Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
171. Tidak disambut baik


__ADS_3

Aku duduk di kursi sambil menunduk, tudung jasku menutupi kepalaku dan menyembunyikan kepalaku dari pandangan orang-orang.


Aku bisa mendengar orang-orang yang menghinaku, mengatakan berbagai kata-kata kasar padaku, dan sebagainya, hingga menyuruhku melepas rank SS yang berhasil kumiliki.


Aku mengeluarkan ponselku dan membukanya, kemudian membaca berita yang baru saja rilis.


"Hunter rank SS termuda di dunia, Langit Satria ternyata masih berusia tiga belas tahun!"


"RedWhite bangga dengan prestasi Langit Satria yang memecahkan rekor yang telah dibuat Yuuki Ken!"


"IHO : Kami memiliki alasan kenapa mempromosikan Hunter semuda itu menjadi Hunter rank SS!"


"Hunter rank SS termuda menuai kontroversi, begini tanggapan Yuuki Ken!"


"Beberapa Hunter yang memiliki kemampuan lebih baik dari Langit Satria, yang lebih besar peluangnya menjadi Hunter rank SS!"


"Frans Andreas : Langit menjadi Hunter yang kuat karena usahanya, bukan karena kakeknya!"


"RedWhite : Langit Satria, Hunter rank SS termuda, adalah keturunan dari Vian Satria, salah satu dari tiga pendiri RedWhite!"


Banyak berita rilis setelah pernyataan IHO yang mengumumkan promosiku, dan hampir semuanya memang netral, tidak memihak pihak masyarakat, tapi komentarnya itu loh! Mereka menghujatku! Bahkan ada yang menyumpahiku agar cepat-cepat mati! Apa-apaan maksudnya itu?!


Hunter seharusnya disemangati, bukan disumpahi! Kemana perginya kemanusiaan orang-orang sekarang?!


Aku menyandarkan punggungku ke sandaran kursi, matahari terasa terik, dan aku haus...


Aku masih terpikirkan oleh nama Angkasa Satria yang muncul di berita, siapa itu? Apalagi namanya ada Satria juga, sama seperti namaku dan nama kakakku, apakah mungkin dia adalah leluhurku?


Namaku adalah Langit Satria, sementara kakakku adalah Bintang Satria, nama kami diberikan Satria dengan harapan kami bisa menjadi seorang ksatria, sama seperti kakekku.


Aku tidak berpikir banyak tentang namaku, tapi setelah aku melihat nama Angkasa Satria muncul, aku mulai merasa nama Satria bukan nama biasa.

__ADS_1


Aku berdiri kemudian berjalan, jalanan New Washington amat ramai dan selama beberapa menit setelah aku berjalan pergi dari kantor markas StarSam, aku tak kunjung juga sampai di markas IHO.


Kenapa aku ingin pergi ke IHO? Aku ingin mengetahui lebih banyak tentang Hunter-Hunter yang ada di atasku.


Kakekku mendapatkan Pedang Api Hitam dari ayahnya atau kakek buyutku, dan siapa kakek buyutku? Aku ingin tahu siapa dia.


Sekaligus juga, aku ingin tahu lebih banyak tentang Tang Liao, mulai dari prestasinya, dan kapan ia mulai menunjukkan taringnya pada dunia. Serta bagaimana IHO dan organisasi Hunter terkuat bisa mengetahui keberadaan Wadah dan para Monster yang bekerjasama dengan manusia, aku ingin mengetahuinya.


Kakekku tidak menceritakannya padaku, selagi aku ada di Amerika dan sudah memiliki rank SS yang bisa mengakses informasi yang mustahil didapatkan oleh wartawan, aku akan mengorek semua yang ingin kuketahui!


***


"Jadi, anda dulunya tidak diterima oleh masyarakat, hanya karena usia anda amat muda?" tanya perempuan di depanku, dan aku mengangguk.


"Ya, aku tidak diterima sebagai Hunter rank SS, meskipun aku sudah menjelaskan kalau aku mencapainya dengan kemampuanku sendiri, masyarakat masih percaya kalau aku menjadi Hunter rank SS dengan pengaruh kakekku." jawabku.


Saat-saat dimana kemampuanku diragukan oleh masyarakat amat membekas dalam diriku, hal yang membuatku kesal setelah susah payah memperjuangkan kebebasan manusia, dan itu adalah balasan mereka? Hujatan? Sial memang...


"Kejadian apa yang membuat masyarakat mau menerima anda sebagai Hunter rank SS?" tanya perempuan itu, dan aku menatap langit-langit ruangan.


***


IHO cukup menyambut kedatanganku, beberapa pegawainya menyapaku dan menanyai alasan kenapa aku mendatangi markas IHO.


"Aku ingin mendapatkan informasi..." aku menaikkan telunjukku, "Seperti identitas dari Angkasa Satria..."


Satu pegawai yang menanyaiku terdiam, ia kulihat sedikit bergetar dan ia berkata, "Biar saya antar menuju ruang kerja Mr. Neil..."


Ia menuntunku menuju ruangan orang yang bernama Neil, dan katanya Tom, Neil adalah ketua dari IHO, orang yang mengawasi pergerakan setiap Hunter di dunia, memutuskan apakah Raid bisa dilakukan, dan menjadi orang yang berhak memutuskan seorang Hunter menjadi Hunter rank SS, yang bahkan tidak bisa dilakukan Tom tanpa seijin Neil.


Kalau kupikir-pikir lagi, kurasa posisi Neil ada di atasnya Tom jika seperti itu. Bahkan dengan rank SSS sekalipun tidak menjamin seseorang ada di atas semua orang...

__ADS_1


Aku diantarkan sampai di depan ruangan yang pintunya tertempel nama seseorang, yaitu Neil Andero.


"Saya antar sampai sini saja..." pegawai itu membungkuk, "Saya undur diri dulu..."


Aku mengangguk kemudian aku mendengar suara ketukan sepatu ke lantai menjauh, setelah itu aku mengetuk pintu, dan aku mendengar suara, "Masuk."


Aku membuka pintu, dan seseorang duduk di belakang meja kerjanya, dan kedua tangannya memangku dagunya.


"Yo, Hunter rank SS termuda Langit Satria, bagaimana kabarmu?" orang itu berdiri, dan aku bisa merasakan kalau dia bukanlah manusia lemah yang hanya bisa memerintah, tapi ia lebih terlatih dari manusia biasa, seperti tentara atau mungkin Hunter peringkat tinggi, "Apa ada yang bisa saya bantu?"


Aku tersenyum pahit, dihormati seperti ini membuatku tidak nyaman, aneh saja...


"Tidak usah menghormatiku, aku tidak pantas menerimanya..." aku membungkuk, dan saat aku menatap ke depan, wajah orang itu terkejut... Eh?


"He-hei, kenapa kau membungkuk?! Kau memiliki peringkat lebih tinggi dariku!" orang itu maju dan ia berdiri di depanku, "Berdiri tegak..."


Aku mengangkat tubuhku, dan orang itu berkata, "Apa kau masih memikirkan kata orang-orang tentangmu?"


Yah, itu benar, aku terus dihujat, dan aku merasa kesal...


"Ya, aku masih kesal oleh kata orang-orang, bahkan ada yang menyumpahiku agar cepat-cepat mati." aku mengepalkan tanganku, dan tanpa sadar, skill pasif Raja Api aktif dengan sendirinya.


[Skill pasif Raja Api aktif! Semua kawan akan menurut padamu dan semua lawan akan gentar menatapmu!]


Orang itu mengangkat kedua tangannya dan tangannya gemetar, membuatku sadar sudah melakukan sesuatu yang salah dan aku memejamkan mataku, "Maaf, aku sudah berlebihan..."


"Tidak apa..." orang itu tersenyum tipis, terlihat ia mencoba melupakan yang telah terjadi, "Namaku adalah Neil Andero, aku adalah orang yang membuatmu bisa memegang rank SS saat ini."


Yah, aku tahu karena di pintu ada namamu pak...


"Salam kenal..." aku mengulurkan tanganku, "Semoga kita bisa bekerjasama nantinya."

__ADS_1


"Ya." ia mengulurkan tangannya dan menjabat tanganku, kemudian bertanya, "Ada perlu apa mencariku?"


"Aku ingin mengetahui tentang siapa saja orang-orang di atasku yang memiliki kekuatan lebih besar dariku." aku melepas jabat tanganku kemudian menjelaskan, "Maksudku adalah keluargaku."


__ADS_2