Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
99. Markas Hunter III


__ADS_3

"Heh, hanya begini saja..." aku.berdiri dan menghunuskan pedangku, "Aku belum serius..."


Aku menghembuskan napas perlahan, sambil memperkuat kuda-kuda jurusku, dan setelah teknik pernapasanku selesai, aku bergerak maju sambil menebaskan pedangku dari kanan ke kiri.


"Menebas Gunung!"


Pedangku telak merobek pakaian Hunter yang berada paling depan, sementara yang lainnya terlihat terkejut dengan gerakanku.


Pergerakanku kuhitung cukup cepat, aku sendiri sebenarnya tak percaya kalau kecepatanku bisa seperti ini padahal latihanku hanya berlari saja yang kata kakekku bisa meningkatkan Stamina, tidak meningkatkan kecepatan.


Dan aku akan tetap tidak percaya kecepatanku seperti ini kalau aku tidak memiliki sistem, karena sistem menjelaskan hal-hal yang tak mungkin terjadi pada manusia biasa tanpa sistem.


Dengan sistem, bukan hanya tahu berapa jumlah kemampuanku dalam bentuk angka, tapi juga tahu alasan kenapa aku bisa bergerak cepat selain DEX yang tinggi, yaitu karena Sprint.


Selain itu, sistem memberikan berbagai keuntungan lainnya, yaitu pemberian skill tanpa harus berjuang membuatnya yang pasti memerlukan waktu lama dan latihan keras. Aku? Berburu, berlatih, naik level, dapat skill baru, khufufufu...


Aku menggerakkan pedangku cepat dan merobek beberapa orang lagi, dan jendela informasi muncul lagi.


[Kau mengalahkan 10 manusia! Title 'Manusia Kejam' didapatkan! Setiap melawan manusia akan menerima peningkatan All Stat +50!]


[11/20]


Aku berhenti menebaskan pedangku, melihat beberapa Hunter yang tadinya berniat datang membantu kini berdiri mematung di kejauhan.


"Mereka takut melihatmu, begitulah insting bertahan hidup manusia di situasi berbahaya." Zon menjelaskan, "Di mata mereka, kau adalah seorang Hunter rank S yang ingin menegakkan keadilan di kota 6."


Aku tersenyum tipis mendengarnya, sebuah pendapat yang aneh di pikiranku. Padahal aku hanya anak kecil, tapi mereka menganggapku begitu?


"Di dunia ini, kurasa, seseorang dihormati dan ditakuti berdasarkan kekuatan mereka, terlepas dari usia mereka yang entah itu usia belia ataupun usia senja..." Zon menambahkan, "Yah, kurasa semua akan berbeda jika kau tak menerima sistem...


Sistem adalah penyelamatku, itulah yang selalu kupikirkan sejak mendapat sistem dan selamat dari berbagai kondisi mengerikan yang diberikan kakekku.


Berkat sistem, aku bisa bertemu dengan Zon dan mendapat kesempatan mempelajari berbagai ilmu hebat, bisa mempelajari jurus dengan cepat, dan bisa berpetualang sejauh ini.


"Sebaiknya kau fokus..." ujar Zon tiba-tiba, sebelum sebuah peluru melesat dan aku tak menyadarinya. Peluru itu telak mengenai lengan kananku.


[1283/1375]


Kondisi yang sedikit gelap dan hanya diterangi oleh cahaya bulan membuatku tak bisa memperkirakan posisi penembaknya. Mau tak mau, aku meminjamnya...


"Paman, berikan itu."


"Hmm? Apa kau yakin? Syarat menggunakannya harus memiliki INT sebesar 100 poin, kau akan terkena pinalti jika menggunakannya saat ini." Zon terdengar panik.


"Berikan saja, yang penting sekarang adalah menyelesaikan Quest ini dan mengalahkan Lein!"


Para Hunter sudah kabur duluan ketika aku berteriak tadi, dan dengan mereka menghilang maka aku bisa lebih mudah menghadapi penembak itu yang kutebak adalah Marksman.


Zon terdiam sejenak, ia mungkin berpikir untuk memberikannya padaku mengingat syaratnya yang belum terpenuhi.


"Baik, jangka waktunya adalah lima belas menit, dalam waktu itu kau harus bisa mengalahkan penembak itu dan mengalahkan Lein!"


Aku memejamkan mataku, merasakan kekuatan aneh mengalir ke mataku, dan tak lama, aku membuka mataku serta melihat jendela informasi muncul di depanku.


[Mata Surgawi berhasil dipinjam! Penglihatan meningkat sepenuhnya, mampu melihat dalam kegelapan, merasakan serangan lawan di sekitar, dan pergerakan semua benda melambat!]


Dengan ini aku bisa bertarung dalam gelap!

__ADS_1


"Tapi kau tak bisa meminjamnya terus menerus, kau harus melatih insting dan hitunganmu untuk bisa bertarung di kondisi yang sama seperti sekarang tanpa memakai Mata Surgawi!" Zon memperingatkanku, "Mata itu bukanlah mata yang bisa dipakai seenak jidat!"


[Pinalti didapatkan!]


[Memakai Mata Surgawi tanpa memenuhi persyaratan! All Stat -20 sebagai pinalti!]


All Stat berkurang 20 poin?! Gilaaa! Jika benar, maka aku akan melemah jauh!


"Status!"


[Nama: Langit Satria


Level: 42


Usia: 12 tahun


Jenis kelamin: Laki-laki


Pekerjaan: Flame Emperor


Title: Pejuang Sejati, 3+


HP: 1283/1375


STR: 245 (-20)


INT: 85 (-20)


VIT: 69 (-20)


DEF: 62 (-20)


LUCK: 0 (-20)


Stamina: 185/215


Bonus poin: 8


Skill pasif: (Raja Api: Lv. 5) (Pria Api Kejam: Lv. 2) (Try: Mata Surgawi: Lv. 1)


Skill aktif: (Sprint: Lv. max) (Pedang Api: Lv. max) (Pukulan Kehancuran: Lv. 3) (Darah Burung Api: Lv. 3) (Semburan Api: Lv. 1) (Seruan amarah: Lv. 1) (Tarian Kaisar Api: Lv. 5) (Lv. 50)


Equip: White Shirt (B) Black Long Pants (B) Cakar Ayam Api (SS) Pedang Api (A)]


Aku sedikit diam ketika melihat statusku yang berkurang drastis, apalagi di poin LUCK...


"Pfft, nol poin! Gyahahaha..." Zon tertawa lepas melihatnya, sementara aku merasa akan mengalami nasib sial selanjutnya.


"Cih, hanya nol poin!" aku berlari menuju suara tembakan itu terdengar, dengan Cakar Ayam Api yang sudah kukepalkan dan pedang tadi kujatuhkan, aku berlari dengan kecepatan tinggi pergi dari tempat itu.


***


03.10...


[15/20]


"Mulai sulit, kau sudah kehilangan jejak penembak itu." Zon menghela napasnya.

__ADS_1


"Ya, aku bisa merasakannya..." Sejak tadi, aku terus berlari sambil memperhatikan sekitarku dengan Mata Surgawi, dan aku telah kehilangan jejak penembak itu.


"Pergerakannya terhitung cepat, aku kesulitan mengejarnya karena banyak yang menghalangiku..." aku berhenti kemudian mengatur napasku.


Aku juga mulai merasa lelah meskipun Staminaku masih tersisa banyak, sekitar seratusan lebih yang sekarang mulai beregenerasi.


"Lebih baik kau mencoba mencari Lein, kurasa jumlah Hunter disini berkurang karena mereka kabur, sebab itulah sistem memberikan jumlah 20 sebagai targetnya." Zon menjelaskan.


"Bagaimana lari-lariannya? Menyenangkan, bocah?" seseorang bertanya dan membuatku melompat menjauh dari tempatku berdiri.


Lampu-lampu menyala tiba-tiba dan seseorang dengan armor lengkap serta pedang panjang di tangannya berjalan mendekat, "Mau melanjutkan yang tadi?"


"Lein..."


Lein hanya terkekeh kecil dan ia tersenyum lebar, "Tadi aku tak sempat bersiap..."


Sialan, aku yakin dia pasti mengorbankan teman-temannya untuk membuatku lelah sementara ia menunggu momen yang tepat untuk menyergapku dengan kondisi masih baik-baik saja, jelas itu bukan cara Hunter bertarung!


"Trik orang berbeda-beda, Langit, kau tak boleh terpancing amarahmu seperti itu, mungkin saja ia menunggu momen amarahmu untuk membuatmu lepas kendali dan momen itu akan ia manfaatkan untuk menghabisimu."


Lepas kendali adalah suatu kondisi dimana kita tak bisa mengendalikan diri dan pergerakan kita akan kacau, sementara musuh bisa saja memanfaatkanya untuk menghabisi kita, itulah pemahamanku tentang lepas kendali.


"Oke, sampai mana kita sebelumnya?" Aku menyeringai, mencoba terlihat tenang, "Mau kuhabisi?"


[Skill pasif Raja Api aktif! Semua kawan akan menurut padamu dan semua lawan akan gentar menatapmu!]


[Efek diperkuat! Harga diri tak lagi menjadi penghalang!]


[Hawa membunuh dilancarkan!]


[Amarah dilancarkan!]


[Hawa keberadaanmu diperkuat!]


***


"Mau melanjutkan yang tadi?" Lein menyeringai melihat Langit yang berdiri di depannya, "Tadi aku tak sempat bersiap..."


Ia merasa di atas angin, sebelum ia merasakan sesuatu membuatnya gemetar ketakutan.


"Apa-apaan?"


Ia menatap ke depan, dan wajah Langit terlihat menyeramkan, senyuman lebar dengan gigi yang terlihat semuanya, membuat terlihat mengerikan.


"Hawa macam apa itu? Seperti Monster..."


"Oke, sampai mana kita sebelumnya?" Langit menyeringai lebar, "Mau kuhabisi?"


"Sial, dia adalah Monster!"


Note:


Dari semua stat yang ada, yaitu STR, INT, VIT, DEF, DEX, dan LUCK, hanya LUCK saja yang tidak bisa ditingkatkan dengan efek title ataupun skill, sisanya bisa.


Itu menjelaskan kenapa poin LUCK tetap turun hingga 0 poin padahal All Stat ditingkatkan 50 poin dari title Manusia Keji dan dikurangi 30 poin karena penalti dari pengguna Mata Surgawi tanpa terpenuhinya syarat yang dibutuhkan.


Yang baca Moving World in Strange Ways novel kedua ane, rasanya ga asing sama istilah Mata Surgawi, ye? Khufufufu, itu efek karena praktisi terkuat dateng ke dunia itu...

__ADS_1


__ADS_2