
"Itu saja yang bisa kulaporkan, Neil..." Tom berkata sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam kantong celana, "Aku amat yakin kalau anak itu sudah melampaui Yuuki di usianya yang semuda itu..."
"Aku perlu jawabannya..." Neil memangku dagunya dengan kepalan tangan kanannya, "Bagaimana kau akan menjawab tentang tewasnya puluhan Hunter tadi siang?"
Tom memejamkan matanya, "Terjadi karena kurangnya komando dalam pasukan sehingga mereka tidak memiliki arah dan bertindak seenaknya, aku siap menerima hukumannya."
Meskipun ia adalah Hunter rank SSS yang disebut-sebut memegang komando militer dan kekuatan organisasi Hunter seluruh dunia, ia tetap tidak akan berkutik jika di hadapannya adalah Neil Andero, pimpinan IHO.
Jika diumpamakan, Tom adalah jenderalnya sementara Neil adalah rajanya, jadi orang yang berhak mengatur para Hunter termasuk Hunter rank SSS adalah Neil Andero. Posisi Tom hanya membantu Neil mengurus pasukan Hunter dan militer.
"Aku tidak akan menghukummu, aku hanya meminta jawabannya saja..." Neil meletakkan kedua tangannya di atas meja, "Jadi jawabanmu adalah kurangnya komando dalam pasukan, artinya kau hanya fokus bertarung saja, begitu?"
Tom mengangguk, "Benar..."
"Kerugian akibat Raid kali ini tidak terlalu parah dibandingkan kerugian ketika Raid Islandia, bisa dipahami karena saat itu semua Hunter di C-140 Hercules ikut melawan Serpent Lord, sehingga Hunter-Hunter itu menjadi santapan empuk bagi ular itu, tapi kini, kau memfokuskan para Hunter ke sisi luar dari Zona 9 dan Zona 10, jadi kau bisa fokus melawan Emperor tanpa harus kesulitan bertarung melawan Emperor sambil melindungi Hunter peringkat rendah lainnya."
"Aku yakin kalau itu adalah alasan kenapa Serpent Lord sulit dihabisi meskipun kau sudah turun tangan, begitu?" tanya Neil, dan Tom mengangguk.
"Masalah lain adalah kau menginginkan cucunya Bintang Langit menjadi Hunter rank SS, begitu? Bisa kau jelaskan alasannya lagi?" tanya Neil, dan wajah Tom seketika menjadi serius ketika Neil membahas itu.
"Kemampuan Langit amat besar, ia telah membantu kami dalam melawan Ice Emperor, kontribusinya dalam Raid kali ini amat besar karena dia membantu kami melawan Ice Emperor."
"Dengan kemampuannya yang sekarang, rank A hanyalah candaan jika kemampuannya tak diperhatikan lebih serius."
"Apa kau yakin? Hanya dengan kenyataan bahwa dia adalah Wadah tidak akan membuatku menyetujuinya dengan mudah, aku memerlukan bukti..." Neil mengibaskan tangannya, "Jangan salah paham, aku bukannya tidak menerima permintaan promosi itu, aku netral, aku juga harus memikirkan reaksi Hunter lainnya dan masyarakat jika Hunter semuda Langit menjadi Hunter rank SS."
"Hunter rank SS di usia dua belas tahun? Ayolah, itu pasti membuat masyarakat merasa kalau Langit memanfaatkan statusnya sebagai cucu dari seorang Hunter rank SS bernama Bintang Langit..."
Reaksi masyarakat jelas membuat Neil kesulitan menerimanya, batin Tom.
__ADS_1
"Aku bisa membuat Langit melawan Yuuki, Hunter rank SS termuda dalam jajaran Hunter rank SS. Aku tidak bisa menyarankan Hunter rank SS lainnya, karena kemampuan Yuuki paling cocok untuk melawan Langit." jawab Tom, mencoba membuat Neil mempercayainya.
"Duel antar ksatria, ya? Boleh, aku mengijinkannya..." Neil tersenyum, "Selagi mereka bertarung, aku akan mencari info lain, selain Langit adalah bagian dari keluarga Satria..."
***
Pagi di Amerika setelah Raid terasa amat melelahkan, tapi aku harus tetap bangun, karena hari ini akan diumumkan tentang masalah ujian untuk selanjutnya.
Ujian ditunda sampai waktu yang tak bisa ditentukan karena Raid Kanada, tapi Raid Kanada selesai dalam waktu singkat, dan itu pastinya membuat Tom Cage selaku kepala Akademi Hunter StarSam memikirkan tentang ujian lagi.
"Langit, bangun, meskipun kau lelah kau harus hadir ke kelas hari ini..." suara lembut Andhika terdengar, dan aku langsung terbangun.
"Berhasil, hey Rei! Aku berhasil membangunkan Langit!" Andhika yang berdiri di sebelah tempat tidurku melompat-lompat kegirangan.
Oh, hanya keisengan mereka berdua toh...
***
Kelas 1-A...
"Hei, bukankah itu Langit? Anak yang membuat ujian terpaksa ditunda?"
"Meskipun dia adalah anak paling aktif di kelas, aku tetap tidak percaya kalau ia bisa melawan aturan ujian."
"Kabarnya dia datang dibawa oleh Monster api, dan ketika diperiksa dia memancarkan hawa panas..."
"Kalau begitu, mungkinkah Langit adalah sekutu Monster?"
"Kalau iya, maka dia adalah ancaman utama karena kita tahu kalau Monster memiliki sekutunya di bumi..."
__ADS_1
Banyak sekali gosip yang bertebaran di kelas, bahkan aku mendengar dari kelas lain kalau akulah penyebab ujian ditunda dan membuat Raid Kanada harus dilakukan hanya untuk mencariku.
Aku tak mempedulikannya, yang paling penting adalah ketika mereka sedang tertidur santai di kamar mereka, bermain game bersama teman mereka, aku bertarung di Kanada bersama teman-temanku dan para Hunter rank SS, jadi bisa kulihat kalau aku dan mereka itu berbeda.
"Mereka hanya bisa membicarakan hal yang tidak benar tentangmu." Lee Shin duduk di depanku, "Bagaimana tanggapanmu tentang itu?"
"Biarkan saja, lagipula aku sudah bertarung dengan berani, berbeda dengan mereka yang pastinya akan memilih kabur saat melihat Monster berukuran besar seperti raksasa hitam kemarin." jawabku, "Biarpun aku berkata begitu, aku tidak akan bisa menghilangkan pandangan buruk orang tentangku..."
"Ah iya, kau bertarung bersama para Hunter rank SS dan sang Tom Cage melawan Monster es itu." Lee Shin mengangguk, "Harus kuakui, aku tidak menyesal mempererat pertemananku denganmu, karena aku memilih ikut membantu ke Kanada, aku jadi bisa melihat kekuatanmu yang sebenarnya."
"Aku pernah diberitahu sesuatu oleh ibuku, kau tidak perlu mendengarkan apa yang buruk tentangmu yang dikatakan oleh orang-orang, dirimu adalah dirimu sendiri, kaulah yang lebih tahu tentang dirimu sendiri."
"Kau tidak perlu mendengarkan omongan buruk dari orang lain, jangan pernah, kau hanya harus percaya pada dirimu, kalau kau lebih baik dari mereka."
Lee Shin ini, kuperhatikan ia lebih dewasa dari sebelumnya, sehingga ia bisa berkata begitu...
Ia tersenyum dan berkata, "Bagaimana dengan senjata-senjata apimu?"
Ah iya, Pedang Api Hitam, Pedang Naga Iblis, dan Cakar Ayam Api tidak mengalami banyak kerusakan, kemarin setelah mendarat di New Washington, ayahku meminta semua senjata apiku dan ia mengatakan akan memperbaikinya.
"Ah, sedang diperbaiki oleh ahli senjata api, katanya ada sedikit kerusakan, tapi tidak terlalu parah, selain itu aku menghabiskan semua gas panas senjata apiku, jadi perbaikannya mungkin akan berlangsung lama..." jawabku sambil menggaruk kepalaku.
"Begitu ya..." Lee Shin mengangguk, dan kami pun duduk dalam diam.
Tak lama kemudian, ayahku datang dan Lee Shin ijin kembali ke tempat duduknya, dan setelah semua murid duduk di tempatnya, ayahku menyampaikan pengumumannya.
"Menurut hasil rapat kepala akademi dan para guru pelajaran, ujian akan dilanjutkan dengan ujian tertulis, dan setelahnya akan disusul oleh ujian praktek berupa satu lawan satu antar murid. Jadwalnya akan menyusul." ujar ayahku, dan ia melipat kedua tangannya, "Dan juga ada tambahan bagi seorang anak disini..."
"Bagi murid yang bernama Langit Satria, diminta agar datang ke ruang latihan secepatnya. Dia memiliki urusan dengan kepala akademi, jadi datang secepatnya. Itu saja, selebihnya kalian boleh pulang." Setelah itu ayahku keluar dari kelas.
__ADS_1