
Dua hari kemudian...
Perjalanan Joko dan Alex berjalan tanpa ada hambatan setelah mereka dikeroyok puluhan Monster serigala dan harimau itu.
Dan setelah dua hari berlalu di gurun dengan suplai kehidupan seadanya, keduanya akhirnya sampai di Kanada, wilayah yang diurus oleh organisasi Hunter Rusia, yaitu FreedomLight.
Keduanya masuk Kanada dengan santai, dan saat keduanya sudah melintasi wilayah itu, Joko terkejut dengan apa yang ia lihat.
"Aku sudah sering mendengar tentang Kanada, dan baru kali ini aku melihat langsung kondisi wilayah paling berbahaya di dunia..." Joko sedikit bergetar melihatnya.
Kondisi Kanada tak bisa dikatakan baik, semuanya hampir rata dengan tanah, mau itu gedung tinggi ataupun sekedar rumah biasa saja, dengan kata lain Kanada sudah hancur sepenuhnya.
"Aku pernah mendengar, kalau di Kanada ada satu gate besar yang terus mengeluarkan Monster, dan itu adalah gate pertama sebelum gate lainnya muncul di Islandia." ujar Alex, "Aku mendengarnya dari Esterosa yang mendapat bagian berjaga di wilayah laut sekitar Eropa."
"Esterosa berjaga di wilayah laut Eropa? Bukankah berbahaya?" Joko tidak bisa melupakan wanita satu itu, ia juga mendengar kalau Esterosa adalah Hunter rank SS yang memakai senjata api berupa pedang dua sisi tajam, "Bagaimana caranya ia melawan Monster di dalam air?"
"Kau jangan pernah mencoba meremehkan wanita yang menjadi Hunter, mereka pasti rata-rata memiliki kemampuan lain selain yang mereka tunjukkan ke dunia..." ujar Alex sambil melipat tangannya, "Kau harus tahu, Esterosa selain bertarung dengan pedang, dia juga bisa bertarung dengan senapan, pistol, pisau, tombak, dan menembak dengan senjata di kapal laut, apa ya namanya? Aku lupa... Selain itu, dia juga bisa mengendarai mobil dan motor sambil menembak."
Joko tersenyum pahit, "Hebat sekali wanita itu..."
"Setidaknya, prestasinya yang berhasil melindungi laut Utara Eropa bersama lima pelaut lainnya membuat ia dipromosikan menjadi Hunter rank SS, karena itu, ia bisa melindungi wilayah laut, sama seperti Tom Cage yang bisa melindungi New Washington seorang diri..." Alex mengelus dagunya, "Omong-omong, Oga Ojisan bisa melindungi pulau Honshu seorang diri..."
"Kalau si Mir Sveta, dia bisa melindungi wilayah Rusia bagian Asia dengan satu orang lagi. Kakek Bintang mampu melindungi kepulauan Hawaii dari serangan Monster rank SS, itulah yang kudengar yang membuat kakek Bintang dipromosikan menjadi Hunter rank SS." Alex menambahkan.
Joko diam, keduanya dititipkan pesan oleh Tom Cage untuk selanjutnya disampaikan pada Mir Sveta, sosok yang disebut mampu melindungi seperempat Rusia seorang diri.
"Apakah aku mampu menghadapinya?" gumam Joko.
"Hah?" Alex melirik Joko, "Apa maksudmu?"
__ADS_1
"Ah, tidak ada..." Joko menggelengkan kepalanya, "Selanjutnya kemana?"
"Lurus saja, sepanjang jalan di Kanada sudah terlihat karena Raid melawan Naga Kehancuran sekitaran dua puluh tahun lalu..." Jawab Alex.
***
"Yo, Mir..." Alex mengangkat tangannya, "Bagaimana kabarmu?"
"Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu?" seorang pria bertubuh berotot yang hanya memakai kaos tanpa lengan dan celana pendek datang sambil mengangkat tangannya, "Dan siapa tongkat kurus itu?"
Alis Joko bergetar, apa ia terlihat kurus di mata pria itu yang dipanggil Mir oleh Alex?
"Ah, dia adalah Assassin terkuat dari Indonesia, namanya Joko Taru, biasa dipanggil Si Cakar Merah di negeri asalnya..." jawab Alex, "Aku membawanya karena hanya dia satu-satunya yang bisa kubawa dari StarSam..."
"Oke-oke, aku paham..." Mir mendekat, "Jadi, bagaimana kalau kita berbincang-bincang di tendaku saja?"
"Hemm, boleh..." Sahut Alex.
"Aku ingin mengatakan sesuatu..." Mir meletakkan selembar kertas, "Tadinya aku mau meminta pada Tom untuk mengirimkan sekiranya satu pasukan militer biasa dipimpin oleh satu dua Hunter rank A atau lebih, tapi nampaknya Tom sudah mengirimkan dua Hunter berkekuatan lebih dari satu pasukan itu."
"Memangnya ada apa?" tanya Alex, "Apakah ada masalah?"
"Ya, ada masalah..." Mir menurunkan selembar kain dan menyambungkan ponselnya ke mesin proyektor, "Anggotaku memberikan laporan mengenai gate yang ada di utara Kanada..."
Ia menekan sesuatu di mesin proyektor dan menampilkan sebuah foto kemudian berkata, "Ini adalah perbandingan antara gate tahun 2311 dan gate tahun 2321, tahun ini..."
"Sebentar, darimana kalian mendapat foto ini?" tanya Joko, "Apakah kalian sudah sejak lama mengawasi Kanada?"
"Ya, FreedomLight dan StarSam telah menjalin kerjasama sejak dua puluh lima tahun lalu, saat kami menyadari kalau kondisi terasa amat mencekam..." jawab Mir, "Aku merasa kau perlu mengetahuinya, jadi akan kuberitahu..."
__ADS_1
"Bukan hanya FreedomLight saja, tetapi EasternDragon, StarSam, dan IronBlast merasa suasana bumi semakin mencekam, apalagi saat Mark Wei dari StarSam mengirimkan sebuah foto gate dua puluh lima tahun lalu...." Mir menampilkan satu foto lainnya, "Lihat?"
Mata Joko melebar, seumur hidupnya ia tak pernah melihat gate berwarna hitam.
"Apa maksudnya?"
"Gate putih menandakan serangan skala kota, gate hitam menandakan akan adanya serangan skala negara, gate jingga menandakan serangan skala benua, dan terakhir adalah gate merah yang menandakan serangan skala dunia." Mir menjelaskan, "Sejauh ini, hanya beberapa kasus saja yang disebut disebabkan karena gate jingga, dan kasus pertama terjadi di Prancis."
"Ah, tentang kedatangan pertama para Monster?" Joko mengangguk, "Jadi selanjutnya? Bagaimana langkah StarSam menanggapi hal itu?"
"Tak ada Monster yang keluar dari gate jingga itu, tetapi StarSam tidak mau lengah begitu saja. Mereka mengirimkan pasukan kecil kemari, dan kebetulan kami juga datang, jadi kami bekerjasama mengawasi gate itu..." Mir mengakhiri penjelasannya, "Dan setelah puluhan tahun, kami akhirnya melihat perubahan. Alex, kau pasti bisa melihatnya?"
"Ya, selain ukurannya yang membesar dari tahun 2311, warnanya juga berubah, semakin merah..." Alex bergetar, "Apakah dunia akan bergetar oleh gate ini?"
Sesaat, ia kemudian teringat oleh tujuan pertama Tom mengusulkan Raid.
"Mir, apakah kau punya sesuatu yang bisa membawa kita ke Islandia?" tanya Alex dengan wajah serius.
"Hmm, New Starprize masih terparkir rapi di garasinya disini..." Jawab Mir terkejut, "Ada apa?"
"Ingatkah kau dengan alasan pertama Tom mengumpulkan tujuh organisasi Hunter di Amerika?" tanya Alex lagi.
"Ah, Raid ke Islandia..." ia kemudian terdiam, "Benar juga! Kenapa aku tak mengawasi Islandia juga?!"
Joko tersentak dan terdiam, ia tak memahami alasan kenapa dua orang itu bisa serius, sebelum ia menyadari sesuatu.
"Apakah kau ingat, Joko? Alasan kenapa kau dan RedWhite pergi ke Amerika?" Tanya Alex, dan Joko mengangguk.
"Ya, kenapa kita tak mencoba ke Islandia saja?" Usul Joko, dan Mir mengangguk.
__ADS_1
"Boleh, aku akan menyiapkan pasukanku dulu, yang akan mengiring kalian ke Islandia, sementara aku akan melaporkan hal ini ke Tom..." Mir mengepalkan tangannya, "Jika gate paling mengerikan di dunia berubah warna, ada kemungkinan gate lainnya ikut berubah warna..."