Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace

Cold Blooded Hunter: Seeker Of Peace
232. Dua manusia terkuat


__ADS_3

Di atas gedung tinggi, New Washington...


"Inikah rasanya melihat pertempuran antar manusia melawan Monster?" seseorang berjubah hitam berdiri di atas gedung.


Angin kencang muncul dan mengibaskan jubahnya, dan samar-samar terlihat mata-mata di bayangannya.


"Meski sudah beberapa menit berada disini, melihat sesuatu seperti ini entah kenapa terasa menyenangkan..." ujarnya dan matanya yang berwarna merah menyala lebih terang.


"Dan Wadah, mereka terus berusaha keras mengalahkan musuh-musuh mereka, begitu juga dengan manusia lainnya."


Ia mengangkat tangannya, dan ia menurunkannya lagi. Senyuman lebar tercipta di wajahnya.


"Dan Wadah, mereka memiliki kemampuan yang hebat, tapi sayangnya hanya yang muda saja yang mampu berdiri di puncak selamanya."


"Hawa kekuatan mistis pemuda itu, bukan hanya sekedar Energi Gaib biasa saja, melainkan sesuatu yang lebih murni lagi, semacam Energi Alam..."


***


Mengalahkan Genios memang sulit, lebih sulit dibandingkan mengalahkan musuh-musuhku yang lainnya, apalagi memaksanya buka mulut tentang siapa atasannya yang sebenarnya...


"Oke, sekarang aku meminta penjelasannya lagi..." aku menghunuskan pedangku ke leher Genios, "Siapa yang mengirimmu kemari?"


"Sudah kubilang, aku adalah Lord bawahan Tuan Tyrant Emperor." Genios menggelengkan kepalanya dan ia tersenyum lebar, "Meski kau memaksaku terus, aku tidak akan buka mulut tentang rencana tersembunyi Tuan Tyrant Emperor."


Biarpun ia berkata begitu, tetapi hawa kekuatannya terasa hampir menyetarai kekuatan Tyrant Emperor saat menyerang RedWhite, mustahil dia adalah bawahan makhluk sialan itu.


Satu lagi, ia tak memiliki bayangan sama sekali, membuatku yakin kalau Genios bukanlah Monster biasa, melainkan Monster tidak biasa, semacam summon...


Menurut Flame Emperor, hanya ada dua Emperor saja yang mampu menciptakan summon, pertama adalah Flame Emperor dan kedua adalah Death Emperor.


Summon buatan Death tidak main-main, bukan sekedar Energi Gaib yang dipadatkan, tetapi roh Monster yang tewas, atau tubuh Monster yang sudah mati.


Dikatakan bahwa hanya dengan bawahannya saja tanpa ikut campurnya, Death Emperor mampu menghancurkan Destruction Army tanpa bergerak dari posisinya duduk.


Flame Emperor juga berkata kalau Death Emperor adalah satu-satunya Monster yang bisa mengalahkan pimpinan tertinggi Divine Legion seorang diri, dan bertahan melawan empat Emperor yang mengeroyoknya, bahkan menghabisi dua diantaranya.


"Apa kau sudah menyadarinya?" kudengar Genios bertanya, dan saat kutatap, Genios melanjutkan, "Semua demi Yang Terhormat..."

__ADS_1


Aku menaikkan alisku, "Hah? Yang Terhormat?"


"Semua ini adalah rencana dari Yang Terhormat Tuan Death Emperor." Genios menepis pedangku dengan mudah kemudian berdiri tegak, semua luka yang ia terima saat pertarungan tadi langsung menghilang seolah aku tak pernah melukainya tadi.


"Rencana agar beliau bisa melihat pertarungan lebih panjang lagi..." Genios merentangkan kedua tangannya, "Semakin cepat kau bergerak ke Dragon Emperor dan Tom, maka pertempuran New Washington akan semakin menyenangkan."


Aku mengerutkan keningku, pertempuran ini... Disebut menyenangkan olehnya? Apakah ia menikmati pertumpahan darah diantara dua pihak?


Tanganku terkepal, dan Genios hanya tersenyum tipis, "Lagipula tujuanmu sudah dekat, dengan Gate pun kau seharusnya bisa pergi kesana..."


Bicaranya gampang, tapi akunya tidak punya skill menciptakan Gate!


Ia mengangkat tangannya dan Gate hitam tercipta di belakangnya, "Aku tahu kau masih belum mampu menciptakan Gate..."


Aku menggaruk kepalaku, mencoba terlihat bodoh dengan alami, sambil hehehe...


"Secepatnya, aku tahu kau menghawatirkan kawan-kawanmu..." ujar Genios sambil tersenyum lebar.


Aku mengangguk kemudian melompat ke dalam Gate, berpindah ke tempat lain...


***


Dua pukulan kembali melayang dan Dragon Emperor menahannya dengan kedua tangannya sebelum terlempar karena tak mampu menahan kekuatan yang terkandung dalam pukulan itu.


Tom berteriak kencang kemudian melesat maju, mengejar Dragon Emperor sambil mengumpulkan Energi Gaibnya di tangan kanannya.


"Kau takkan bisa kabur!" seru Tom dan ia mengangkat tangan kanannya ke depan, "Energy Blast!"


Dari telapak tangannya, keluar pancaran energi dahsyat yang bergerak cepat menuju Dragon Emperor dan naga itu mengumpulkan Energi Gaibnya di mulutnya kemudian menyemburkannya ke arah pancaran energi yang dilepaskan Tom.


Skill Dragon Emperor dan Tom bertemu lalu berbenturan, menciptakan ledakan besar yang menghancurkan segalanya yang ada di sekitarnya, termasuk melempar Tom dan Dragon Emperor jauh-jauh dari posisi masing-masing.


Tom terlempar ke satu gedung tinggi dan berguling di dalamnya, hingga menabrak satu meja.


Ia mengatur napasnya kemudian berdiri perlahan, Energi Gaibnya mulai terkuras, ia tak tahu lagi berapa sisa Energi Gaib yang masih ada di dalam tubuhnya.


"Dragon Emperor terlalu kuat, aku kesulitan melawannya..." gumamnya.

__ADS_1


Meskipun Tom terus beraksi seolah ia lebih kuat dari Dragon Emperor, pada nyatanya ia merasakan kalau jurang perbedaan antara dirinya dan Dragon Emperor amat jauh.


Apa yang membuatnya masih bisa bertahan hanyalah kenyataan bahwa ia masih belum mampu menyerahkan keamanan bumi pada Hunter lainnya.


Ia hanya percaya pada Langit yang memiliki kekuatan hampir setara dengannya, dan ia sudah punya rencana untuk menjadikan Langit sebagai Hunter rank SSS ketiga di dunia.


"Kuharap aku bisa bertahan sampai bala bantuan datang..." gumamnya kemudian berlari ke pinggir jendela.


Ia melihat lubang besar bekas ledakan tadi, dan Dragon Emperor yang berjalan perlahan dengan luka-luka yang memenuhi sekujur tubuhnya.


Tom melompat ke bawah dan mendarat di atas aspal kemudian berjalan mendekati Dragon Emperor.


"Nampaknya kondisi kita sama-sama buruk..." ujar Dragon Emperor dan ia mengangkat kedua tangannya, "Tapi ini hanya sementara..."


Setelah ia berkata begitu, luka-luka di tubuhnya secara perlahan pulih kembali, dan auranya kembali bertambah kuat.


"Semakin lama kita bertarung, aku semakin menyadari satu hal..." Dragon Emperor berkata sambil berjalan mendekati Tom, "Tentang kekuatan tekad itu, itu bukanlah elemen apapun, kan?"


Tom menyiapkan posisinya, mengabaikan luka-luka di tubuhnya dan menjawab, "Lebih sedikit kau mengetahuinya, maka itu lebih baik..."


Ia melesat maju dan Dragon Emperor menyiapkan posisinya, sebelum angin kencang muncul.


Dragon Emperor menahan pukulan Tom kemudian mencakar Tom, tetapi Tom mampu menahannya dan ia melancarkan serangan memakai telapak tangannya ke perut Dragon Emperor kemudian melepaskan pancaran energi dahsyat yang menembus perut Dragon Emperor.


Energy Attack sama sekali tak bisa ditahan oleh Monster manapun, dan satu-satunya cara melawannya hanyalah dengan cara memiliki resistansi yang tinggi. Selain itu, tidak bisa. Bahkan tubuh besar berotot pun tidak akan mampu menahan Energy Attack.


Dragon Emperor melompat mundur, dan Tom menyiapkan posisinya, tetapi saat ia sedang mengatur napasnya, Dragon Emperor bergerak cepat ke arahnya dan meraih lehernya kemudian melemparnya jauh-jauh.


Tom terkejut karena gerakan Dragon Emperor yang tak terduga, dan ia jatuh berguling di atas aspal.


Ia mengendalikan dirinya, sebelum ia merasakan tubuhnya ditahan oleh seseorang.


"Mr. Tom, Cold Blooded Hunter sudah datang."


***


Apakah Langit dan Tom akan bekerjasama melawan Dragon Emperor?

__ADS_1


__ADS_2