
Aku terkejut, dan saat aku membuka mataku lagi, aku melihat aku sedang berada di dalam sebuah ruangan hitam, dimana secuil cahaya menerangi ruangan dan di depanku sekarang, seorang pria duduk sambil membaca buku.
"Dalam Guide Book, apabila poin VIT telah mencapai 50 poin, maka setiap kenaikan level, batas HP akan bertambah sebesar 50 HP dan memberikan kemampuan baru, Lifesteal..."
Pria itu membaca dengan terbata-bata, aku yakin pasti dia tak bisa membaca bahasa Inggris.
"Apabila poin DEF telah mencapai 100 poin, setiap naik level akan menambahkan 5 poin DEF..."
"Apabila poin STR telah mencapai 100 poin, setiap naik level akan meningkatkan Crit Rate sebesar 5%..."
"Poin INT hanya bisa ditingkatkan dengan belajar banyak ilmu baru..."
"Poin LUCK tak bisa meningkat, karena keberuntungan adalah sesuatu yang hanya bisa didapatkan sejak lahir, tetapi poin LUCK bisa mulai ditingkatkan apabila poin INT telah mencapai 100 poin."
"Jadi intinya, apabila sebuah status telah mencapai targetnya, maka status pengguna akan berevolusi menjadi lebih baik ataupun mendapat penambahan kemampuan baru..." Pria itu berdiri, "Begitulah maksud sistemnya, Langit Satria..."
Aku terdiam mendengar pria itu, rasanya aku pernah mendengarnya...
"Kau memiliki kemampuan mengendalikan api yang amat hebat, meskipun tanpa skill Pedang Api sekalipun, kau bisa mengendalikan panas Pedang Naga Iblis sesuai kebutuhan, itu adalah sesuatu yang sulit dilakukan oleh pemula sepertimu..."
Semakin lama ia berbicara, aku semakin familiar dengan suara itu, tetapi aku lupa, dimana aku pernah mendengarnya?
"Dengan sistem itu, kau disebut oleh Flame Emperor itu akan menjadi Flame Emperor selanjutnya di muka bumi. Itu tidak salah, tetapi jalan yang kau lalui akan amat panjang."
Bingung, aku pun bertanya pada pria itu, "Sebentar, anda siapa?"
"Ah, maafkan aku yang sudah berbicara banyak tanpa mengenalkan diri..." Pria itu merentangkan kedua tangannya, "Aku adalah Zon, seorang praktisi hebat yang hidup di dunia lain..."
"Hah? Praktisi?"
"Begini, kita hidup tidak sendirian di alam semesta ini, ada banyak dunia di luar sana, yang memiliki jenis pelatihan diri yang lebih keras dibandingkan dunia ini..." Pria itu berkata, "Dan di salah satu dunia itu, aku lahir, besar, menjadi kuat, menjadi sosok yang ditakuti, dan berakhir tewas di tangan musuh."
Aku merenung, rasanya aku pernah mendengar kisah itu...
"Kau sudah sering melihat mimpi aneh, bukan? Itu adalah ingatan dari tiga kehidupanku..." Pria itu menggaruk kepalanya, "Kurasa sulit bagiku menjelaskan pada orang dengan kepintaran rendah begini..."
Mau membantah, tidak bisa karena semuanya benar... Aku ini bodoh, huhuhuhu...
__ADS_1
"Tapi kau tidak sepenuhnya bodoh, kau sudah bisa memutuskan akan mengambil langkah apa saat berada dalam suatu kondisi, seperti sekarang..." Pria itu melemparkan buku ke atas dan menangkapnya lagi, "Dirimu yang sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya..."
"Namamu adalah Langit Satria, maksud ayahmu memberimu nama itu adalah ia berharap anaknya bisa menjadi seorang ksatria, yang datang dari langit untuk memerangi kejahatan..." Pria itu berkata, "Dan untuk bisa mewujudkan harapan ayahmu, kau harus menjadi lebih kuat dari sekarang."
"Dalam tiga kehidupanku sebelumnya, aku masih belum bisa mewujudkan apa yang kuinginkan, dan sekarang, kuharap tubuh baruku bisa mewujudkan apa yang ia inginkan." Pria itu akan kupanggil paman Zon, ia mengulurkan tangannya dan bertanya, "Maukah kau bekerjasama denganku?"
Aku menaikkan alis, "Kenapa paman mengajakku bekerjasama? Bukankah aku sudah mati?"
"Kau salah, kita sedang berada di alam bawah sadar, satu minggu disini setara dengan satu detik di dunia luar..." Zon terkekeh kecil, "Bukankah dunia amat luas untuk kita yang kecil?"
Aku mengangguk, "Ya, apakah paman mau membantuku menghadapi belalang itu?"
"Kau sudah memiliki kemampuan yang tinggi, sudah saatnya kau mencoba kombinasi lainnya..." Zon menaikkan telunjuknya, "Kombinasikan ilmu pedangmu, Pukulan Kehancuran, dan beberapa gerakan yang akan kukirimkan ke pikiranmu."
"Jadi, paman yang memberiku gambaran gerakan saat aku masih lemah itu?"
"Bisa dibilang begitu, aku kasihan melihat tubuh baruku yang hidup di dunia yang amat kejam baginya..." Zon menghela napasnya, "Akan ada saatnya kau harus bersikap kejam untuk menghadapi dunia ini..."
"Aku akan membantumu mewujudkan kedamaian di dunia ini." Zon mengulurkan tangannya lagi, "Apakah kau mengijinkanku untuk bergabung denganmu?"
"Hah? Tidak usah, paman cukup berdiam di pikiranku dan membantuku menghadapi semua situasi yang akan kuhadapi." Aku mengulurkan tangan, "Bagaimana? Lebih baik, bukan?"
"Bagaimana dengan sekarang?"
"Kembalilah ke dunia luar, kau akan mendapatkan apa yang kuberikan..."
Setelah Zon berkata begitu, aku merasa pandanganku menjadi buram dan tak lama, aku bisa merasakan tubuhku lagi.
***
[Efek Bleed telah berhenti!]
[HPmu telah mencapai 50 HP! Peningkatan All Stat sebesar 20%!]
[Menerapkan Damage Absorber, semua serangan yang diterima berkurang 80%!]
[Efek Fatigue telah mencapai batasannya! Kau akan mengalami efek Paralysed!]
__ADS_1
[Kau menerima efek Paralysed! Akan lumpuh selama 5 detik dan tak bisa menyerang ataupun bertahan!]
Aku merasakan tubuhku yang kaku, apakah ini yang disebut lumpuh oleh jendela informasi itu?
"Tahan sebentar, aku akan melakukan apa yang kukatakan tadi!" Suara Zon terdengar, dan aku tersenyum lebar.
"Baik!"
[Roh Zon sang Scarlet Cloak Warrior telah bangkit di dalam dirimu! Ia memberimu hadiah!]
[Hadiah yang ia berikan:]
[Kau mempelajari skill baru! Skill aktif: Darah Burung Api (Lv. 1) berhasil dipelajari!]
[HP terisi penuh! Efek peningkatan All Stat dan Damage Absorber ditarik kembali!]
[Stamina terisi penuh! Efek Fatigue telah berhenti!]
[Skill Pedang Api naik level!]
[Skill Pedang Api naik level!]
[Skill Pedang Api naik level!]
[Skill Pedang Api telah berevolusi ke tahap Intermediate! Semua serangan yang dilepaskan dengan skill Pedang Api akan mendapat bonus serangan sebesar 50%!]
[Mendapatkan bonus 20 poin!]
[Tekad sang Scarlet Cloak Warrior diwariskan padamu! Kau mempelajari skill baru! Skill pasif: Pria Api Kejam (Lv. 1) berhasil dipelajari!]
[Mendapat ingatan kehidupan sebelumnya! Kau bisa mempelajari ilmu pedang baru dari ingatannya!]
Wah, banyak sekali hadiahnya. Inikah hadiah dari praktisi terkuat di Benua South?
Aku tahu Benua South, benua itu menjadi tempat tinggal dari Zon sebelum ia mati. Itu saja yang kupahami saat ini karena itulah pembukanya. Aku menutup ingatannya dulu agar bisa fokus bertarung saja, nanti akan kupelajari.
Aku menarik napas, "Nah, apa kau mau melanjutkan ke ronde kedua?"
__ADS_1
Nah yo loh, yang baca Moving World in Strange Ways pasti kejoed baca nama gurunya Ray di chapter kali ini?!
Wehehehe, itu adalah kejutan kedua yang ane sediain di novel ini, sebelum lebih banyak kejutan ane hadirkan dalam novel ini...