Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
161. Raid Kanada II


__ADS_3

Sial, Ice Emperor datang kemari, bagaimana rencana Hunter terkuat untuk menghadapinya?!


"Heheh, nampaknya aku akan melawan Emperor kali ini..." aku melirik Tom dan kulihat ia menyeringai lebar, "Akan kukeluarkan semuanya!"


Perlahan, aku bisa merasakan tekanan yang dahsyat menelan tempat kami berkumpul, dan saat aku memperhatikan Tom lagi, hawa atau yang bisa kusebut aura berwarna hitam menyelimuti seluruh tubuhnya.


Aku merasa nyaliku sedikit menciut melihatnya, dan kurasa itu terjadi karena... Aura hitam yang dipancarkan Tom! Terasa amat menyesakkan!


Semuanya memasang posisi, dengan senjata masing-masing yang sudah siap di tangan masing-masing, tanpa ada aba-aba, semua Hunter rank SS maju menyerang.


...


...


...


...


...


Sial, aku benar-benar tak bisa melihat bagian dimana aku bisa membantu mereka! Mereka bertarung dengan mudah!


William mengayunkan kapak besarnya dengan ringan dan memotong tubuh Monster dengan mudah, Tom mengamuk dengan mencekik leher satu Monster kemudian menghantamnya ke salju kemudian menggunakan tubuh Monster itu untuk memukul Monster yang lain, dan Yuuki menebas leher semua Monster hingga lepas dari tubuhnya.


Frans mengayunkan tombaknya kemudian menusuk dada Monster, Leonard menebas tubuh Monster dengan pedangnya, kemudian mendorongnya menjauh, Jenny melepaskan tembakan ke Monster yang didorong oleh Leonard, ibuku mengamuk dengan pedangnya yang kulihat sudah diselimuti oleh cairan berwarna hitam, Alex bersama ayahku bekerjasama melawan seekor Lord bernama Black Cat Lord, dan Mir bersama Yen dan John melawan seekor Lord bernama Snow Wolf Lord.


Apa yang kulihat saat ini, adalah pertarungan yang levelnya berbeda dari yang kulakukan biasanya.


Aksiku membantai Monster kemarin siang hanya terasa hal biasa jika dibandingkan dengan pertarungan yang dilakukan Hunter rank SS dan Hunter rank SSS.


Aku melihat Ice Emperor belum bergerak, dan semua Lord yang ikut dengannya mulai bergerak.


"Hei kalian..." aku melirik Carroline yang berdiri di sampingku, "Apa kau bisa mengurus semut-semut kecil itu?" aku menunjuk Monster yang lolos dari amukan para Hunter rank SS di depan, "Bisa?"


"Kau tenang saja, ada aku disini." Jenny berkata sebelum suara tembakan terdengar lagi, "Aku setidaknya bisa membantu para otak otot di depan itu sambil membantumu, jadi kau tenang saja jika ingin menghadapi Lord."


Tembakan terdengar lagi, dan aku berbalik menatap Jenny yang berdiri tegak dengan senapannya, "Baiklah kalau begitu..."

__ADS_1


Aku berbalik lagi dan menarik kedua pedangku, "Aku menyerahkan semut-semut kecil itu padamu..."


Pemanas kedua pedangku menyala, dan satu suara terdengar lagi, "Kau benar-benar semakin mirip dengan Bintang..."


Yah, Bintang yang dimaksudnya pasti kakekku...


Aku melesat maju, dan suara tembakan kembali terdengar, dan satu Monster lemah berlevel 50 yang berniat menghalangiku seketika tewas dengan kepala yang berlubang bekas tembakan.


Satu beruang berbulu putih melompat dan mendarat di depanku, dan aku mengangkat kedua pedangku dan menebaskannya ke kanan, menebas perutnya.


Beruang itu melompat mundur, aku melihat level dan nama Monster itu di atas kepalanya.


[Raged Bear Lord (Lv. 130)]


"Aku akan membunuh Wadah dan memakannya, agar aku bisa berevolusi!" beruang itu mengangkat tangannya dan mencakar ke depan, aku melompat ke samping dan melesat maju kemudian menebas kaki beruang itu.


Ukuran beruang itu sekitar dua meter, setara dengan tinggi Tom, dan aku bisa membayangkan seandainya Tom dan beruang ini berkelahi, mirip seperti dua beruang yang sedang berkelahi merebutkan makanan... Yah, penampilan Tom kalau kuperhatikan lagi memang mirip seperti beruang, mungkin seperti gorila...


Guide book pernah menjelaskan bahwa penampilan Wadah bisa juga mencerminkan penampilan dari Lord ataupun Emperor yang memberinya kekuatan.


Sebagai contoh, Tom yang bertubuh tinggi besar kekar berotot mirip seperti penampilan dari Gorila Lord, kakekku yang selalu memiliki tatapan tajam dan waspada yang mirip seperti Fire Bird Lord yang selalu menatap sekitarnya dengan tajam, dan aku yang memiliki tubuh tinggi kurus tapi berotot yang mirip seperti Flame Emperor yang memiliki tubuh kurus tinggi berotot, tapi sayangnya tertutupi oleh kobaran api yang menyelimuti tubuhnya.


Yah, kau amat diperlukan saat ini!


Aku menyeringai, dan berkata, "Urus para pengganggu, biarkan aku yang mengurus beruang ini..."


"Oke..."


Aku melesat maju, aku tak perlu khawatir dengan serangan dari belakang, ada Andhika yang mengurusnya, bersama yang lainnya.


Aku mengayunkan kedua pedangku dengan cepat dan menorehkan amat banyak luka di tubuh beruang itu, dan darah berwarna hitam mulai menghiasi putihnya salju di bawahnya.


GRROAAR!


Aku melompat dan menusukkan pedangku ke dada beruang itu, dan akibat besarnya poin STR yang kumiliki serta Status dari kedua pedangku yang amat gila membuatku bisa menembus dada beruang itu dengan mudah, yah, meskipun tadi ketika menebas entah kenapa efeknya tak terlalu terlihat.


Kedua pedangku menusuk jauh ke dalam dada beruang itu, dan langsung membunuhnya dalam satu kali tusukan.

__ADS_1


[Level up!]


[Level up!]


Aku melompat turun ketika tubuh beruang itu jatuh, kemudian badai salju terasa semakin kencang, dan aku mulai merasakan hawa membunuh yang amat kuat.


[Perhatian! Hawa membunuh dirasakan!]


[Perhatian! Hawa membunuh dirasakan!]


[Perhatian! Hawa membunuh dirasakan!]


Hawa membunuh yang pekat begini, tidak salah lagi, Ice Emperor pasti mulai bergerak!


Aku yakin itu! Ice Emperor mulai bergerak ditandai dengan badai salju yang semakin kencang serta hawa membunuh yang lebih dahsyat dari Lord yang tadi kulawan! Dimana dia?!


Pandanganku menyusuri sekitar, tapi situasi masih kacau, teman-temanku sedang mengamuk membunuh para Monster, sementara kedua orang tuaku dan Hunter rank SS lainnya tak terlihat dalam jangkauan pandanganku.


Sial, sekarang bukan waktunya panik!


Hawa sekitar semakin dingin, sebelum jendela informasi muncul lagi di depanku...


[Serangan akan datang!]


[Serangan akan datang!]


Tetap tenang...


Aku melompat ke kanan dan tusukan dilancarkan ke tempatku tadi berdiri, dan sosok yang menusuk memunculkan dirinya di balik salju-salju yang beterbangan.


"Kuakui, sistem benar-benar menyulitkanku membunuhmu." sosok itu adalah Ice Emperor, dan ia memutar-mutar tombaknya, "Apa yang harus kulakukan untuk membunuhmu?"


"Jangan berpaling dariku!"


Suara keras seseorang terdengar dan Tom muncul dengan kedua tangannya yang sudah terkepal dan ia melancarkan pukulan ke Ice Emperor, tapi Ice Emperor menghindarinya dan menusukkan tombaknya ke arah Tom.


Tom terlihat terkejut, dan saat ujung tombak Ice Emperor akan mengenainya, ia langsung memegang ujung tombak Ice Emperor kemudian meremasnya hingga hancur.

__ADS_1


Disaat yang bersamaan, mungkin, ibuku muncul bersama Yuuki dan keduanya menebaskan pedang mereka ke perut Ice Emperor, tapi Emperor itu bisa menghindarinya dan melompat mundur.


Cepat adalah satu kata yang cocok untuk menggambarkan mereka, aku tidak yakin bisa mengimbangi gerakan mereka, dan ketika melihat gerakan Yuuki tadi, aku tahu kalau sebulan lalu, ia tidaklah serius saat melawanku satu lawan satu.


__ADS_2