
Tu-Tunggu sebentar, apa maksudnya itu?
"Karena kalian semua sudah tahu tentang Misi Berbahaya yang kulaksakan, dan hanya ada satu orang saja yang tidak tahu hal itu, jadi aku akan menjelaskannya lagi." Tom melirikku, "Singkatnya, Misi Berbahaya yang kulakukan bertujuan untuk mencari Langit Satria dan Carroline Cage, mengejar mereka ke dunia lain."
"Dan selama perjalananku dan kakek Oga di dunia lain, aku menemukan sesuatu..." Tom melirikku, "Ada pertanyaan?"
"Ada." aku berdiri, "Kenapa aku tak diberitahu itu? Dan juga, jika Mr. Tom mengejarku dan Carroline sampai ke dunia lain, kenapa kami tak bertemu denganmu?"
"Satu jawaban sederhana, Benua Kegelapan terlalu luas untuk dikelilingi selama lima tahun." jawabnya, "Dan selama perjalanan itu, aku menemukan sesuatu..."
Aku duduk lagi dan mendengarkan, memang benar apa yang dikatakan Mr. Tom, Benua Kegelapan terlalu luas untuk diarungi hanya dengan berjalan kaki, perlu kekuatan lebih dan kemampuan gaib agar bisa mengelilingi benua itu dalam waktu singkat.
Aku dan Carroline yang sudah berpetualang di benua itu lebih dulu dari Mr. Tom dan kakek Oga saja baru menemukan pasukan Flame Emperor, itupun dengan bantuan kakekku yang menunjukkan jalan.
"Ada eksistensi yang lebih tinggi dari para Emperor..." Mr. Tom menambahkan, dan aku diam mendengarnya.
"Dengan kata lain, ada makhluk yang lebih kuat dari para Emperor, begitu?" William menaikkan telunjuknya, dan Mr. Tom mengangguk.
"Para Emperor yang kita lawan hanyalah secuil dari kekuatan penuh satu eksistensi itu." Mr. Tom menambahkan, "Terlebih jumlah eksistensi itu adalah sembilan makhluk, masing-masing kekuatan mereka layaknya dewa..."
Aku mengerutkan keningku, jika itu benar, maka mereka bersembilan ada di pihak siapa? Pihak yang mendukung kehancuran bumi? Atau pihak yang mendukung manusia dan Monster bersatu?
"Jika itu benar, itu artinya tak ada satupun orang disini yang mampu melawannya." Yuuki melirikku, "Mungkin Langit memiliki sedikit celah? Bagaimana?"
Mr. Tom mengangguk, "Ya, Langit memiliki kekuatan yang menyetaraiku."
Mir yang sedang meminum sesuatu dari cangkirnya, langsung menyemburkan sesuatu yang ia minum, menyembur Marie yang duduk di depannya.
"Tunggu sebentar! Apa maksudnya?!" John menatap Tom tajam, "Langit setara denganmu? Apa matamu itu rusak?!"
__ADS_1
"Kemampuan Wadah menilai kemampuan Wadah lainnya tak bisa diremehkan begitu saja, ada kemungkinan dia benar." William menjelaskan, "Dan jika kalian tak percaya dengan jawaban Tom, itu artinya kalian tak percaya dengan Langit."
"Tapi, bagaimana cara kita mengetahui kekuatan Langit?" tanya Marie sambil mengelap wajahnya yang basah, "Pertarungan antar Hunter rank SSS mungkin saja adalah hal pertama kalinya di dunia ini..."
"Benar..." aku angkat bicara, "Aku masih Hunter rank SS, dan Mr. Tom tak boleh berkata kalau aku setara denganmu, jadi anggap saja aku lebih lemah darimu, bagaimana?"
"Biar bagaimanapun aku tak bisa mengabaikannya..." Mr. Tom terlihat meringis, "Hawa keberadaan dan aura yang kau lepaskan cukup membuatku ingin jatuh berlutut."
Aku diam, rasanya aku menyesal mengatakan itu...
"Berlevel 210, memiliki kekuatan Flame Emperor, kau tak bisa diabaikan begitu saja, keberadaanmu di dunia ini sudah membuat kontradiksi di antara banyak dunia." Mr. Tom menatapku, "Void Emperor berkata, jika para Wadah sudah tewas, arwah mereka tak memiliki surga ataupun neraka, hanya Benua Kegelapan lah tempat para Wadah diam, sampai mereka mati disana."
Aku mengerutkan keningku, "Maksudmu?"
"Kekuatanmu terlalu besar, membuat ketidakseimbangan energi di dunia ini. Keputusan akhirmu hanya satu, tewas sebagai Wadah atau kehilangan kekuatanmu dan tewas sebagai manusia biasa..." jawab Mr. Tom, "Yah, intinya kau masih dibutuhkan di dunia ini, jadi tetaplah-..."
DUAR!
DUAR!
DUAR!
Suasana seketika tegang saat suara ledakan terdengar berkali-kali, diikuti suara jeritan.
"Ayah! Buka pintunya! Emperor menyerang lagi!"
Pintu dipukul berkali-kali dengan keras, hingga akhirnya pintu didobrak oleh seseorang dan kulihat, Carroline masuk dengan napas terengah-engah.
"Semuanya, Emperor menyerang!"
__ADS_1
Mir menyemburkan minumannya, dan sekali lagi terkena Marie, ia meletakkan cangkirnya dengan kasar kemudian berdiri, "Apa-apaan sekarang ini?"
Semuanya berdiri dengan cepat, Mr. Tom mengangkat tangannya dan berkata, "Kita akan bergerak ke kota!"
***
Situasi New Washington kembali kacau balau, mayat-mayat bergelimpangan di jalanan, sementara para Hunter juga kewalahan menahan amukan para Monster.
Aku berjalan melewati mayat-mayat yang bertumpuk, yang terlihat jelas kalau mayat manusia dan mayat Monster tergabung menjadi satu.
Mungkin terlihat sadis, tapi sayangnya, di mata para Hunter, semua ini hanyalah hal biasa, aku tak merasa jijik sekalipun...
"Situasi kali ini kurasa sama parahnya seperti serangan sebelumnya, tapi sayangnya mereka memilih waktu yang tidak tepat." Yuuki mengangkat pedangnya, "Karena ada banyak Hunter yang sedang berkumpul disini."
"Kau tak bisa menganggap remeh serangan Monster, terlebih serangan kali ini lebih dahsyat dari sebelumnya, jadi kita tak boleh lengah sedikitpun." aku menghela napasku.
Tapi aku menyetujui perkataan Yuuki, Emperor entah siapa itu mengambil waktu yang salah untuk menyerang New Washington, karena ada delapan Hunter kuat yang berkumpul disini, belum termasuk Hunter andalan StarSam yang pastinya berbeda dari sebelumnya.
Tentang eksistensi yang sebelumnya disebutkan oleh Mr. Tom, aku teringat dengan sebuah ingatan kecil yang kudapatkan dari Flame Emperor dan ingatan samar Zon serta Duvian.
Sembilan makhluk dari dunia lain, berkekuatan setara dewa, menurut ingatan Zon, sembilan makhluk itu adalah para makhluk dengan sebutan World Ruler Beast, dan kekuatan mereka dikatakan mampu mengendalikan alam dalam tangan mereka.
Dari gambaran itu saja, kemampuan Ice Emperor mengendalikan kondisi di Kanada terasa hanyalah angin lewat di hadapan sembilan World Ruler Beast ini.
Zon pernah menceritakan kalau energi di dunianya amat seimbang, antara energi jahat dan energi baik, semuanya sama-sama seimbang dan memiliki jumlahnya masing-masing di setiap tempat.
Ia pun menjelaskan bahwa situasi seperti itu adalah situasi paling bagus untuk membangkitkan kemampuan abnormal seperti yang dimiliki praktisi kebanyakan.
Kalau di duniaku, membangkitkan kemampuan abnormal amat sulit dilakukan dengan kondisi energi jahat yang paling banyak mendominasi duniaku, sehingga manusia-manusia di dunia ini rata-rata memiliki pikiran buruk dan kesulitan berlatih ilmu keabadian.
__ADS_1
Ketidakseimbangan antar energi di duniaku juga mampu memancing kedatangan makhluk dari dunia lain, dan jika ada satu kekuatan abnormal di duniaku, juga mampu memancing kedatangan makhluk dunia lain.
"Aku yakin maksudnya begitu..." gumamku, dan aku melihat Yuuki yang sedang membantai Monster kecil-kecil, "Ya, keberadaanku mampu memancing keberadaan lain untuk datang kemari..."