
Hari ini, makin banyak saja yang kuketahui dari kematian ayahku. Aku mengangkat tubuhku dan menatap langit malam yang terasa menenangkan.
Dua manusia yang satu kamar denganku, masih ada di kota, jadi saat ini aku sendirian di kamar.
Saat melihat langit malam, aku teringat pada kisah ayahku ketika menyembunyikan dirinya dari pandanganku.
Setelah Raid Islandia dan kematian Mark Wei, StarSam kehilangan cukup banyak kekuatannya setelah hampir seperempat anggotanya diratakan di Islandia.
Dengan kedatangan ayahku di sini, StarSam bisa bernapas lega sejenak, sebelum ancaman datang di Amerika tengah.
Ayahku bercerita, ia melawan satu Monster besar yang menyebut dirinya sebagai Spider Lord, dan ia menghabisinya setelah menghabiskan cukup banyak peluru dan gas panas di senjata apinya.
Berita tentang keberhasilannya mengalahkan Spider Lord didengar oleh IHO dan dalam waktu sebulan setelah keberhasilannya itu, ayahku dipromosikan menjadi Hunter rank SS.
Setelah mencapai apa yang ia inginkan, ayahku meminta ijin pada Tom untuk pergi ke IronBlast dengan alasan ada keperluan dengan salah satu kenalannya disana. Tom mengijinkannya dengan syarat harus cepat, jika keperluannya sudah selesai maka ayahku harus pulang.
Orang-orang di IronBlast tak mengetahui kedatangan ayahku, yah, aku sendiri hanya bisa menghela napas mendengarnya.
Ayahku menyusup ke markas utama IronBlast dan menemui William kemudian mengatakan niatnya yang ingin menikahi Esterosa.
Tentunya itu membuat William terkejut bukan main, tapi William menyanggupinya dan menyuruh ayahku menemui Esterosa, yaitu ibuku yang sekarang.
Sayangnya, seorang Hunter yang memiliki kekuatan dan kecepatan lebih dari ayahku, menghalangi jalan ayahku dan keduanya bertarung.
Kabar ayahku yang menjadi Hunter rank SS hanya diketahui oleh sembilan organisasi Hunter terkuat dan IHO, dan tak disebarkan ke dunia karena permintaan ayahku, setidaknya itulah yang bisa kusimpulkan ketika aku mendengar ayahku dipromosikan menjadi Hunter rank SS sementara aku tak mendengarnya dari televisi ataupun radio.
__ADS_1
Hunter yang menghalangi ayahku bernama Alex Curran, dan Alex mengakui kekuatan ayahku dan membiarkan ayahku lewat.
Setidaknya, ayahku menjelaskan kalau butuh waktu hampir dua bulan hanya untuk bisa mendekati Esterosa, dan setelah dua bulan itu, sesuatu yang disebut cinta tumbuh diantara keduanya.
Setelah dua bulan ayahku meninggalkan StarSam, ayahku menikah dengan Esterosa dan selama sebulan selanjutnya, ia tinggal di Inggris, markas sekaligus rumah dari Esterosa.
Setelah itu, ayahku kembali ke StarSam dan membuat kesepakatan, ia akan mengunjungi Esterosa lagi, begitu juga sebaliknya.
Dan selama lima tahun ini, kesepakatan itu terus dilakukan hingga akhirnya, aku memiliki seorang adik yang sekarang sudah berusia empat tahun dan tinggal di Inggris, dibawah penjagaan William.
Sial, aku tak percaya itu lagi, aku menjadi seorang kakak tanpa kuketahui?!
***
"Meski baru sebulan, rasanya sudah berlangsung seperti bertahun-tahun..." Andhika menendang kaki kursiku dan berkeluh kesah, seperti biasanya, "Kapan pemburuan ke Kanada akan dilangsungkan?"
"Ah, katanya nanti awal bulan Desember baru dilaksanakan, sekarang kita harus mempertajam pengetahuan kita tentang para Monster..."
Monster dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan seberapa kuat ia bisa menghancurkan, yaitu Weak, Strong Enough, Awesome, Destruction, dan Disaster.
Kalau aku ingat-ingat, anjing-anjing yang dulu kulawan di Surabaya bersama Senja ternyata kelompok Weak, belalang level 65 kelompok Strong Enough, Monster berwajah manusia yang dilawan kakekku adalah kelompok Awesome, dan terakhir Serpent Lord serta para Lord yang muncul ke bumi yang dihabisi oleh para Hunter diperkirakan kelompok Destruction.
Dan terakhir, jika aku memperkirakan, Dragon Lord dan para Emperor memiliki kekuatan yang amat dahsyat, ada di kelompok Disaster.
Flame Emperor berkata seminggu lalu, Dragon Lord sedikit lagi menjadi Emperor, dan kehadirannya di jajaran para Emperor mampu membuat keseimbangan antar dua pihak akan hancur. Bisa dikatakan, Dragon Lord adalah individu yang berpotensi menghancurkan ras manusia seorang diri, jika ras manusia tak memilikiku.
__ADS_1
Levelku tak naik-naik sejak sebulan lalu, membuatku gatal dan ingin kabur dari akademi untuk pergi ke gurun dan berburu disana, tapi sayangnya sebulan lalu, ayahku mengatakan kalau akademi merencanakan perburuan ke Kanada sebagai latihan para murid dalam melawan Monster.
Murid-murid lain mungkin mengira Kanada adalah tempat yang tepat untuk meningkatkan kemampuan mereka, tapi bagi beberapa murid yang mengetahui rahasia yang disembunyikan Kanada, mereka akan berpikir kalau mereka akan pergi ke neraka.
Ayahku berkata padaku ketika kutanyai alasan kenapa Kanada dipilih, monster-monster di Kanada semakin melemah, tak seperti sebelumnya ketika hari-hari menuju Raid Islandia, jadi disana adalah tempat yang tepat sebagai tempat latihan para murid akademi.
Sebagai jaga-jaga, akademi akan mengirim juga dua Hunter rank SS untuk menemani murid-murid di Kanada, mereka adalah Jenny Anderless si Black Sniper dan Esterosa de Esquede si Chevalier Bleu.
"Kurasa, Kanada adalah tempat yang cocok untuk menguji Keris Raja Singa yang sudah diperkuat..." Andhika berkata, "Yah, semuanya akan baik-baik saja dengan keberadaanmu disini..."
"Jangan kira aku bisa melindungi kalian, aku masih lemah, kemenanganku di kota 6 hanya keberuntungan semata, lagipula..." aku mengangkat wajahku, menatap ke depan kelas dimana guru masih menjelaskan, "Aku sudah lama tidak bertarung, aku tidak yakin kemampuanku masih ada atau tidak."
"Satu masalah, akademi hanya memberikan teori ketimbang praktek dan itu cukup membuat kemampuan kita yang sudah berlatih pertarungan jadi berkurang." Andhika berkata sambil memutar-mutar pulpennya.
Ya, selama sebulan ini kami hanya mendapatkan teori yang lebih banyak daripada praktek, bahkan praktek tak ada diberikan selama sebulan ini.
"Aku tak salah dengar dari para senior kita, di bulan November akan dilakukan praktek sebagai persiapan kita ke Kanada..." Andhika berkata, "Jika itu benar, maka itulah saatnya kita menunjukkan taring RedWhite pada mereka..."
Menurutku, sistem RedWhite dan StarSam berbeda jauh tentang melatih calon Hunter. Letak perbedaannya ada di bagian penjelasan tentang Monster dan teknik bertarung.
StarSam menekankan pada teori terlebih dahulu barulah praktek, tapi di RedWhite... Teori akan diberikan bersamaan dengan praktek, maksudnya seperti koreksi jika ada kesalahan dalam praktek.
Teknik itu diterapkan oleh kakekku, jadi aku bisa tahu dimana saja letak kesalahanku saat memakai pedang dan Cakar Ayam Api.
"Ya, kau benar..." aku menyeringai lebar, "Akan kutunjukkan hasil latihan neraka seorang Hunter bernama Langit Satria pada StarSam, tidak, dunia..."
__ADS_1