Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
85. Jangan anggap dirimu tak berbakat


__ADS_3

Oke, sudah cukup aku mendengar berita tentang pensiunnya para Hunter rank SS, mulai dari StarSam, EasternDragon, dan BraveWarrior, dalam satu hari mereka mengabarkan hal yang sama, yaitu pensiunnya Hunter rank SS mereka.


Jadi begini, aku mulai dari pagi hari ketika aku dan kakekku sarapan...


"Langit! Ambil pisangmu sendiri! Kakek sedang berkonsentrasi di kamar mandi!"


Aku tahu maksudnya, kakekku sedang buang air besar di kamar mandi, membuatku tak bisa mandi dan mau tak mau, aku berjalan menuju dapur dan melihat satu tandan pisang tergantung di dinding.


Aku mengambil dua pisang serta mengambil gelas kemudian mengisinya dengan air yang ada di dalam panci besar. Setelah itu, aku berjalan menuju depan televisi yang ada di dekat dapur dan menyalakan televisi.


Kartun dan berbagai hiburan anak kecil sudah langka di masa ini, jadi aku tak punya tontonan lain selain berita. Ditambah televisi kakekku adalah televisi jadul, yang tak sesuai dengan masa, membuat tontonanku tak sesuai umur, huhuhu...


"Hih, kau masih beruntung punya tontonan dan hiburan, lah paman? Sudah tak punya tontonan dan hiburan di masa kecil, bahkan sering disiksa oleh guru paman..." Zon berkata mengejek, "Hargai semua yang kau miliki, karena belum tentu apa yang kau miliki saat ini dimiliki oleh orang lain."


Jika aku salah jalan, berlaku salah, ataupun berpikir yang tidak benar, Zon akan memberikan kata-kata bijak, yang pastinya itu berasal dari pengalamannya sendiri.


Oh ya, selama dua minggu ini, sejak aku mendapatkan ingatan penuh Zon, aku berhasil memahami seluruh ingatan itu dan meningkatkan poin INT yang kumiliki.


Aku pintar loh! Bisa memahami ingatan tiga kehidupan di dunia yang berbeda-beda! Gyahahaha!


"Jangan senang dulu, kalau kau mendapatkan ingatan lagi, mungkin akan ada ingatan yang dihapus. Jika itu terjadi maka poin INTmu akan berkurang." ujar Zon, "Wes, tonton sana..."


Televisi sudah menyala dan beritanya seputar bencana alam, kehancuran kota, pertarungan Hunter, gate, dan sebagainya, masih meliputi kehidupan manusia.


Dan, setelah beberapa berita membosankan, televisi menayangkan berita yang cukup membuatku mengerutkan kening sendiri.


"Kepergian Mark Wei masih meninggalkan kesedihan bagi dunia. Ia adalah sosok pemberani yang maju melawan Monster kuat bersama sosok kuat lainnya, tetapi sayangnya ia meninggal di usia yang muda, meninggalkan istrinya yang sedang mengandung."

__ADS_1


Aku mendengarnya sedikit tertegun, bagaimana nantinya istrinya Mark Wei menjawab pada anaknya jika ditanyai mana ayahnya? Apakah ia akan kebingungan? Atau menjawab dengan sejujurnya?


Setelah berita itu, satu berita lagi muncul dan itu cukup membuat kakekku berlari dari kamar mandi, melompat kemudian mendarat di depan televisi.


"Apa?! Oga seriusan melepas jabatannya?!" seru kakekku, dan sepertinya kakekku punya hubungan baik dengan Oga Haruno yang muncul di televisi.


Sialnya...


"Kakek! Jangan ditutupi layar televisinya! Langit mau ikut menonton!"


Tapi sayangnya tak didengar oleh kakekku, jadi aku terpaksa berdiri dan menarik tubuh kakekku agar bergeser dari tempatnya, tapi sayangnya kaki kakekku lebih kuat menahan dirinya dibandingkan kakiku yang berusaha menggesernya, huhu...


"Ini kabar besar!" kakekku menyikut perutku, "Diam dan lihat!"


Terpaksa deh aku menurut... Aku pun duduk...


"Oga Haruno selaku ketua organisasi EasternDragon mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya karena usianya yang sudah tua untuk terus bertarung."


Dan selanjutnya ditayangkan wawancara tersebut, dan jika kusimpulkan berdasarkan terjemahannya, Oga Haruno ini pensiun karena usia, tetapi pastinya itu bukan yang sesungguhnya, Oga Haruno pensiun sesungguhnya karena ia mengalami patah tulang yang tak bisa sembuh selamanya, dan memaksanya untuk terus berbaring di atas tempat tidur.


Aku yakin, Oga Haruno tidak ingin merepotkan anggotanya jika ia tetap menjadi ketua organisasi EasternDragon, jadi ia memilih pensiun dan memberikan jabatannya pada Yuuki Ken sebagai wakilnya.


Dan untuk pertama kalinya, aku melihat langsung wajah Yuuki Ken di televisi, ketika ia diangkat menjadi ketua organisasi EasternDragon.


"Itukah Yuuki Ken, Hunter rank S termuda di dunia?" aku sedikit terkejut melihatnya.


Bagaimana tidak terkejut, wajah Yuuki Ken tak menunjukkan kalau dia adalah seorang Hunter! Wajahnya terlalu polos dan baik untuk kusebut sebagai Hunter rank S yang selalu kupikir memiliki wajah seram!

__ADS_1


Yaaa, aku menarik kesimpulan itu saat melihat wajah Frans dan paman yang membawa pedang besar di punggungnya ketika RedWhite sampai di Amerika Serikat.


"Apa kau tertipu?" tanya Zon.


Aku mengangguk, "Yah, kau bisa mengetahuinya dari pemikiranku..."


Wajah polos Yuuki Ken berubah menjadi wajah yang benar-benar menyeramkan karena menurut Zon, ia sedang berkata serius.


"Siapapun makhluk yang mencoba menyerang Asia timur, akan berhadapan dengan pasukanku! Sekalipun itu ******* yang adalah manusia biasa, bersiaplah untuk berhadapan denganku langsung!"


"Aku juga akan berkontribusi besar pada penelitian Monster, dan jika diperlukan, aku akan turun langsung menelitinya di lapangan!"


"Semuanya akan kuhadang sebagai janjiku pada ketua Oga!"


"Ini adalah janjiku sebagai ketua baru organisasi EasternDragon, organisasi Hunter yang akan mendominasi dunia Hunter!"


Suara riuh sorakan para penduduk Jepang terdengar ketika Yuuki mengangkat tangan kanannya ke atas dengan wajah yang amat serius dan dipenuhi amarah.


"Sudah kuduga, pasti bocah itu yang akan menggantikan Oga." tiba-tiba saja, kakekku sudah duduk di sebelahku, "Dengan begitu, ia akan menjadi ketua organisasi Hunter termuda di dunia di masa ini."


"Dia berumur delapan belas tahun saat ini, kan? Hebat juga dia menjadi ketua organisasi sebesar itu." aku terkagum padanya, pada caranya ia membuat orang bersorak untuknya, pada caranya ia berbicara seolah ia adalah orang dewasa terlepas usianya yang muda itu, dan penampilannya yang menipu itu.


"Dia adalah sosok yang hebat, aku akui itu." kakekku berkata, "Dia bertarung dengan gagah berani di Islandia, menggantikan Oga yang terluka parah akibat menahan Monster rank SS seorang diri di Brazil."


"Menurut kakek, apakah Yuuki bisa menyetarai Oga yang kakek katakan?" tanyaku. Kalau kekuatannya amat hebat tanpa sistem, maka dia lebih berbakat dariku.


"Jangan pikir dirimu tak berbakat, katakan kalau kau hanya kurang berjuang saja, jika kau merasa masih lemah, buat dirimu berjuang lagi." ujar Zon, dan ia kembali menyemangatiku. Bisa kukatakan, posisinya disini sebagai penyemangat jika aku merasa rendah di hadapan orang kuat.

__ADS_1


"Aku bilang belum, tetapi dia masih di usia yang muda, tidak menutup kemungkinan ia akan berkembang hingga lebih kuat dariku dan bahkan Oga." jawab kakekku, "Jika kau bertemu dengannya, berusahalah untuk berteman baik dengannya, dia akan menjadi teman yang baik untukmu."


"Baiklah, kita habiskan semua berita ini baru mulai berlatih..." kakekku memasang wajah serius, "Entah apa yang akan terjadi selanjutnya..."


__ADS_2