
New Starprize...
"Bagaimana bisa keduanya berani turun ke wilayah berbahaya hanya dengan belati saja?" seorang pria bertanya, "Adakah yang bisa menjawabku?"
"Keduanya bukan Hunter biasa, keduanya adalah Assassin terbaik dari negara masing-masing, jadi kemampuan mereka tidak bisa diremehkan begitu saja." salah satu orang menjawab, "Bahkan Hunter rank S saja akan ragu melakukannya, aku juga masih bingung..."
"Jika karena perintahnya begitu, maka keduanya pasti tak bisa membantah..." Yang lainnya berkata, "Ingatlah, Raid kali ini dipimpin oleh Tom Cage, jadi perintahnya saat ini adalah mutlak bagi semua Hunter yang ikut dalam pasukan."
Tak lama, orang-orang melihat ke jendela dan segerombolan Monster dengan berbagai bentuk mendekat, membuat semua orang terkejut.
Biarpun terkejut, beberapa orang yang ada di dekat panel kendali memilih berusaha tenang dan mulai mengatur pertahanan.
"Aktifkan sistem pertahanan!"
"Sudah diaktifkan! Senjata kaliber telah diturunkan!"
"Ketinggian telah ditingkatkan! Memasang posisi menembak!"
Beberapa orang, sekitar lima orang, bergerak dari ruang kendali menuju ruang kendali senjata.
"Meriam telah aktif!"
"Penembak laser telah siap! Menunggu perintah!"
Pesawat-pesawat lapis baja yang dimiliki oleh organisasi Hunter memiliki pertahanan yang cukup kuat, dilengkapi juga dengan berbagai persenjataan berat yang mampu melontarkan peluru besar berjumlah besar, membuat pesawat lapis baja memiliki peranan penting dalam sebuah Raid.
Pesawat-pesawat lapis baja yang sering turun tempur dalam berbagai Raid, mulai dari Raid gate putih, hitam, serta sekedar menyerang Monster yang berevolusi menjadi Monster yang lebih kuat, ada beberapa saja, dan masing-masingnya telah berusia cukup tua.
C-140 Hercules milik RedWhite, New Starprize milik FreedomLight yang disebutkan pernah selamat dari Raid di Antartika, Heaven Lake milik StarSam yang sedang diperbaiki, dan masih banyak lagi, mereka adalah pesawat legendaris yang pernah hadir di berbagai Raid.
New Starprize naik sedikit dari tanah, dan sekitar sepuluh meter dari permukaan tanah, pesawat besar itu menembakkan peluru-peluru dan laser yang menghabisi banyak Monster dalam sekali tembakan.
"Pengisian energi ulang! Meriam silahkan menembak!"
"Kami sedang mengisi peluru! Diminta menunggu!"
Biarpun berada dalam ruangan yang ramai oleh suara-suara permintaan ataupun suara berisik senjata, kondisi masih terlihat tenang, semuanya menjalankan peranan masing-masing dengan baik, hingga akhirnya satu Monster besar mendekat.
"Rank A mendekat! Persiapkan lebih banyak peluru!"
"Strategic Missile disiapkan! Menunggu perintah!"
Butuh waktu tak singkat untuk menyiapkan peluru besar yang akan ditembakkan dengan meriam besar, dan sebuah perintah terdengar di saluran radio mereka.
"Tes, tes, Tom Cage ada disini, tarik semua senjata kalian, serahkan Monster itu pada C-140 Hercules! Kalian bisa beristirahat sejenak!"
__ADS_1
Saat mendengar siaran radio itu, semua orang yang ada di ruang senjata menghembuskan napas lega, sebelum bersorak-sorai, karena mereka berhasil mengulur waktu hingga pasukan utama Raid datang.
***
C-140 Hercules...
"Menurut laporan pilot New Starprize, Alex Curran dan Joko Taru belum kembali sejak laporan terakhir mereka tentang gate merah itu." Seorang pria dengan dua tombak di punggungnya berkata, "Apakah kita akan menunggu mereka?"
"Ada kemungkinan mereka terjebak..." ujar Vigo, "Tidak butuh waktu lama bagi gate merah untuk mengeluarkan gelombang pertama, dan keduanya mungkin terjebak di reruntuhan kota."
"Tapi, aku merasa sesuatu yang aneh..." Bintang mengelus dagunya, "Bagaimana kalau kita membereskan yang ada disini dulu baru mencari Alex dan Joko?"
Tom menutup panggilannya dan berkata, "Bagaimana?"
"Pasukan EasternDragon, FreedomLight, BraveWarrior, PeaceMaker, dan gabungan RedWhite serta IronBlast telah bersiap di posisi." Yuuki Ken berkata, "Semua Hunter telah siap bertempur dengan perintahmu."
Sekali lagi, Yuuki Ken menjadi perwakilan Oga Haruno dalam pertemuan, dan Oga malah masih tersangkut di perjalanan dan tak bisa kembali dalam waktu dekat, jadi ia memerintahkan Yuuki Ken untuk mewakilinya untuk sementara.
Tom mengangguk, ia mengangkat mic yang tersambung ke seluruh dunia, ia tersenyum dan berkata, "Pasukan, maju!"
***
Brazil...
"Ah, aku tak bisa kembali..." Oga menggaruk kepalanya sambil berjalan dan ia mendengar suara perintah dari tenda.
"Pasukan, maju!"
***
Mesir, Afrika...
"Pasukan, maju!"
Piramida Giza ramai oleh para Hunter yang menunggu perintah, dan di atas Piramida Giza, terlihat sebuah gate berwarna merah yang menandakan ancaman skala dunia.
"Kalian mendengarnya?!" seorang pria berdiri di posisi terdepan sambil mengangkat ponselnya, "Itulah perintah dari Tom! Apa tanggapan kalian?!"
"Maju!"
Bersamaan dengan seruan itu, gate merah di atas Piramida Giza mengeluarkan ratusan Monster berbagai bentuk, dan berbagai teriakan terdengar di gurun luas itu.
***
Kepulauan Hawaii...
__ADS_1
"Pasukan, maju!"
Seorang pria dengan perisai di kedua tangannya menundukkan kepalanya, sebelum berdiri dan menghadap ke sebuah gate besar, "Sial, sudah dimulai..."
"Ketua Yen, bagaimana selanjutnya?"
"Kita ikuti perintah, semuanya pasang formasi!" pria itu berbalik dan mengibaskan tangannya, "Di sini, aku akan memegang komandonya, mewakili Tom!"
Ia melirik ke satu arah, ke arah dua orang tua, kakek nenek yang sedang berdiri tenang.
"Zhong-Yeye, Xing-Nainai, kami meminta bantuan senior berdua..." ujar Yen sambil membungkuk. (China: Zhong-Yeye, Xing-Nainai, Indonesia: Kakek Zhong, nenek Xing, Source: Google Translate Offline)
Si nenek maju dengan tongkatnya dan berdiri di hadapan Yen, "Jika aku kembali, itu artinya medan perang akan bergetar..."
Ujung tongkatnya menyala dan si nenek itu melirik yang lainnya, "Jangan jadi beban, kalian semua harus bertarung lebih baik dariku..."
Di masanya, BraveWarrior memiliki dua Hunter rank SS sekaligus, keduanya adalah Yen Xing si Huo Nuwu dan satu lagi adalah Yao Zhong si Liu Tiao, dan keduanya kembali dalam Raid kali ini.
Bisa dikatakan, Raid kali ini sudah dianggap serius oleh semua Hunter, hingga para mantan Hunter terbaik di masanya kembali hadir.
Tak lama, gate di hadapan mereka berubah warna lagi, menjadi makin merah dan Yao Zhong tak menunggu lagi, ia langsung maju, begitu juga dengan Yun Xing.
Keduanya maju bersamaan dan mulai bertarung, diikuti oleh Hunter lainnya.
***
Di tempat gelap...
"Harus kuakui, kekuatan Flame Emperor sama seperti yang dikatakan oleh pengikutku..."
Dua makhluk, yang satu memancarkan hawa putih dan yang satu memancarkan hawa merah.
Keduanya melepaskan aura masing-masing dan keduanya kembali bertukar serangan.
"Tak mudah kurasa mengalahkan es sepertimu..." ujar si hawa merah, "Butuh usaha lebih..."
Keduanya kembali mengambil jarak, dan si hawa putih berkata, "Dragon Lord dan Serpent Lord sedang bergerak turun..."
"Hah? Ada si Burning Arm yang akan menghabisi keduanya." ujar si hawa merah, "Jangan remehkan para manusia..."
"Kau boleh berkata begitu, tapi aku merasa umat manusia semakin lemah dari tahun ke tahun..."
"Yah, tapi kata-katamu akan dipatahkan oleh manusia api..."
"Pasti wadahmu..."
__ADS_1
"Ya, tunggu saja hari dimana kau akan bersimbah darah sendiri, dan menatap manusia itu dengan tatapan ketakutan..."