Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
274. Lebih serius


__ADS_3

Energi Gaib tak sesederhana yang dipikirkan, banyak hal yang bisa digali jika serius mempelajarinya.


Mana, qi, Energi Gaib, Time Energy, sihir, dan sebagainya, semuanya hanyalah pengembangan dari energi alam semesta yang menciptakan segalanya, yaitu Energi Tuhan.


Semuanya hanyalah pengembangan, dan banyak cara untuk memanfaatkan Energi Tuhan ini, termasuk cara pengendalian Energi Gaib yang diketahui oleh para Emperor.


Para Emperor bukan hanya sekedar Monster atau Beast yang berevolusi menjadi entitas yang lebih tinggi, tetapi mereka adalah makhluk fana khusus yang terpilih menjadi pemimpin sub spesiesnya sendiri.


Sebagai contoh, Flame Emperor yang menjadi pemimpin di sub spesies Flame Beast, membuatnya sedikit lagi setara dengan God of Flame Bird. Kekuatan apinya dikatakan diwariskan dari God of Flame itu sendiri, sebab itulah kekuatan apinya tergolong paling kuat diantara pengendali api lain.


Ada beberapa pengendali api di seluruh alam semesta, termasuk Flame Emperor, Langit, Ferio, Ray, Ryan atau Slitherio, dan masih banyak lagi, tetapi yang benar-benar mewarisi kekuatan God of Flame hanyalah Flame Emperor, sisanya hanya memanfaatkan Energi Tuhan yang ada.


"Dengan kata lain, secara tidak langsung, para dewa telah ikut campur dengan dunia fana sejak lama." Therion menutup bukunya, "Bukankah aturannya para dewa tak boleh ikut campur dengan dunia fana?"


"Keberadaan Energi Tuhan di dunia fana adalah awal dari ikut campurnya para dewa di dunia fana." Xiefan datang dan ia meletakkan pedangnya, "Dan katanya, King of the King diadakan untuk mencari sosok yang akan menghapus Energi Tuhan di seluruh alam semesta."


"Jika memang menginginkan kedamaian tanpa peperangan, penghapusan Energi Tuhan adalah satu-satunya cara." tambah Xiefan, "Apa guru ingat dengan Benario? Dia adalah salah satu dari sekian banyak dewa yang ikut campur."


"Jika guru tahu juga dengan Varihin, dia juga orangnya. Huoyang, bahkan dewa seperti Shanjin yang paling fanatik dengan aturan itu telah ikut campur juga." Xiefan meraih buku di depannya, "Hari-hari terasa membosankan."


"Kau pikir begitu? Aku pikir tidak." Therion duduk di depannya, "Ayo kita menunggu King of the King, ada banyak orang kuat disana nantinya, yang akan menunjukkan kebolehan mereka memakai Energi Tuhan..."


"Pemenangnya sudah pasti senior Ray..." Xiefan menghela napasnya, "Selalu tertebak kalau ia akan selalu menang di segala pertarungannya..."


"Kata siapa?" tanya Therion, "Ada banyak orang yang setara dengannya yang akan turun, jadi lebih baik kita menontonnya..."


***


"Siapa kau sebenarnya?" Siegfried mengangkat pedangnya, "Kau benar-benar berbeda dari manusia kebanyakan..."


"Bagaimana aku menjelaskannya? Lebih baik kau menjelaskannya padaku..." aku mengangkat pedangku, kulihat api juga menyelimuti tanganku, "Cepat..."


"Api di seluruh tubuhmu, kau jelas bukan manusia biasa, kau mungkin adalah titisan dewa..." Siegfried mengangkat pedangnya, "Tapi itu saja tidak akan membuatku melepasmu!"

__ADS_1


Sesuatu berwarna hitam menyelimuti pedangnya, "Rasakan ini!" Siegfried menebaskan pedangnya ke bawah dan angin kencang tercipta dari tebasannya.


Aku mengangkat pedangku, menahan hempasan angin dari tebasannya, dan aku melesat maju mendekati Siegfried.


Jarakku dengannya semakin pendek, dan Siegfried mengangkat pedangnya dan melancarkan tebasan cepat, yang bisa kutahan seperti biasanya aku melawan Emperor.


Aku mengangkat tangan kiriku kemudian melepaskan semburan api dahsyat yang mendorong Siegfried bergerak menjauh. Ia terlihat kesulitan, tetapi aku tahu kalau ia hanya berusaha membaca gerakanku.


Gerakanku terasa ringan, apakah mungkin karena Seal Field tak bisa mempengaruhiku lagi?


Aku mengangkat pedangku dan melancarkan Membelah Samudra sekali lagi, membelah apapun yang ada di depanku kecuali Siegfried yang menghindarinya dengan cepat dan ia langsung mendekatiku.


"Menusuk Langit!"


"Pierce the Dimension!"


Tusukanku dan tusukannya bertemu, dan mungkin saja, di sekitar kami berdua sudah hancur lebur akibat pertemuan dua serangan ini...


Aku melompat menjauh, mengambil jarak sejauh-jauhnya darinya kemudian memasang posisi lagi, aku menyiapkan serangan selanjutnya.


Ia bergerak maju mendekatiku, dan aku mengangkat pedangku dan menebasnya, yang kemudian ia tahan dengan pedangnya dan satu tangannya diselimuti sesuatu yang berwarna hitam sebelum tangannya diselimuti sesuatu yang mirip seperti logam berwarna hitam.


Siegfried mengepalkan tangannya dan melancarkan pukulan, dan mengenaiku secara telak kemudian melemparku jauh darinya.


Aku menabrak batu-batu dan pohon sebelum terhenti sepenuhnya di bawah sebuah pohon besar.


"Ugh..." tubuhku terasa sakit sesaat, sebelum menghilang dengan cepat. Aku menggenggam erat gagang pedangku kemudian berdiri dengan cepat.


Siegfried muncul di depanku dan pedangnya sudah hilang, tergantikan dengan tubuhnya yang diselimuti logam berwarna hitam yang mungkin saja adalah armornya.


Ia melancarkan pukulan dengan cepat dan aku menghindarinya kemudian melancarkan tebasan cepat ke punggungnya.


Aku mendengar suara besi yang diadu saat pedangku mengenai tubuhnya, membuatku melompat menjauhinya.

__ADS_1


Ia bisa memanipulasi Energi Gaib menjadi objek nyata, ia memang tak bisa kuremehkan begitu saja...


Artinya persiapanku masih kurang untuk mengatasi kemampuannya yang satu ini...


Aku mengangkat kedua tanganku, aku memanggil kembali seluruh Emperor yang keluar dari tubuhku...


Tak butuh waktu lama, Energi Gaib kembali mengalir deras dalam diriku, dan seluruh kemampuan aneh para Emperor kembali aku miliki, termasuk kemampuan para Emperor musuh.


Siegfried melirikku dan aura yang ia lepaskan semakin dahsyat, seluruh pasukannya kembali kepadanya dan ia berdiri menghadapku.


"Oke, cukup main-mainnya, sekarang adalah ronde kedua..." ia mengangkat pukulannya dan memasang posisinya, bersamaan dengan aura dahsyat yang keluar dari tubuhnya, yang seketika menggetarkan tempat kami saat ini berada.


Aku memasang posisiku, aku melepaskan seluruh aura yang kumiliki, dan kulihat saat ini ia tidak memakai Seal Field, yang artinya ia ingin bertarung secara adil melawanku...


Inilah yang seharusnya terjadi!


Kami berdua bergerak bersamaan, aku mengalirkan Energi Gaibku ke pedangku dan kedua tanganku, kemudian melancarkan tebasan cepat ke arah Siegfried.


Siegfried mengangkat kedua tangannya dan menahan tebasanku dengan mudah, kemudian menghempaskan pedangku dan ia mengumpulkan energi berjumlah besar di kedua tangannya.


Oke, serangan energi...


Aku menyarungkan pedangku kemudian mengangkat kedua tanganku, mengumpulkan Energi Gaib di telapak tanganku, menciptakan api berjumlah besar.


Dengan bantuan Energi Gaib dari sepuluh Emperor, bukan tidak mungkin aku melakukannya...


"Semburan Api!"


"Dark Devourer!"


...


...

__ADS_1


...


DUAR!!!


__ADS_2