
Insiden di Surabaya sudah berlalu dua hari lalu, dan jasad Jerry sudah dimakamkan tadi siang, beberapa menit setelah kami sampai di Jakarta.
Aku bisa melihat Senja yang masih tidak percaya kalau aku yang menghabisi semua Titan yang mengeroyokku, dan ia kembali ke Kalimantan tanpa banyak bicara.
"Langit, jelaskan semuanya." Rei meletakkan kopi di depanku kemudian duduk, "Kau mungkin saja menyembunyikan sesuatu dari media..."
Aku mengambil cangkir kopi di depanku kemudian meminumnya sedikit, setelah itu meletakkannya lagi di atas meja, "Seperti yang kau katakan..."
Aku menghentakkan kakiku ke atas lantai, dan pelindung tercipta di sekeliling meja kami, "Ada pengkhianat diantara para Hunter."
Wajah Rei memburuk, "Apa maksudnya?"
"Vein adalah pengkhianat, ia telah bekerjasama dengan Dragon Emperor dan merencanakan kekacauan di Kanada dua tahun lalu." aku menaikkan telunjukku, "Kau masih ingat bukan, saat insiden yang menimpaku yang membuat Raid Kanada terpaksa dilakukan, dan mengerahkan seluruh Hunter rank SS yang ada saat itu untuk mengalahkan Ice Emperor?"
Rei mengangguk, "Ya, aku masih ingat." ia meminum kopinya kemudian bertanya lagi, "Dan apakah Vein adalah orang yang mengatur kekacauan itu?"
"Dipastikan begitu. Vein mungkin saja mendengar kalau kita pergi ke Akademi Hunter StarSam, dan Vein tahu kalau mungkin saja akademi akan mengadakan ujian praktek, jadi dia melapor pada Dragon Emperor dan membuat para Emperor bertempur di Kanada." aku mencoba menjelaskan, dan menurutku teoriku ini masih abu-abu.
Kenapa? Karena tidak masuk akal kalau Dragon Emperor dan kawanannya datang ke Kanada hanya untuk menghabisiku, padahal ia sudah melihat kesempatan membunuhku saat ja bertemu denganku di Jakarta, kecuali...
"Vein memangnya lulusan Akademi Hunter StarSam? Ia sampai tahu hal tentang ujian praktek, ia tak mungkin tahu hal itu kecuali ia adalah mantan murid disana." Rei memejamkan matanya, "Semakin dipikirkan, membuatku semakin bingung..."
Pelindung menghilang, dan aku menghabiskan makananku, setelah itu aku meletakkan kedua tanganku di atas meja, "Emperor musuh setidaknya sudah melihat beberapa kali kesempatan untuk membunuhku."
"Hmm? Dimana saja itu?" Rei menaikkan alisnya setelah ia menghabiskan makanan dan minumannya, "Salah satunya adalah yang masuk berita, kan?"
"Benar." aku menaikkan telunjukku, "Pertama saat aku masih kecil, aku dikeroyok oleh puluhan Monster belalang. Kedua adalah di hutan, aku dikeroyok oleh Monster serigala. Ketiga adalah di Jakarta, saat aku diserang oleh Dragon Lord malam setelah kita menjadi Hunter resmi RedWhite. Keempat adalah di Kanada. Kelima adalah di New Washington, yang sempat membuatku menghilang." jawabku, "Tapi sayangnya, upaya mereka menghabisiku tak berhasil, karena aku bisa melawan mereka."
__ADS_1
"Sistem membuatku meningkatkan kekuatanku dengan menaikkan levelku, dan semakin kuat Monster yang kubunuh, semakin banyak juga EXP yang kudapatkan dan semakin cepat aku menaikkan levelku." aku menambahkan, "Ice Emperor dan Dragon Emperor mengirim Lord-Lord untuk menghabisiku hanya akan membuatku berkembang lebih kuat lagi."
"Singkatnya, kau mengalami peningkatan secepat itu karena kau adalah seorang Wadah, begitu?" Rei bertanya, "Dan kekuatanmu pasti bukan hanya kekuatan Flame Emperor saja, kan?"
"Yah, begitulah..." aku berdiri, "Setelah pulang dari New Washington, aku akan menjelaskannya lagi. Untuk sementara kau harus menjaga RedWhite dan Indonesia dari Monster."
"Aku meyakini kemampuan dan kekuatan kalian, jadi jangan membuatku kecewa." aku menepuk pundak Rei, "Itu saja perintahku."
***
New Washington tak berubah sama sekali, tetap sama di mataku. Tetapi kali ini, situasi bandara terasa lebih tegang.
Pesawat-pesawat berukuran sedang, dengan bendera negara di bagian pesawatnya, membuatku yakin kalau ketua organisasi Hunter lainnya sudah sampai lebih dulu dariku.
Selain itu, penjagaan di seluruh kota juga semakin ketat, bahkan aku melihat Kyle, Jake, Floria, Carroline, Don, dan banyak Hunter yang kukenal sedang berpatroli.
"Anggap saja begitu kalau pilot pesawat tak dihitung. Kalau dihitung, ya aku bersama pilot pesawatku." jawabku singkat.
"Oh" panjang terdengar, dan aku menaikkan bahuku, aku kemudian fokus menatap jalanan lagi.
Tak butuh waktu lama, taksi akhirnya berhenti di depan markas StarSam, lebih tepatnya markas besar yang sebelumnya hancur, kini sedang dibangun.
"Sebentar, saya akan memeriksa peta lagi..." sopir taksi berkata, dan kulihat ia menggeser layar di sebelah setirnya, sebelum ia menjalankan taksi lagi.
New Washington telah hampir sedikit lagi pulih kembali seperti semula, dan aku yakin semua itu berkat arahan dari Tom dan Carroline.
Aku menyandarkan punggungku ke sandaran kursi, apakah pemandangan kota yang hancur adalah hal biasa di masa ini? Apakah di masa yang akan datang, pemandangan kota yang hancur hanya akan menjadi kenangan saja?
__ADS_1
Di masa perang dahulu, pemandangan kota hancur adalah hal biasa, dan kali ini hal yang sama terjadi lagi...
Semua terasa seperti siklus yang akan terus berulang, yang artinya kekacauan akan datang, pasti...
***
"Yoo, selamat datang ketua organisasi Hunter termuda di dunia." William membungkuk di depanku, dan aku diam melihatnya.
Hei, hei, hei! Kenapa kau membungkuk begitu?!
"Di usia lima belas tahun sudah memegang komando penuh di RedWhite, organisasi Hunter yang menguasai seluruh Asia tenggara, itu adalah prestasi terbesar yang bisa dibuat seseorang di usia semuda itu." Mir meminum sesuatu dari cangkirnya, "Kemampuanmu kini semakin setara dengan kami semua..."
Bukan hanya semakin setara, aku mungkin saja sudah setara dengan salah satu Hunter rank SS, bahkan aku mungkin saja sudah lebih kuat dari William yang disebut-sebut adalah Hunter rank SS terkuat.
"Ada banyak hal yang sudah terjadi akhir-akhir ini..." Tom meletakkan ponselnya, dan semua orang yang ada di ruangan mengambil posisi duduk mereka.
Aku melihat semua orang, dan semuanya aku kenal. Ada Yuuki, Mir, William, John, Al, Marie, dan terakhir adalah Tom.
Aku menghela napasku, kemudian aku mengambil tempat dudukku dan duduk di belakang meja.
"Sesuai rencana, semua ketua organisasi Hunter terkuat berkumpul disini." Tom mematikan lampu, tersisa cahaya dari jendela saja, "Jadi, ini adalah hasil dari perjalananku di dunia para Monster."
...
...
...
__ADS_1
Hah? Tom pergi ke dunia lain?!