
"Ada kemungkinan, Destruction Army akan muncul jika sampai salah satu Emperor menurunkan kekuatannya." wanita dengan rambut berwarna kuning dengan bulu mata yang terlihat lentik berkata, "Paman Antonius pernah bercerita itu padaku."
"Ya, katanya..." William mengangguk, "Antonius ada di masa yang dimana Destruction Army pernah muncul ke dunia."
Kakekku pernah bercerita, Antonius adalah nama Hunter rank SS yang tewas ketika Raid Hawaii, dan dia berasal dari IronBlast serta dikatakan ia pernah melihat langsung kekuatan dari Tang Liao si Hunter rank SSS satu-satunya di dunia waktu itu.
"Ia berkata kalau Destruction Army pernah muncul ke dunia, dan Tang Liao berkata akan menghadapi Ice Emperor di Antartika, seorang diri. Tapi sayangnya Yao Zhong yang waktu itu adalah ketua organisasi BraveWarrior dan belum menjadi Hunter rank SS menyarankan agar membawa sedikit pasukan."
"Beliau tidak menginginkan bantuan, karena itu akan menodai duelnya." tambah Yen Jiu, "Jadi beliau pergi seorang diri dengan pesawat jet dan bertarung disana."
"BraveWarrior masih menyimpan rekaman pertarungannya, dan kalau kukatakan, level Tom Cage sekarang bahkan masih belum bisa mendaratkan satu serangan di tubuh Tang Liao."
"Jadi?" aku menaikkan alisku, aku masih belum memahami pembicaraan ini akan berjalan kemana, "Apa yang harus kulakukan?"
"Tang Liao adalah Wadah Void Emperor, dimana beliau sudah gugur di Raid Everest dan hanya satu pedangnya saja yang ditemukan, yang artinya ia mungkin dibunuh oleh Black Emperor, sosok yang lebih kuat dari Ice Emperor." kakek Oga berkata, "Dan meskipun baru satu manusia saja yang menerima kekuatan Emperor, kekacauan sudah terjadi dimana-mana..."
"Kurasa, Gate di Islandia adalah tanda-tanda dimana Destruction Army akan muncul lagi, seperti Gate di Kanada, sebelum Destruction Army muncul di setiap penjuru dunia." William mengelus dagunya.
Kuperhatikan, hanya William Vunion, kakek Oga, dan Yen Jiu saja yang banyak berbicara, selebihnya menyimak saja, termasuk aku yang tak memahami dimana saja lokasi kejadiannya terjadi!
Tapi jika yang dikatakan oleh William itu benar, mungkin aku menjadi kunci untuk mengalahkan Emperor, dimana dalam perjalanan kemari, Tom berkata kalau ia masih belum bisa menghindari cekikan Black Emperor dan melihat gerakan Death Emperor saat menyelamatkannya.
__ADS_1
Jika Hunter terkuat di dunia berkata begitu, tak ada yang bisa mengalahkan Emperor kecuali Wadah yang memiliki kekuatan Emperor melawannya, yaitu aku.
"Dalam jeda sebelum Gate ungu muncul lagi, kita harus memperkuat diri, melatih lebih banyak Hunter untuk membuat barisan depan ras manusia lebih kuat lagi, mengawasi tiap daerah di bumi termasuk pedalaman sekalipun. Yang lebih penting..." Yuuki Ken berkata, "Melatih Langit Satria agar siap melawan Emperor."
Sudah kuduga! Aku adalah kuncinya!
"Untuk melakukannya, kita harus membawanya ke berbagai pertarungan ekstrim dan membuatnya melawan banyak Monster kuat." ujar ayah sialan, dan aku sekarang berniat menghajarnya!
"Sebelum itu..." John Person mengangkat tangannya, kemudian berkata lagi, "Bisakah kau menjelaskan kekuatan masing-masing Emperor dan Lord? Kita memerlukannya untuk masa depan nantinya..." sambil menatapku.
Aku mengangguk, dan menjelaskan semuanya yang bisa kuingat dengan cepat, karena mereka pastinya dikejar waktu. Mereka tak mungkin meninggalkan negara mereka dalam waktu lama seperti ini, jadi aku meringkasnya sesederhana mungkin.
"Revolusi menjadi Emperor tentunya menggunakan makanan berjumlah besar, pastinya mereka disana saling bertempur, itulah sebabnya semua serangan yang tak direncanakan oleh Lord dan Emperor bisa kita atasi." kakek Oga menambahkan, "Kita para Hunter rank SS yang berhasil menyelesaikan Gate putih seorang diri hanya beruntung saja."
"Divine Legion, ya? Mereka adalah musuh kita juga, kita harus memikirkan cara melawan mereka juga, senjata api berbahan logam Flaming bisa saja tidak akan bekerja pada tubuh mereka."
Banyak yang bisa kujelaskan, yang tak bisa kujelaskan di panggilan video sebulan lalu.
Perlahan, waktu berjalan lama hingga bel tanda masuk kelas berbunyi, dan aku menyelesaikan penjelasanku dengan menceritakan tentang keberadaan satu individu yang mampu meratakan Destruction Army seorang diri.
"Death Emperor, biarpun berada di netral, dia adalah satu-satunya yang mungkin tak bisa kita remehkan begitu saja..." ujar Yuuki Ken, "Flame Emperor tak terlalu banyak tahu kemampuannya, jadi kita harus berhati-hati padanya..."
__ADS_1
Dan setelah itu, mereka membicarakan sesuatu sementara Tom menyuruhku untuk kembali ke kelas bersama Carroline sialan itu.
***
Koridor gedung...
"Aku tak percaya itu, aku menantang Monster? Mimpi apa aku semalam?" Carroline melirikku ngeri, "Apa kau tak bercanda dengan semua kata-katamu?"
"Orang-orang yang tahu tentang kebenaran dibalik invasi Monster hanya para Hunter rank SS dan para ketua organisasi Hunter terkuat, serta ketua IHO. Kalian yang bukan bagian dari mereka tak seharusnya tahu tentang semua rahasia itu, kalau tahu maka mereka akan terancam hidupnya, sepertiku..." aku menjelaskannya, dan Carroline angguk-angguk saja.
"Jadi, itu sebabnya aku ditarik terus olehmu dan ayah, padahal aku hanya menahanmu pergi setelah berlaku kasar begitu di kelas, aku mengerti..." Carroline mengangguk, "Karena aku sudah mengetahuinya secara tak sengaja, apa yang akan terjadi padamu?"
"Hidupmu akan terancam, kau akan diawasi oleh sembilan organisasi Hunter terkuat serta IHO, dan hidupmu tidak akan aman lagi sejak itu, banyak yang akan terjadi padamu." aku berhenti dan menarik tangan kiri Carroline, "Jika banyak yang terjadi padamu, dan semuanya, aku akan berdiri di barisan depan untuk melindungi kalian."
Zon tertawa kecil melihatku, dan aku tak mengerti maksudnya tertawa itu apa, mungkinkah, dia bermaksud mengejekku lagi seperti biasanya?
"Kau! Kau sudah membuat perempuan itu diam seribu kata karena kau memegang tangannya!"
Memang apa salahnya? Kan aku hanya menahannya agar ia mendengar apa yang kukatakan lebih jelas lagi...
"Langit, lepas tanganmu, akan terasa aneh jika kau memegang tanganku begitu, apalagi kita di depan kelas 3-A..."
__ADS_1