Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
37. Semuanya tentang kedatangan para Monster


__ADS_3

Kakekku mengambil satu buku di perpustakaan kecil di rumahnya dan duduk di salah satu kursinya, aku pun ikut duduk di salah satu kursi.


"Langit, sudah enam bulan sejak kau berlatih keras menuju perjalanan awalmu menjadi Hunter, dan ada baiknya kau mengetahui beberapa fakta dasar tentang kedatangan musuh kita ini..." Ujar kakekku kemudian membuka bukunya.


Aku mengangguk, yah, aku sebenarnya penasaran juga, kenapa para Monster dan manusia saling bertarung, bahkan sampai ada manusia yang tewas dalam pertarungan itu.


Apa alasannya, kenapa bisa begitu, darimana para manusia bisa belajar cara membuat senjata api, apa yang membuat para Monster datang ke bumi, dan lain sebagainya, banyak yang kupikirkan tentang pertarungan antara Hunter melawan Monster yang biasa muncul di televisi.


"Langit penasaran, kek..." Ujarku, membuat kakekku tertawa kecil.


"Baik-baik, tak ada gunanya membiarkan anak kecil penasaran terlalu lama." Kakekku berdeham, "Jadi begini..."


Kakekku diam cukup lama, hingga suara perutku yang berbunyi terdengar.


"Jadi dulu itu, ada sekelompok ilmuwan yang berencana untuk membuat portal menuju dimensi lain." Kakekku memulai ceritanya.


"Penelitiannya dimulai sejak ratusan tahun lalu, setidaknya kurang dari lima tahun sebelum sebuah kecelakaan terjadi..."


"Kecelakaan apa? Apakah membunuh banyak orang?" Tanyaku.


Biasanya ya, kecelakaan itu adalah sebuah kejadian mengerikan yang melibatkan satu orang dengan orang lain, bisa dengan benda lain juga, dan mungkin bisa menyebabkan kematian, tapi berita yang kutonton ada saja yang mati sih...


"Kecelakaan..." Kakekku membuka halaman selanjutnya, "Kecelakaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata biasa, yaitu kesalahan teknis dalam penelitian."


Aku diam, penelitian? Apa itu? Apakah sebuah tempat?


"Nah, sekelompok ilmuwan itu kan berniat membuat portal ke dimensi lain, dimana ada beberapa teori di masa lalu yang mengungkapkan kalau ada sebuah dimensi di luar dunia kita yang masih belum bisa kita jangkau dengan ilmu pengetahuan kita. Sekelompok ilmuwan ini bekerjasama untuk meneliti dan menemukan sesuatu yang bisa menghubungkan dunia kita dengan dimensi lain yang disebutkan dalam teori itu."


"Masalahnya, ilmu pengetahuan kita belum bisa mencapai tahapan dimana kita mengetahui dengan jelas bagaimana dimensi lain itu, apakah mirip seperti dunia kita atau berbeda."

__ADS_1


"Di suatu hari, saat penelitian sudah memasuki tahun kelima, sebuah cahaya terang muncul di bawah menara Eiffel. Sekelompok ilmuwan itu bersemangat karena mereka berpikir kalau cahaya itu adalah pencerahan terhadap penelitian mereka dan bergerak ke Prancis untuk meneliti langsung cahaya terang itu."


"Banyak ilmuwan terkenal dari seluruh dunia yang membantu penelitian itu dengan mengemukakan berbagai teori aneh dan gila mereka mengenai kemungkinan apa cahaya terang itu sebenarnya."


"Butuh waktu yang cukup lama agar mereka bisa memahami sedikit tentang cahaya terang itu."


"Hingga suatu hari lagi, saat penelitian sedang berlangsung dengan diawasi oleh tentara nasional Prancis karena penelitian itu tergolong cukup berbahaya bagi negara karena cahaya yang tak jelas alasannya kenapa bisa muncul, sekelebat petir keluar dari cahaya terang itu dan menyambar banyak ilmuwan hingga tewas."


"Tak berhenti sampai sana, berbagai alat penelitian rusak parah, bahkan menara Eiffel sempat bergetar karena dua petir yang keluar dari cahaya terang itu."


"Karena telah benar-benar disebut berbahaya oleh salah satu ilmuwan, Prancis kemudian ditinggalkan oleh penduduknya, kecuali para tentara yang bersiaga untuk serangan selanjutnya."


"Selanjutnya, bukan petir yang muncul, tetapi ledakan besar dari cahaya itu, yang membunuh banyak ilmuwan lagi, hingga akhirnya, para tentara dipaksa mundur perlahan dan meminta bantuan dari negara lain, Indonesia salah satunya."


"Beberapa hari setelah kecelakaan itu, di siang hari yang terik, beberapa ekor serigala dengan ekor petir keluar dari cahaya itu dan melepaskan banyak sekali petir-petir yang menyambar sekitarnya."


Kakekku berdiri dan berteriak, "Gedablar! Blar blar blar! Duar!" Dengan mengayunkan tangannya ke segala arah, kemudian berputar keliling perpustakaan kecil itu.


"Serigala besar itu memang tak bergerak, tapi siapa sangka, kalau di beberapa negara lainnya, bermunculan cahaya terang seperti di Paris itu."


"Kabar para makhluk aneh yang keluar dari cahaya itu bisa membuat para tentara nasional beberapa negara yang menjadi tempat kemunculan cahaya terang itu kewalahan karena para makhluk aneh itu tak bisa dibunuh dengan satu tembakan peluru biasa saja."


"Lalu bagaimana cara para orang dulu melawan para Monster?" Tanyaku.


Benar-benar suatu keajaiban kalau umat manusia masih bisa bertahan hingga saat ini...


"Dengan menembakkan lima peluru dengan kecepatan tinggi menuju dahi para Monster, barulah bisa membunuh Monster." Jawab kakekku kemudian membalik halaman lagi, "Tapi cara itu dianggap kurang efektif..."


"Kenapa?"

__ADS_1


"Karena tembakan senapan laras panjang yang biasa dipakai tidak memungkinkan untuk melakukan lima kali tembakan dengan cepat, kalaupun bisa hanyalah senapan biasa saja, itupun memerlukan lebih dari sepuluh tembakan per satu Monster. Kau bisa bayangkan sesulit apa orang dulu dalam membunuh Monster."


"Teknik senjata api ditemukan di sela-sela kekacauan itu, ketika seorang penempa di Indonesia, sedang membuat sebuah senjata tajam dengan besi panas. Saat itu, dia diserang oleh satu Monster dan tiba-tiba saja, penempa itu tak sengaja mengayunkan bilah panas senjata itu, memotong leher Monster itu hingga putus."


"Karena ia merasa kalau hal yang ia lakukan mungkin bisa mengubah dunia, ia pun mempublikasikan hal yang tak sengaja ia lakukan ke media, dan ilmuwan di Amerika Serikat mendengar kabar itu."


"Berdasarkan apa yang terjadi pada penempa itu, ilmuwan itu mengembangkan senjata unik dimana senjata yang dikembangkan adalah pedang yang bisa mengalirkan panas ke bilahnya. Ilmuwan itu menyebut senjata yang ia kembangkan dengan nama Fire Weapon dan memberikannya pada Jenderal Besar Amerika Serikat."


"Si Jenderal Besar Amerika Serikat ini, memakai pedangnya dan maju ke barisan depan pasukan negaranya dan membantai banyak sekali Monster."


"Perlahan tapi pasti, ilmuwan-ilmuwan lain ikut mengembangkan Fire Weapon lainnya dan setelah sepuluh tahun berlalu, setidaknya ada lima puluh tentara di Amerika Serikat yang memiliki Fire Weapon dan berdiri di barisan depan pasukan negara Amerika Serikat dan memburu para Monster ke seluruh Amerika, bahkan membantu ke negara lainnya."


"Setelah beberapa tahun kembali berlalu, ada seratus tentara yang memiliki Fire Weapon dan semuanya tersebar ke seluruh dunia, memburu para Monster dan mempersembahkan dunia yang aman bagi manusia lainnya."


"Beberapa orang, memanggil mereka dengan panggilan Hunter, dan beberapa tentara mendirikan sebuah organisasi Hunter yang bergerak di bawah perintah presiden ataupun pemimpin negara lainnya."


"Dalam lima puluh tahun pertama, baru ada dua organisasi Hunter di dunia, salah satunya ada di Amerika Serikat, namanya adalah organisasi StarSam yang hingga kini masih berdiri dan menjadi tempat para Hunter kuat bernaung. Dikabarkan kalau organisasi StarSam selalu dipimpin oleh Hunter rank SS, sehingga kekuatan organisasi StarSam tak ada yang bisa menandinginya."


"Yang kedua ada di Rusia, namanya FreedomLight dan organisasi itu sudah hancur saat Raid terbesar pertama dalam sejarah umat manusia berlangsung. Saat itu, ada seekor naga raksasa turun dari langit dan mengacak-acak Kanada, hingga membuat negara itu hancur sepenuhnya dan bersarang di sana."


"Seluruh dunia merancang Raid besar-besaran menyerang Kanada untuk membunuh naga besar itu. Kejadiannya setelah tujuh puluh tahun sejak kecelakaan di Prancis terjadi, dan saat itu, teknologi Fire Weapon sudah meningkat pesat, dari yang awalnya memakai Aluminium menjadi memakai logam Flaming atau disingkat Fl dan logam itu menjadi bahan dasar Fire Weapon karena dinilai mampu menjadi konduktor panas terbaik melampaui semua logam lainnya."


"Ada sedikit catatan terhadap Raid besar-besaran ini, yang menjadi fakta utamanya hanyalah organisasi FreedomLight dan beberapa organisasi Hunter lainnya ikut serta dalam Raid itu, dan mereka berhasil membunuh naga itu dengan bayaran kehilangan ratusan Hunter kuat."


Aku menelan ludahku, mengerikan juga dunia Hunter itu, kalau lemah maka kita hanya akan mati di tangan Monster, kalau kuat maka kitalah yang membunuh Monster.


"Dalam ratusan tahun setelahnya, berbagai Raid dan pertarungan dahsyat antara Hunter melawan Monster terjadi di atas bumi ini, tanpa mengetahui kalau beberapa Hunter menjalin kontrak tersembunyi dengan Monster...."


Rencana awal: SvetSvobody (Rusia: Cahaya Kebebasan)

__ADS_1


Jadinya: FreedomLight (Inggris: Cahaya Kebebasan)


Artinya sama aja sih...


__ADS_2