Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
237. Hunter yang sedikit


__ADS_3

Yup, kewenangan pak Tom benar-benar dipindah padaku, ya! Aku tidak bermimpi sama sekali!


Remaja berusia lima belas tahun sepertiku menjadi Hunter rank SSS! Ya! Aku tidak mungkin bermimpi sama sekali!


Yang melantikku adalah ketua IHO langsung yang bernama Neil Young dan ia mengatakan bahwa Komando Tertinggi Militer Dunia ada di tanganku saat ini. Dengan kata lain...


Aku adalah remaja terkuat dan terbaik saat ini, yang memegang posisi tertinggi di seluruh dunia!


Remaja mana lagi yang bisa memegang posisi sepertiku di usia semuda ini?!


"Pak Langit! Tolong fokus! Ini menyangkut dokumen yang ada di tangan anda!" suara seseorang terdengar dan aku menggelengkan kepalaku cepat kemudian menatap dokumen di tanganku.


"Jangan anggap remeh posisi yang ayahku tinggalkan, kau harus mengembannya dengan penuh tanggung jawab!" perempuan di depanku melipat tangannya dan ia menatapku tajam, "Fokus lagi!"


"Iya iya iya, aku sekarang fokus..." aku menghela napasku dan membaca dokumen lagi.


Menurut dokumen yang kubaca, karena aku kini berada di New Washington meskipun aku bukan Hunter dari StarSam, karena peringkat yang kumiliki, aku ikut bertanggung jawab dalam proses pemilihan ketua organisasi StarSam.


Posisi yang ditinggalkan pak Tom lumayan tinggi dan cukup rumit penyelesaiannya, yaitu ketua organisasi Hunter StarSam serta pemegang peringkat tertinggi dalam jajaran Hunter dunia, yaitu Hunter rank SSS, jadi Hunter sepertiku harus ikut serta dalam urusannya kali ini.


Dan ada beberapa nama yang dicalonkan, yaitu ayahku, Carroline, dan Kyle.


Omong-omong, jumlah Hunter StarSam sudah berkurang drastis, hingga tersisa lima puluh Hunter saja, termasuk Carroline, ayahku, Kyle, Floria, dan Don.


Aku terkejut karena selain pak Tom, orang yang kukenal yang tewas kemarin adalah Carl dan Jake. Keduanya tewas dan tubuh mereka tak ditemukan sampai sekarang.


Proses pencarian mayat Hunter dan penduduk sipil masih dilakukan sejak pertempuran selesai, dan sudah sehari sejak pertempuran selesai.


Kerugian yang diterima dunia cukup besar, seperti yang kusebutkan tadi, kehancuran organisasi StarSam serta kehancuran Amerika juga mengikuti kematian pak Tom.


Aku yakin dunia kehilangan cukup banyak kekuatannya setelah pertempuran itu, dan aku sudah menghitung jumlah kekuatan yang tersisa di dunia.

__ADS_1


Selain itu, beberapa calon Hunter rank SS yang sebelumnya muncul tewas saat aku menghilang ke dunia lain, yaitu Takeda Shizu dan satu Hunter rank S dari FreedomLight yang tidak bisa kubaca namanya...


Takeda Shizu... Aku sempat bertemu dengannya sekali saat aku datang ke Jepang dalam rangka mencari pengalaman, dan kuakui, dia cukup kuat dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya, tapi sayangnya dia harus tewas.


"Jadi, siapa Hunter rank SS baru?" tanyaku, dan Carroline meletakkan dokumen yang baru ia baca.


"Ini orang-orangnya, pak Neil dan ayahku sudah mendiskusikannya dan hari ini mereka dilantik bersamaan dengan kau dilantik menjadi Hunter rank SSS." jawabnya.


Aku mengambil dokumen itu, dan aku terdiam membaca nama-namanya...


"Andhika, Rei, Vina, Senja, Alteron, Al, Marrie..." aku menatap Carroline, "Jelaskan kenapa empat teman bodohku ada disini juga?!"


"Pak Langit, tolong tenang dulu." pak Neil datang dan ia duduk di depanku kemudian meletakkan satu dokumen, "Mungkin anda akan menyadari hubungan antara nama calon Hunter rank SS dengan daftar ini."


Aku mengambil dokumen itu kemudian membacanya, dan isinya... Lumayan mengejutkan...


"Bukankah dengan begini jumlah Hunter di dunia amat sedikit?" Gumamku dan meletakkan dokumen itu dengan lemas.


Menurut dokumen itu, jumlah Hunter di dunia sudah menurun drastis setelah kematian Hunter rank SSS tersebar ke seluruh dunia dan menciptakan ketakutan berlebihan, hingga para Hunter mulai mengundurkan diri satu persatu, baik itu Hunter biasa ataupun pejabat organisasi Hunter.


Ya, seperti yang pernah dikatakan oleh ayahku sebelumnya, jumlah pendaftar di Akademi Hunter StarSam menurun drastis setelah insiden di Kanada, yang melahirkan Hunter rank SS termuda di dunia yaitu aku sendiri.


Ketakutan akan kematian karena Monster memang wajar, aku bahkan takut mati kalau-kalau aku gagal menghabisi tiga Emperor musuh, dan Pedang Api Hitam kembali turun ke generasi selanjutnya...


Tapi siapa yang akan mewarisinya? Silsilah keluarga Satria akan berhenti sampai aku dan tak ada lagi penerus Pedang Api Hitam dari keluarga Satria...


"Jadi pak Langit, apakah anda sudah memahami maksud dari dokumen yang baru kuberikan?" tanya pak Neil dan aku mengangguk.


"Alasan kenapa Hunter rank S yang menjadi Hunter rank SS adalah anak muda ini karena jumlah Hunter kuat menurun, dan tak ada yang mau maju, begitu?" tanyaku, dan pak Neil mengangguk pelan.


"Satu lagi adalah karena sudah lama jajaran Hunter rank SS diisi oleh orang-orang tua, mungkin sekarang adalah waktunya generasi muda berusia belasan tahun memimpin." pak Neil menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi, "Hah, andai saja para legenda Hunter di masa lalu masih hidup..."

__ADS_1


Aku tersenyum lebar, "Bagaimana jika seluruh Hunter hebat dari keluarga Satria masih hidup?"


Pak Neil mengerutkan alisnya, "Apa maksudmu?"


Aku menghentakkan kakiku ke atas lantai sambil bergumam, "Summon..."


Enam makhluk dari api, muncul dari kakiku dan semuanya berdiri di sebelahku.


"Hahah, akhirnya kekuatan sejatimu telah bangkit..." pak Neil terkekeh kecil, tetapi aku merasakan energi dalam tubuhnya mengalir cepat, bahkan wajahnya berkeringat.


Sementara Carroline, ia hanya terdiam melihatnya dan kulihat tubuhnya lemas.


"Oh ya, bisakah salah satu dari kalian memanggilkan ayahku, ada orang yang dikenalnya." ujarku, dan Carroline langsung bangun kemudian berlari keluar dari tenda.


Pak Neil mematung di tempatnya, dan aku berdeham, "Anda bisa membandingkan beberapa wajah orang-orang di sebelahku dengan dokumen arsip keluarga Satria."


Omong-omong, aku membawa dokumen arsip keluarga Satria ke tendaku, dan pak Neil mengambilnya kemudian membukanya, membuka halaman demi halaman buku tebal itu.


"I-I-Ni... Su-Sulit kupercaya..." tangan pak Neil bergetar memegang buku tebal itu, "Kakek Vian masih hidup?"


"Beliau tidak hidup, beliau hanya tersesat di dunia lain karena kekuatannya..."


"Lalu, lalu! Fajar Semesta yang dianggap reinkarnasi Patih terkenal di masa lampau, masih hidup juga!"


"Seperti yang kukatakan sebelumnya, beliau juga tersesat di dunia lain karena kekuatannya..."


"Angkasa Satria! Legenda pedang terbaik di masanya!"


"Karena kekuatannya..."


Pak Neil meletakkan buku tebal yang selesai ia baca kemudian menatapku, "Apakah kemampuanmu adalah memanggil seluruh Hunter keluarga Satria ke dunia lagi?"

__ADS_1


"Bukan begitu, tunggu ayahku datang barulah aku menjelaskannya..." aku melirik perempuan di sebelahku, "Oh iya Bu, ayah menikah lagi."


Tiga kata itu kurasa cukup membuat sikap tegap ibuku hancur...


__ADS_2