Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
173. Terdiam dan tantangan...


__ADS_3

Bintang Langit muncul di dunia, dengan jas hitamnya yang khas, ia maju melawan monster-monster kuat, entah itu yang memiliki kaki dua, kaki banyak, dan sebagai, ia tebas semuanya dengan pedangnya.


Dalam suatu wawancara, ia mengatakan bahwa nama pedangnya adalah Pedang Api Hitam, dan sejak itulah, identitas Bintang mulai diselidiki, dan diketahuilah bahwa dia adalah keturunan dari Vian Satria.


Keluarga Satria mulai diperhitungkan, orang-orang Indonesia mengatakan bahwa hanya Hunter dari keluarga Satria saja yang layak menjadi ketua RedWhite, mengingat prestasi gila dari setiap ketua organisasi RedWhite yang berasal dari keluarga Satria. Hal yang sama juga terjadi pada Bintang.


Bintang tidak ingin menjadi ketua organisasi RedWhite, meskipun banyak yang mendesaknya agar menerima posisi itu, ia tetap kukuh tidak mau menjadi ketua organisasi RedWhite.


Baginya, menjadi ketua organisasi Hunter hanya akan membuatnya tidak bisa bertarung di barisan depan dan terbiasa memerintah orang. Bintang tidak suka diperintah seseorang, jadi ia tidak ingin memerintah orang.


Selain menjadi Hunter rank S tipe Striker andalan RedWhite, ia juga menjadi pelatih Hunter pemula di organisasi. Vigo, Frans, Antha, Lein, Christo, Dito, Ardika, Antonio, Joko, dan masih banyak lagi Hunter kuat yang berlatih dibawah bimbingannya. Bisa dibilang, Hunter rank S dan rank SS terbaik dari RedWhite seluruhnya adalah hasil dari bimbingan Bintang.


Bintang menikah dengan seorang Hunter rank A perempuan dan dari pernikahan mereka, lahir dua anak laki-laki, bernama Joko Taru dan Arya Satria.


Keduanya tumbuh menjadi laki-laki yang kuat, tapi sayangnya Arya Satria meninggal akibat terjatuh dari tangga ketika ia berusia enam tahun, sehingga tersisa Joko Taru saja yang menjadi anaknya Bintang.


Bintang mengikuti banyak sekali Raid, bertemu dengan banyak sekali Hunter hebat di belahan dunia lain, hingga nama Pendekar Jubah Hitam terkenal di seluruh dunia.


Raid terdahsyat yang pernah diikutinya adalah Raid Hawaii, dimana saat itu ia bekerjasama dengan Hunter rank SS dari IronBlast, Antonius de Esquede, berujung pada ia berhasil memenggal kepala Monster terakhir yang ada disana dan menyerahkannya pada organisasi Hunter StarSam.


StarSam yang saat itu sudah ada di bawah pimpinan Tom Cage terkejut melihat kekuatan Bintang yang hebat, dan ia direncanakan akan dipromosikan menjadi Hunter rank SS, dengan syarat ia harus menantang satu Hunter rank SS yang sudah ada.


Bintang menantang Yao Zhong, Hunter rank SS terkuat saat itu, dan hasilnya? Ia menang tipis, ia berhasil menorehkan luka di tubuh laki-laki bertubuh besar itu dengan susah payah.


Dalam suatu wawancara, Yao Zhong mengakui kekalahannya dan mengakui kalau Bintang berhak menerima rank SS dari IHO.


Tetapi sayangnya, ketika hasil wawancara itu tersebar luas, Bintang Langit menghilang dari dunia.


Beberapa tahun berlalu, anaknya yang bernama Joko Taru muncul ke dunia dan ia bertarung melawan Monster dengan kedua tangannya yang memakai sarung tangan besi bernama Cakar Ayam Api.

__ADS_1


Joko Taru bertarung di barisan depan tidaklah lama, beberapa tahun setelah ia menjadi Hunter rank S, ia menikah dan memutuskan untuk pensiun.


Beberapa tahun setelah Bintang Langit menghilang, ia muncul lagi tanpa diduga, dan mengikuti Raid paling menakjubkan yang pernah terjadi di abad ini, yaitu Raid Islandia, bersamaan dengan promosinya menjadi Hunter rank SS.


Bintang Langit diketahui meninggal di usia 78 tahun, menjadikannya sebagai Hunter tertua yang masih bertarung sepanjang sejarah dunia Hunter berlalu.


Dan catatannya berhenti sampai sana, aku menutup buku sambil menghela napasku, "Hebat..."


Neil menepuk pundakku sambil berkata, "Setidaknya, aku yakin kalau alasan Frans ingin menjadikanmu sebagai penerusnya adalah karena ia mengetahui sejarah ini."


"Sejarah dunia Hunter telah berjalan tiga ratus tahun lebih, ada banyak Hunter hebat telah muncul, tetapi di Indonesia, orang-orang hanya mengetahui satu nama ketika membahas tentang Hunter terhebat..." Neil berkata, "Nama itu adalah Satria."


Satria, ya? Apakah kakek memberiku nama Langit Satria dengan harapan aku bisa seperti pendahuluku yang perkasa?


Aku memberikan buku tebal yang kupegang pada Neil kemudian bertanya, "Lalu, bagaimana dengan Wadah? Apakah Hunter bernama Izami Haruno adalah Wadah pertama yang muncul ke dunia?"


"Kami tidak tahu itu, apakah Izami Haruno adalah Wadah pertama di dunia, kami percaya bahwa Wadah sudah muncul di dunia bertahun-tahun sebelum Izami, tetapi mereka berhasil menyembunyikan kekuatan mereka dan tak bisa dijangkau oleh kami dan para musuh."


"Ya... Berpatokan pada kenyataan bahwa di BraveWarrior ada dua Wadah sekaligus, yaitu dua mantan Hunter rank SS yang ikut bertempur di Raid Islandia, yaitu Yao Zhong dan Yun Xing, aku jadi yakin kalau diantara jajaran Hunter rank SS dan rank S sekalipun, pastinya ada Wadah lain yang tidak berhasil diketahui oleh Tom."


"Maksudnya?"


"Tom sebelumnya memberitahuku kalau Bintang Langit adalah Wadah, lalu lima tahun lalu ia juga berkata kalau Yao Zhong adalah Wadah juga selain Yun Xing. Karena itu, aku jadi tahu kalau Wadah bisa melihat kekuatan Monster lainnya di dalam tubuh seseorang." jawab Neil.


Aku paham maksudnya... Hanya Wadah sepertiku saja yang bisa mengetahui apakah seseorang itu Wadah atau bukan.


"Misteri tentang Emperor dan Lord mulai terungkap ketika Tang Liao datang ke hadapan ketua IHO sebelum-sebelumnya, dan menceritakan segalanya. Arsip masih menyimpannya-..."


"Tidak perlu, semuanya ada di kepalaku, jadi aku bisa menebak siapa saja yang sudah kakek tua itu ceritakan pada ketua IHO sebelum-sebelumnya." ujarku, dan Neil hanya mengangguk saja.

__ADS_1


Kami berjalan lagi, dan aku terus memikirkan tentang orang-orang pendahuluku yang hebat-hebat, bahkan mungkin lebih hebat dariku sekalipun. Aku semakin merasa kecil di hadapan nama-nama besar itu...


***


"Ayah, apa kau ada waktu? Aku ingin membicarakan sesuatu."


"Apa itu?"


"Ada deh pokoknya, secepatnya. Dimana ayah sekarang?"


"Hmm, ayah sekarang ada di Eropa, apa kau mau kesini?"


Aku berhenti berjalan, tanganku yang memegang ponsel bergetar sedikit, eh? Hei! Bukankah tadi siang ayahku ada di kantornya Tom? Kenapa sekarang sudah ada di Eropa?!


"Oh, begitu ya? Baiklah..."


Aku memasukkan ponselku dan kembali berjalan, menyusuri koridor asramaku sambil memasukkan kedua tanganku ke dalam kantong jasku. Tudung jasku menutupi seluruh kepalaku, jadi kurasa penduduk asrama tidak akan mengetahui kalau Hunter rank SS yang tadi pagi dihujat habis-habisan sedang lewat di dekat mereka.


Kemarin aku menerima medali dan kartu lisensi Hunter rank SS dari paman Lein, dan hari ini aku pergi ke IHO dan mengetahui banyak hal...


"Hei penipu, buka topi jaketmu, kami berbicara denganmu!" suara keras terdengar di telingaku, dan aku melepas tudung jasku dari kepalaku dan melirik ke samping.


Pundakku ditepuk oleh seseorang bertubuh besar, terlihat dari tubuhnya yang hanya memakai kaos tanpa lengan, menunjukkan lengannya yang kekar berotot.


"Are you have problem with me?" tanyaku, dan wajah orang itu berubah menjadi buruk.


Kuakui, kalau dulu mungkin aku akan ketakutan di hadapan orang ini, tapi sekarang aku bisa menatapnya balik, bahkan aku bisa memukul orang ini telak di perutnya dan membuatnya merasakan perasan campur aduk yang ada di dalam perutnya.


"Hadapi aku besok di ruang latihan, aku tidak percaya bocah sepertimu menjadi Hunter rank SS!" setelah itu ia berjalan pergi, dan tak lama setelah ia lewat, beberapa orang dengan tubuh tak kalah berototnya dengan orang tadi lewat, beberapa menatapku tajam dan menyumpahiku.

__ADS_1


Aku tersenyum saja, menghadapi lalat seperti itu adalah masalah yang mudah saja bagiku yang saat ini...


__ADS_2