 Nesburg, satu laki-laki lainnya bertanya pada John, "Apa rencana ketua?"
"Jika benar perkiraanku, kapal induk SA-200 Nesburg membawa beberapa Strategic Missile, dan kita akan memakainya untuk melawan Monster rank S yang mendesak kita." John mengangkat telunjuknya, "Jika perkiraanku salah, maka kita bisa meminta tolong pada GodBless untuk mengirimkan beberapa pesawat tempur yang membawa Strategic Missile."
GodBless adalah organisasi Hunter yang berlokasi di Arab Saudi dan kekuatan para Hunter mereka tak terlalu besar, tetapi mereka memiliki kekuatan militer yang amat kuat, mereka bahkan membekali pesawat tempur mereka dengan lebih dari sepuluh Strategic Missile disebabkan karena melimpahnya material untuk Strategic Missile yang mereka beli dari FreedomLight.
Laki-laki yang tadi menghubungi SA-200 Nesburg menyelesaikan panggilannya dan berkata pada John, "Mereka menyimpan sekitar lima ratus Strategic Missile, dan mereka menerima kabar kalau gate di kepulauan Hawaii telah menghilang sepenuhnya, jadi pasukan BraveWarrior bergerak ke Islandia untuk membantu C-140 Hercules menghadapi gate utama disana."
"Begitu..." John mengingat jumlah pesawat tempur yang ada di kapal induk tersebut, dan ia tersenyum lebar.
"SA-200 Nesburg memiliki lima puluhan pesawat tempur, minta mereka mengirimkan sekitar tiga puluh pesawat tempur kemari, bekali masing-masing pesawat dengan lima Strategic Missile, dan kirimkan mereka menuju Piramida Giza, Mesir." ujar John, "Selagi menunggu bantuan, kita akan menahan para Monster itu untuk sementara."
__ADS_1
Laki-laki yang memakai armor tebal mengangkat tangannya dan berkata, "Seluruh pasukan sedang menahan para Monster agar tidak menembus melewati Mesir."
Senyum John semakin lebar, "Oke..." hanya itu yang keluar dari mulutnya, sebelum ia meraih tombaknya dan berjalan keluar dari tenda.
***
Sesuai rencana John, mereka menahan para Monster agar tak menjauhi Piramida Giza dengan senjata seadanya, yaitu senjata masing-masing Hunter dan beberapa meriam...
Dengan meriam yang baru diambil, mereka mampu mendorong mundur para Monster, dan disini, John benar-benar melampiaskan semua amarahnya karena ketidaktahuannya kalau gelombang kedua masih belum selesai, dan ia menghabisi cukup banyak Monster kecil.
Sementara Monster rank S, mereka dihadapi dengan berbagai meriam yang PeaceMaker siapkan setelah didesak.
Kondisi masih mampu PeaceMaker kendalikan, sebelum ratusan Monster rank S mendekat.
John berdecak dan ia mengangkat tangannya, "Semuanya-..."
Sebelum ucapannya selesai, melalui alat komunikasi di telinganya, ia mendengar sesuatu.
John yang mendengarnya menyeringai lebar, "Ini yang kutunggu!"
Tangannya terangkat lebih tinggi dan ia berseru, "Pasukan pesawat tempur PeaceMaker! Dengarkan perintahku!"
"Baik!"
"Ratusan Monster itu adalah rank S, kalian serang dengan Strategic Missile yang kalian bawa, sementara kami membantu lewat darat! Lakukan dengan baik dan berhati-hatilah dengan serangan Monster udara!"
"Baik!"
John menatap ke atas, dan puluhan pesawat tempur mengambil posisi mereka dan melancarkan puluhan Strategic Missile yang mereka bawa, sementara pasukannya yang ada di darat melancarkan bola-bola meriam yang ditembakkan melalui meriam yang mereka miliki.
Ledakan terjadi di segala tempat, dan John memerintahkan pasukannya yang tak memakai meriam untuk mundur dan memberikan ruang bagi para pilot pesawat tempur untuk melepaskan Strategic Missile mereka.
__ADS_1
"Ini sudah cukup..." ujar John dan ia melihat gerombolan Monster semakin berkurang jumlahnya, hingga akhirnya tersisa beberapa Monster saja, dan mereka langsung dihabisi dengan senjata api.
"Aku akan melapor pada Tom..." gumam John dan ia mengeluarkan ponselnya, "Halo, Tom..."
***
C-140 Hercules...
"Dugaanku, ada banyak negara di luar sana yang pasti menghadapi masalah seperti yang dihadapi oleh John dan pasukannya di Mesir." Vigo mengelus dagunya, "Sepertinya kita harus mengatur rencana lagi..."
"Vigo benar, kekuatan tempur paling besar terpusat disini, dan itu tidak baik bagi Raid kali ini..." Mark berkata, "Sebaiknya kita bagi kembali pasukan, beberapa harus kita perintahkan ke Afrika, membantu PeaceMaker."
Tom melirik Mark, "Apakah kau bisa mengabari Antonov, agar ia membawa New Starprize ke Mesir dan membantu mereka?"
"Hmm, boleh..." Mark menggaruk kepalanya, "Kau bahkan tak berpikir saat mengatakan itu..."
"Bayangkan saja, kekuatan para Hunter yang berada di C-140 Hercules cukup untuk mengurus Islandia. Keberadaan New Starprize hanya membuat kekuatan disini berlebih, dan penjagaan di negara lain berkurang." jawab Tom, "Kalau kupikir, bantuan apapun yang datang dari GodBless takkan banyak berguna karena mereka hanya memiliki kekuatan lebih pada kekuatan militer saja."
Selain melindungi Arab Saudi, GodBless juga melindungi beberapa negara timur tengah, seperti Pakistan, Irak, dan lainnya. Dengan kata lain, GodBless terbentuk dari gabungan semua Hunter dari negara-negara timur tengah.
"Kupikir-pikir, Asia memiliki organisasi Hunter paling banyak dibanding benua lain..." Alex mengelus dagunya, "Apa itu disebabkan karena luas benua itu?"
"Ya..." Yuuki mengangguk, "Menurut kata ketua Oga, Asia memiliki organisasi Hunter paling banyak karena luasnya yang tidak bisa dijaga oleh satu organisasi Hunter saja, diperlukan aliansi atau lebih organisasi Hunter untuk menjaganya..."
"Wilayah selatan dijaga oleh RedWhite, timur oleh EasternDragon, tengah oleh BraveWarrior, utara oleh FreedomLight, dan barat oleh GodBless, jadi pembagian wilayah itu akan membuat penjagaan lebih mudah dilakukan." tambah Yuuki.
"Jika dihitung-hitung, jumlah organisasi Hunter yang ada hanya sembilan saja..." Bintang mengelus dagunya.
"Tapi dengan sembilan organisasi Hunter saja, bumi bisa bertahan sampai hampir tiga abad lamanya..." Tom tersenyum lebar.
Tetapi, para Wadah tahu kalau hari kehancuran bumi semakin dekat seiring semakin seringnya para Monster rank S dan SS datang ke bumi...
__ADS_1