Posesif Husband

Posesif Husband
Bertemu masa Lalu


__ADS_3

Lima hari sudah cinta ditinggal dinas keluar kota oleh Anton.Dan hal itu membuat cinta sering susah tidur bahkan ia sulit untuk tidur nyenyak.Padahal selama lima hari itu juga Anton tak pernah absen untuk sekedar menyapanya lewat panggilan video.Hanya untuk melihat dan memastikan keadaan sang istri dan sedikit mengobati rasa rindunya.


Tapi walaupun demikian cinta masih saja kurang.Bagi cinta ada disamping suaminya jauh lebih tenang daripada disapa lewat panggilan video dan telpon.


Hari ini sejak pagi Cinta berada di kampus untuk bimbingan skripsi.Tentu saja ia saat ini sedikit terhibur dengan adanya Tia sahabat nya.Tia selalu menemani cinta sejak pagi hingga sampai siang ini.


"Cin,baby nya gerak nih".Seru Tia sangat senang saat ia memegang perut buncit cinta bahkan Tia selalu melakukan hal itu saat sedang bersama cinta.Gadis itu sekarang mempunyai hobby baru sejak usia kandungan cinta menginjak 4 bulan.


"Itu tandanya dia juga ikut merespon elu Ounty Tia".Seru Cibta sambil tersenyum.


"Uuh,jadi gemes dan gue juga nggak sabar pengen cepet lihat mukanya nih".Tia sangat antusias sekali menunggu cinta lahiran.


"Tidak akan lama lagi Ounty".Sahut Cinta


"Oh ya,elu udah kelar kan bimbingan sama Bu Ani???".Tia langsung membenahi posisi duduknya saat melihat anggukan kepala dari Cinta."Ke mall yuk,gue pengen beli sesuatu buat baby elo nih cin".Sambung Tia memohon.


"Hahaa,kenapa elu yang semangat begini sih???.Kan yang hamil gue".Cinta terus terkekeh akan sikap Tia.


"Iya,gue kan Ounty yang baik hati cinta.Ayolah please!!!".Mohon Tia lagi karena sejak Cinta menikah mereka jarang sekali jalan bersama,bahkan bertemu hanya dikampus saja.


"Iya iya...Gue juga baru beli beberapa baju buat baby.Soalnya Anton sibuk terus jadi belum ada kesempatan lagi buat belanja keperluan baby nanti".


"Yaudah,ayo sama gue aja!!!".Tia semakin antusias."Kan sama aja yang penting beli baju bayi bukan beli untuk Daddy nya".Seloroh Tia sambil terkekeh.


"Untuk Daddy nya juga nggak papa kali,Kan biar adil".


."Serah lu dah cin.Yang penting hari ini kita shoping dan senang senang".Tia langsung beranjak dari tempat duduknya.Sambil meraih tangan cinta.

__ADS_1


Cinta hanya menggelengkan kepalanya.Dan juga langsung berdiri karena saat ini mereka sedang duduk di bangku taman kampus.Tia dengan sangat hati hati menggandeng tangan cinta menuju parkiran.


"Naik mobil gue aja ya yak.Soalnya gue nggak di izinkan bawa mobil sendiri".tutur cinta membuat Tia langsung mengangguk kan kepalanya saat ia melihat sopir pribadi cinta sudah membukan pintu mobil untuk majikannya.


"Iya ayo,tapi nanti anterin gue balik ya".


"aman".Sahut cinta sambil tersenyum.


"Pak,kita ke Mall xx ya!!!".


"Baik Nyonya".


🌿🌿🌿🌿🌿


Tia tak pernah melepaskan genggaman tangannya dari tangan cinta.Seakan takut jika sahabat nya yang sedang hamil besar itu terjatuh ataupun sampai kenapa Napa.Aksi Tia membuat Cinta terkekeh geli.Karena selain memiliki suami yang proses ternyata ia juga punya sahabat yang posesif sama seperti suaminya.


Sambil menikmati makan siangnya mereka berdua nampak saling mengobrol sambil sekali-sekali bercanda.Dan saat Tia dan Cinta sedang asyik mengobrol sambil menyantap makan siangnya.Tiba tiba ada seorang laki laki datang menghampiri keduanya.


"Cinta..."Sapa laki laki itu dengan senyum diwajahnya.Namun,detik itu juga wajah cinta berubah datar.Dan sangat penuh kebencian.Bahkan Tia saja kini ikut memasang wajah yang sama dengan Cinta.


"Apa kabar cinta???.Lama kita tidak bertemu".Sambung pria itu lagi sambil terus menatap wajah Cinta dengan sangat intens.


"Kita lagi nggak mau diganggu.Mending loe pergi aja deh.Lagian sekarang cinta bukan kayak dulu lagi".Seru Tia ketus.


"Tia,ayolah...Gue hanya ingin menyapa cinta sebentar saja".Sahut Pria itu.Bahkan saat ini Pria itu sudah duduk tepat dihadapan cinta.Membuat Cinta mendelik tajam.


Cinta meletakkan sendok dan garpunya di atas piring kembali,tiba tiba selera makan nya hilang begitu melihat pria yang dulu pernah ia puja dan pernah ia cintai namun berkhianat bahkan hubungan mereka baru saja dimulai.

__ADS_1


"Siapa yang ngizinin lo duduk disitu???.Masih banyak kursi dan meja yang kosong di restoran ini".Ucap Cinta dingin.


"Gue mau duduk satu meja yang sama dengan Lo doang cinta.Apa Lo masih membenci gue sekarang???".Ucap Pria itu dengan tak mengalihkan tatapannya dari cinta


Posisi cinta yang duduk tertutup meja dan dres yang ia kenakan memang longgar jadi tidak membuat perut buncitnya terlihat.Cinta menatap jijik kearah pria yang ada dihapannya saat ini.Kehadiran pria itu membuat cinta kembali mengingat masa lalunya yang tak seberapa dengan nya.


"Tia,Aku sudah kenyang.Sebaiknya kita pulang saja".Ucap Cinta sambil akan beranjak dari tempat duduknya.


Tapi gerakan cinta tertahan saat tangannya dicekal oleh pria itu.Membuat Tia pun ikut geram dibuatnya.Cinta berusaha melepaskan tangannya tapi pria itu semakin erat memegang pergelangan tangan cinta.


"Gue minta maaf tentang apa yang terjadi sama kita dimasa lalu!!!.Izinkan aku menebus kesalahanku itu dan memulainya lagi sekarang!!!".


"Lo gila ya Gen".Sentak Tia yang sudah tak tahan lagi.Akan aksi nekad Regen mantan kekasih yang tak di anggap sama sekali oleh cinta.


Bahkan sampai detik ini cinta juga terus menyesal kenapa dulu ia sempat jatuh cinta dengan pria brengsek seperti Regen.


"Gue serius cinta.Gue sengaja pulang ke Jakarta hanya untuk nemuin Lo.Dan mungkin memang takdir kita gue bisa ketemu Lo disini".Ucap Regen tanpa rasa malunya.


"Lo pikir gue Sudi balikan sama Lo.Bahkan gue dulu aja nyesel pernah tertarik sama elo".Ketus cinta sambil tersenyum sinis.


Regen sekuat tenaga menahan dirinya agar tidak emosi.Bahkan Regen mengepalkan tangannya dibawah meja menahan amarahnya karena kata kata cinta.


Cinta menarik tangannya dengan kasar dari cengkraman Regen.Tapi lagi lagi pria itu menahannya."Gue mohon maafin gue!!!.Gue rela lakuin apapun agar Lo bisa kembali lagi sama gue kayak dulu".Regen semakin melemahkan suaranya dan memasang wajah sendunya.


Bukannya kasian Cinta malah tersenyum sinis.Dan merasa sangat muak serta jijik akan sikap Regen saat ini.Begitupun dengan Tia.


"Lepasin tangan gue!!!.Atau Lo bakalan nyesel".Ucap Cinta tegas dengan sorot mata tajam nya.

__ADS_1


__ADS_2