Posesif Husband

Posesif Husband
Kebingungan Cinta


__ADS_3

"Sayang... ".Anton mengusap punggung tangan istrinya pelan. Sambil fokus pada setir mobilnya. Sedangkan Niko berada di jok penumpang bersama babysitter nya.


Hari ini Anton dan Cinta akan kembali lagi ke Bogor. Setelah mereka menghadiri pernikahan Lana semalam. Dan tadi pun Anton dan Cinta sudah mampir kerumah utama terlebih dahulu.


Anton nampak menghela nafasnya pelan. Ia tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Cinta saat ini . " Sayang.... Tidak usah di pikirkan lagi!!!. Dan aku harap kamu tidak menelpon Tia!!!. Biarkan Tia memgurus hidupnya sendiri!!!. Dia sudah cukup dewasa untuk menyelesaikan semua permasalahan nya. Karena semua itu juga akibat dari perbuatannya juga".Ucap Anton tegas.


"Tapi by Tia itu...


"Aku tahu sayang, dia sahabat kamu. Persahabatan kalian bahkan sejak kecil bukan??? ".Cinta pun mengangguk kan kepala nya membenarkan perkataan suaminya. " Tapi ini semua demi kebaikan semuanya sayang, Aku hanya takut jika tia akan meminta bantuanmu untuk kembali pada Lana. Dan kamu tahu sayang, jika hal itu terjadi, Raya yang akan menderita".Anton mewanti wanti istrinya.


Cinta tak bergeming ia juga bingung harus bagaimana sekarang ini. Di satu sisi Tia adalah sahabat nya sejak kecil. Tia juga dulu selalu ada buat dirinya. Tapi di sisi lain Cinta merasa kasian dan tak tega jika sampai harus mengorbankan Raya . Wanita yang sudah di nikahi oleh Lana.


Awalnya cinta sangat terkejut saat melihat video yang ditunjukkan oleh suaminya tadi pagi di hotel. Video yang memperlihatkan kelakuan Tia di Australia. Video itu juga yang membuat Lana bisa menjauhi Tia dan memutuskan pertunangan mereka begitu saja.


Bahkan kini Anton dan Cinta sudah tahu jika Tia sedang mengandung bayi dari hasil hubungan nya dengan pria lain. Usia kandungan Tia saat ini sudah masuk sembilan minggu. Cinta tak habis pikir jika sahabatnya bisa separah itu. Jika dulu cinta juga salah jalan untuk mendapatkan suaminya. Tapi disini Tia justru lebih menyimpang lagi

__ADS_1


"Apa yang harus aku lakukan by???? ".Lirih Cinta bingung sendiri.


Anton terus mengelus punggung tangan istrinya dengan usapan pelan. Agar istrinya bisa lebih tentang. " Nanti saja kita bahas lagi masalah ini sayang!!!! ".Saran Anton sambil fokus pada setir mobilnya. Membuat Cinta mengangguk kan kepalanya paham.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Eh, bu Cinta udah pulang bu??? ".Sapa bu Erna yang baru saja akan keluar dan bertepatan dengan kedatangan cinta dan Anton.


Saat ini mereka sudah sampai di Aspol kembali setelah melakukan perjalanan lebih kurang satu jam lebih.


Karena gaya bu erna itu sok sokan. Padahal tidak ada apa apanya dibandingkan mereka. Tong kosong nyaring bunyinya. Jika masalah pamer harta saja cinta tidak akan panas. Tapi bu erna itu juga sering merendahkan orang lain. Maka dari itu Cinta tidak suka dengan cara bu Erna.


"Biasalah bu, Mau belanja bulanan. Soalnya kan besok saya juga mau keluar kota. Jadi sekalian aja beli perlengkapan pertemuan".Jawab Bu erna Sombong.


" Em... Keluar kota nya kemana bu??? ".Tanya Cinta kembali. Tapi fokus bu erna kini malah teralihkan pada wanita paruh baya yang menggendong Niko. Cinta jadi mengikuti arah pandangan bu Erna dengan dahi yang mengkerut.

__ADS_1


Tapi setelah melihat wajah pengasuh Niko bu erna langsung sedikit pucat".Bu Cinta saya permisi dulu ya, takut kesiangan soalnya mau jemput anak sekolah juga nih".Pamit Bu erna buru buru.


Cinta hanya mengangguk kan kepalanya saja sambil berpikir penasaran. Kenapa gelagat bu Erna terlihat mencurigakan seperti itu. Saat melihat wajah pengasuh Niko.


"Sayang... Ayo masuk!!!. Kasian bik Emi sejak tadi memangku Niko didalam mobil. Biarkan bik emi istirahat terlebih dahulu!!! ".Seru Anton yang sudah membuka pintu rumah Aspol nya.


" Iya by... "Jawab Cinta setengah berteriak. " Mari bik, Sini Niko sama Mommy saja!!! ".Cinta mengambil alih Niko dari gendongan Pengasuhnya. Dan menyuruh Niko untuk berjalan sendiri kedalam rumah. Di ikuti oleh Bik Emi sang pengasuh nya.


" Bik, apa bibik kenal dengan bu Erna tadi???? "Tanya Cinta pada bik emi sang pengasuh putranya.


" Bu Erna siapa Nyonya??? ".Tanya balik bik Emi bingung karena tadi ia juga belum sempat melihat wajah wanita yang berbincang di depan halaman depan rumah majikan nya itu.


Tapi ketika mendengar nama Erna, tiba tiba bik emi ingat pada seseorang yang dulu sempat satu asrama di penyuluhan art di kotanya.


" Oh, yasudah bik, tidak usah dibahas lagi".Ucap Cinta sambil tersenyum. Membuat Bik Emi hanya mengangguk kan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2