Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
165. Raid Kanada VI


__ADS_3

"Makhluk lemah begini, tak cocok dihadapi oleh kita..."


"Kalau begitu, kita harus bergerak lebih jauh lagi..."


Beberapa orang dengan senjata api di tangan masing-masing berjalan menyusuri badai salju dengan perlahan dan penuh kewaspadaan.


Semakin lama mereka berjalan, badai salju semakin dahsyat, bahkan suara dentuman seperti bom mulai terdengar, beberapa kali suara tembakan juga terdengar.


"Hei, apa menurut kalian para Hunter rank SS bisa menghadapi musuh utama kali ini?" satu orang dengan senapan laras panjang di tangannya bertanya, "Musuh kita adalah Emperor, yang katanya paman Frans adalah puncak rantai makanan di dunia lain."


"Tenang saja Jess, para Hunter rank SS pergi bersama Hunter rank SSS, Hunter terkuat di seluruh dunia, jadi melawan Monster seperti itu adalah hal mudah pastinya bagi mereka." satu laki-laki menjawab, "Intinya, kita harus melakukan apapun yang dikatakan oleh ketua Frans."


Sementara itu...


"Hunter rank S dari RedWhite memang kuat seperti yang dikatakan!"


"Mereka mampu mengatasi lautan Monster dengan mudahnya!"


Frans pergi ke Amerika hanya bersama sepuluh Hunter rank S dari berbagai wilayah di Asia tenggara, dan Hunter lainnya yang memiliki peringkat lebih rendah diperintahkan untuk berjaga di wilayah masing-masing.


Satu laki-laki yang memakai sarung tangan besi hanya menghela napasnya, "Fuh, semua ini hanya hal remeh saja..."


"Aku yakin pak Antha pasti belum serius saat bertarung tadi!" seorang laki-laki dengan pedang di tangannya tersenyum lebar, "Yah, kalau kita bertarung satu lawan satu sepertinya akan menyenangkan..."


"Seperti biasa, Bagus selalu banyak gaya, sekalinya dipukul akan menangis..." Antha hanya tertawa kecil.


"Sudah cukup bercandanya, kita harus bergerak lagi!" Dito yang berdiri paling depan mengangkat kedua tangannya, "Cepat!"


Mereka berjalan lagi, dan akhirnya mereka sampai di sebuah hutan yang pohon-pohonannya sudah kehilangan daunnya, dan sebuah pertarungan sengit sedang terjadi.


"Hei, hei, hei, apa-apaan itu?" Antha terdiam, "Pastikan kamera merekam ini!"

__ADS_1


Satu Hunter rank S dari EasternDragon mengangguk dan ia merekam apa yang terjadi di depannya.


Seorang laki-laki dengan jas hitam, armor tebal berwarna hitam, dan sarung tangan besi yang menyala terang, sedang mengamuk dengan memukuli orang yang berpakaian serba putih.


"Itu... Tom Cage!"


"Biar begitu, apa-apaan gerakan cepatnya itu? Aku benar-benar tak bisa melihat gerakannya." seorang perempuan dengan pedang di tangannya terdiam, "Dia benar-benar berbeda..."


"Seolah... Yang ia tunjukkan ketika Raid Islandia dan Raid lainnya yang ia ikuti hanyalah sebagian kecil dari kekuatannya..."


***


Carroline terdiam melihat amukan ayahnya, dan ia melirik Jenny kemudian bertanya, "Apa ayah memang sekuat itu? Aku tak tahu ayah sekuat itu..."


"Ya, ayahmu amat kuat... Bahkan Hunter rank SS lainnya tak ada yang bisa mengimbanginya saat ini..." Jenny menghela napasnya, "Ia yang sekarang berbeda dengan yang kami kenal..."


"Meskipun ayah adalah Hunter rank SSS, bukankah ia bergerak melampaui batasan manusia, kan? Apa yang membuatnya begitu? Hanya latihan saja tidak mungkin bisa membuatnya seperti itu..." Carroline semakin tidak percaya dengan yang ia lihat saat ini.


"Carroline, kau harus tahu kalau ayahmu adalah Wadah, sama seperti Langit, ia adalah Wadah terkuat di bumi, ia menampung kekuatan dari Gorila Lord, dan semakin sering ia membunuh, maka kekuatannya akan semakin besar."


"Seharusnya kau mengetahui perbedaan kekuatan Langit sebelum ujian dan semalam ketika ia kembali setelah ia hilang." Jenny menjelaskan, "Aku tidak percaya tubuh sekecil itu bisa menampung kekuatan sebesar itu..."


"Anda merasakannya?" Carroline menatap Jenny.


Jenny mengangguk, "Ya, instingku sebagai Sniper mengatakan kalau Langit sekarang amat berbahaya untuk kulawan. Insting yang kuasah bertahun-tahun dengan mengikuti ratusan pertarungan membuatku yakin penilaianku padanya tidak salah..."


"Kuperkirakan, kekuatan Langit saat ini menyetarai Knight from Heaven Yuuki Ken, membuatnya bisa dipromosikan menjadi Hunter rank SS dan mematahkan rekor yang telah dibuat oleh Yuuki."


"Aku memang merasakannya, tatapan Langit lebih tajam dari biasanya, postur tubuhnya juga lebih tegap, berbeda dengan Andhika yang postur tubuhnya masih kurang tegap, genggamannya pada pedangnya juga terlihat semakin kuat, meskipun tertutupi oleh Cakar Ayam Api, aku bisa merasakannya..." Vina tiba-tiba berkata, "Satu lagi, hawa keberadaannya berbeda dari Langit sebelum ia menghilang di Kanada."


"Instingku mungkin lebih lemah dari Sniper terbaik di dunia, tapi aku setidaknya bisa merasakan hal seperti itu..." ujar Vina lagi.

__ADS_1


"Yang kau katakan tidak salah juga, aku mengetahui kalau sisa Wadah yang masih hidup di dunia hanya Tom, Oga, dan Langit, dan jika Tom terus dibiarkan bertarung, maka ia akan lebih kuat dari Hunter rank SS manapun, dan kalau Langit terus dibiarkan membunuh, maka ia bisa mengalahkan William si Hunter rank SS terkuat di Eropa."


***


"Semuanya, orang berpakaian serba hitam itu adalah Tang Liao, senior kita sekaligus Hunter rank SSS pertama di dunia..."


Aku bisa mendengar suara napas yang terhenti, aku menoleh ke kiri dan kanan, mulut mereka terbuka lebar, terlihat mengabaikan kalau saat ini sedang terjadi badai salju.


"Jangan bohong, Tang Liao sudah tewas, mana mungkin dia hidup lagi..." Yen mendengus, "Palingan hanya Monster yang menyamar sepertinya..."


"Kurasa Langit benar..." Leonard berkata, "Itu benar-benar Tang Liao..."


Yen terdiam, aku yakin dia pasti berusaha mencerna situasi, apa yang terlihat memang sulit dipercaya, tapi itulah yang terjadi, Tang Liao sang Hunter rank SSS pertama di dunia ada di hadapan kami, bertarung dengan sengit melawan Ice Emperor...


Tang Liao melompat mundur dan Ice Emperor menciptakan duri-duri es yang bergerak cepat menuju Tang Liao, dan Tang Liao langsung menghancurkan duri-duri es itu dengan mudah kemudian menghembuskan napas panjang.


"Kau kali ini berada di wilayah yang menguntungkan bagimu, tapi aku tidak akan kalah begitu saja!" Tang Liao berteriak, dan aura berwarna hitam keluar dari tubuhnya, kemudian ia melesat maju.


Gerakannya amat cepat, bahkan kami pun tidak bisa melihat gerakannya, yang lebih cepat dari yang ditunjukkan oleh Tom tadi.


Tang Liao mengayunkan kedua pedangnya, sementara Ice Emperor menggunakan tombaknya untuk menahan semua serangan Tang Liao, dan keduanya saling beradu senjata dengan sengit.


Sementara Tang Liao menyibukkan Ice, kami bergerak cepat menuju Tom yang terkapar tak jauh dari sana, yang sedari tadi belum bergerak sedikitpun.


Kami menghampirinya, melihatnya dalam kondisi yang cukup buruk, luka-luka menyelimuti lengannya, tapi dada dan perutnya dalam kondisi baik-baik saja sepertinya, hanya armor tebalnya saja yang tergores parah di beberapa bagiannya. Setidaknya kami menganggap kalau armor tebalnya yang menyelamatkan hidupnya.


"Ah, rasanya menyenangkan bisa mengamuk seperti itu..." Tom terkekeh kecil, dan ia meletakkan tangannya atas dahinya, "Ahahahaha..."


Ia menggigit bibirnya, dan tangannya terkepal kemudian memukul salju, "Sial! Harusnya aku bisa membunuhnya dengan mudah!"


"Hei, hei, hei, apakah raut wajah itu adalah sesuatu yang seharusnya Hunter rank SSS tunjukkan pada dunia?" suara seseorang terdengar, dan ketika kami menoleh, Al Sallah berdiri dengan pakaian tentara lengkap dengan armornya.

__ADS_1


"Yo..." ia mengangkat tangan kanannya, "Aku datang sesuai pesanan..."


__ADS_2