Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
50. Amerika Serikat - Arc 2 - The End


__ADS_3

Pesawat lapis baja melaju cepat di langit bumi sambil sesekali menembaki monster-monster yang melayang di udara.


Yang menembaki adalah para Hunter yang bisa memakai senjata api tipe jarak jauh dan memakai senjata berat pesawat itu.


Dan yah, selama delapan jam perjalanan, ada banyak hal yang pasukan RedWhite lakukan. Berbagai cerita, adu kekuatan, dan sebagainya, terjadi di dalam pesawat lapis baja besar itu.


Pasukan RedWhite yang mendengar kabar kembalinya Si Cakar Merah terkejut, karena berita yang beredar di Indonesia dan seluruh dunia adalah kabar kematian Hunter rank S bertipe Assassin itu.


Joko Taru dijuluki Si Cakar Merah dan ia memiliki kecepatan yang amat tinggi, jadi ia disebut tipe Assassin.


Di seluruh dunia, para Hunter dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu Defender, Striker, Assassin, Sniper, Marksman, dan Witch.


Defender adalah tipe Hunter yang memiliki pergerakan cukup lambat, tetapi memiliki kekuatan fisik yang amat kuat dan mampu menahan serangan dari Monster. Selain itu, Defender juga memiliki serangan yang lumayan kuat, dan mereka biasanya dilengkapi dengan perlengkapan besar dan kokoh untuk memperkuat kekuatan fisik mereka yang kuat.


Hunter yang memiliki tipe Defender sejauh ini adalah Tom Cage dan Vigo. Mereka berdua memiliki kekuatan fisik yang besar, dan juga memiliki serangan yang cukup menarik dengan senjata api masing-masing.


Striker adalah tipe Hunter paling umum diketahui oleh dunia. Tipe ini memiliki serangan dan kekuatan fisik yang seimbang, jadi mereka mampu bertahan cukup lama dalam pertempuran.


Hunter yang memiliki tipe Striker sejauh ini adalah Bintang Langit, Langit Satria, Christo, Vano, Tom Cage, Oga Haruno, William aja dulu, Esterosa, Tang Liao, Yao Zhong, Yuuki Ken, dan Frans. Mereka memiliki kekuatan fisik dan serangan yang seimbang, dan mereka mampu melawan banyak Monster dalam waktu lama meskipun mereka telah terkena banyak serangan.


Assassin adalah tipe Hunter yang memiliki pergerakan cepat, kelincahan yang amat tinggi, dan serangan yang amat kuat, bahkan tipe Assassin mampu membunuh satu Monster dalam satu kali serangan.


Hunter yang memiliki tipe Assassin sejauh ini adalah Joko Taru dan Alex, yang mana meskipun keduanya belum menunjukkan kemampuan mereka, mereka memiliki kecepatan dan kekuatan serangan yang amat hebat.


Sniper adalah tipe yang amat mematikan tetapi rapuh. Mereka memiliki kekuatan serangan yang melebihi tipe Assassin tetapi mereka tak mampu melindungi dirinya sendiri, jadi mereka memerlukan bantuan tipe lain untuk melindungi mereka.


Hunter yang memiliki tipe Sniper adalah Jessica Celia dan, baru dia aja sih. Kekuatan serangan nih tipe terlalu kuat, bahkan kalau tepat mengenai dahi Monster, peluru seorang Sniper bisa membunuh Monster dalam satu kali tembakan.

__ADS_1


Marksman adalah tipe Hunter yang memiliki serangan yang sama kuatnya dengan Striker, tetapi memiliki kekuatan fisik yang sedikit rapuh. Satu lagi yang membedakannya dengan Striker adalah senjata yang dipakainya.


Witch adalah tipe Hunter yang menipu, karena meskipun bernama Witch, tipe ini tak bisa mengeluarkan serangan sihir, melainkan melepaskan semburan api dari sarung tangan mereka.


Hunter yang memiliki tipe Witch sejauh ini adalah Vita, Yun Xing, Tom Cage, dan Langit Satria. Kenapa ada nama Tom Cage lagi? Dia disebut sebagai Hunter terkuat di seluruh dunia dengan senjatanya yang mampu menyemburkan api berjumlah besar dan mampu memperkuat serangannya.


Bisa dibilang, Amerika Serikat adalah negara terkuat saat ini dengan keberadaan Tom Cage. Ini juga yang membuat Amerika Serikat yang memutuskan apakah sebuah Raid mesti dilakukan.


***


Perjalanan sedikit lagi selesai dan daratan Amerika mulai terlihat dari kejauhan.


"Itu Amerika Serikat!"


"Paman Sam, aku tiba!"


Pasukan RedWhite terlihat antusias saat daratan Amerika terlihat, dan saat pilot pesawat mengatakan bahwa pesawat siap mendarat, bukannya bersiap-siap, pasukan RedWhite malahan teriak-teriak kegirangan, seperti tak pernah merasakan pesawat mendarat saja.


Perlahan, pesawat lapis baja raksasa itu mendarat di bandara Washington, dan pesawat itu berhenti setelah pilot berusaha menghentikan pesawat itu selama beberapa detik.


Setelah pesawat berhenti sepenuhnya, pintu belakang pesawat diturunkan dan pasukan salah satu dari tujuh organisasi Hunter terkuat turun dari pesawat lapis baja itu.


Bintang memeriksa bawaannya yang hanya dirinya sendiri kemudian mengikuti Vigo dari belakang. Di belakangnya ada Joko Taru dan beberapa Hunter yang baru selesai memeriksa bawaannya.


Baru saja mereka turun dari pesawat, cahaya-cahaya kilat wartawan yang memotret kedatangan mereka, membuat mata mereka yang turun dari pesawat silau olah cahaya-cahaya itu.


"Kedatangan kita disambut meriah..." Vigo melipat tangannya dan tertawa kecil, "Memang begitulah mereka seharusnya pada negara kuat seperti kita ini..."

__ADS_1


Vigo ini, dia turun dari pesawat, dengan pedang besar yang terikat di punggungnya, dan membawa koper berukuran sedang yang tak diketahui isinya apa, membuat penampilannya yang paling mencolok diantara yang lain.


Frans berjalan paling depan bersama Vigo dan keduanya didekati oleh seorang pria bertubuh tinggi sekitaran dua meteran serta berotot besar memakai pakaian formal, yaitu kemeja putih, dasi hitam, celana panjang hitam, dan jas hitam pula. Tambahan, ia memakai kacamata hitam yang membuatnya terlihat bergaya.


"Yo, Frans..." Pria itu menatap ke bawah sedikit, menatap Frans yang memiliki tinggi sedikit di bawahnya, "Tak kuduga kau datang dengan sang legenda."


Frans memejamkan matanya dan berkata, "Aku tak bisa membiarkan kemenangan kita melawan Monster berakhir hanya karena kita meremehkan mereka..."


"Aku yakin anak muda sepertimu memahami hal itu..." Bintang berjalan maju, "Bukan begitu, Tom Cage?"


Ya, pria bertubuh besar dengan pakaian formal itu adalah Tom Cage, Hunter terkuat di seluruh dunia yang diberikan peringkat SS dan dijuluki Burning Arm.


Di belakangnya berdiri kakek tua dengan jas ungu dengan pedang lengkung di pinggangnya dan seorang wanita yang terlihat berusia tiga puluhan tahun dengan pedang tersarung di pinggangnya.


"Dan kau bahkan membawa Ketua Oga dan Nona Esterosa hanya untuk menyambut pasukan kecil kami ini..." Vigo membungkuk sedikit.


Kakek tua itu adalah Oga Haruno, ketua organisasi Hunter EasternDragon yang berlokasi di Jepang, dan ia adalah Hunter yang memiliki rank SS serta dijuluki Inazuma no Ken.


Wanita berusia tiga puluhan tahun itu adalah Esterosa de Esquede, salah satu dari tiga Hunter rank SS penjaga Eropa dan ia menjadi Hunter rank SS di usia yang terbilang muda diantara Hunter rank SS lainnya, yaitu berusia tiga puluh tahun, ia menerima peringkat itu lima tahun lalu dan ia dijuluki Chevalier Bleu. Kini, Esterosa berusia tiga puluh lima tahun. (Chevalier Bleu: Prancis: Ksatria Biru, Source: Google Translate Offline)


"Aku hanya ingin melihat sang legenda yang telah menghabisi Monster rank SS yang telah membunuh paman Antonius bertahun-tahun lalu itu, tak lebih dari itu saja..." Esterosa mendengus, "Dan, aku telah melihatnya..." dan ia menyeringai lebar.


Semuanya tegang saat Esterosa memasang wajah seperti itu, sebelum Tom Cage mengibaskan tangannya dan berkata, "Mari, kuantar ke markas..."


Cold Blooded Hunter: Seeker of Peace - Arc 2 - Sebelum kekacauan - The End


Selanjutnya, si Langit bakalan dikit munculnya karena fokus Arc 3 itu di Raid gabungan Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika.

__ADS_1


__ADS_2