
Kepulangan Nikki membuat Cinta sangat bahagia. Kini Mommy Cinta sudah meninggal kan bunga bunganya di taman samping. Dan malah beralih berkutat di dapur. Mommy Cinta sibuk menyiapkan menu makan siang untuk menyambut kepulangan putra keduanya.
Tentu saja Mommy Cinta menyiapkan semua masakan kesukaan Nikki. Karena sudah lama Nikki tidak memakan masakannya. Dan pulang pun Nikki tidak memberikan kabar terlebih dahulu.
Belum lagi lusa Nikki sudah harus kembali ke barak. Karena jatah liburnya hanya dua hari saja. Itupun atas kebijaksanaan dari pelatihnya. Karena Nikki merupakan salah satu calon perwira yang berkompeten. Bisa dibilang Nikki adalah anak yang cerdas. Ia juga menguasai sepuluh bahasa asing.
"Mama boleh bantuin gak nih??? ".Seru Siska yang sejak tadi hanya memandangi menantunya saja dari arah meja bar.
" Mama istirahat saja!!!. Nanti capek loh. Biarkan Cinta saja yang urus makan siang kita Ma. Kan ada bibi yang bantuin".Cinta tak pernah mengizinkan mama mertuanya untuk ikutan sibuk di dapur. Bukan karena Cinta tidak percaya dengan Mama mertuanya itu. Melainkan Cinta tidak mau membuat Mama mertuanya itu kecapekan.
Apalagi Siska akhir akhir ini sering mengeluh sakit pinggang. Dan juga kram pada kaki nya. Biasalah penyakit orang tua pada umumnya. Kalau tidak rematik ya Asam urat.
"Tapi Mama bosan nak. Hanya duduk melamun saja".Protes Siska. Karena selama ini ia juga terbiasa melakukan apapun sendiri. Baik di dalam lapas maupun di rumahnya.
" Kalau Mama bosan. Mama bisa menonton televisi atau baca majalah fashion juga boleh Ma".Sahut Cinta sambil tersenyum. Dengan kedua tangannya yang masih fokus membersihkan udang di wastafel.
Siska hanya bisa diam. Menantunya itu selalu punya akal dan ide tak terduga. Untuk membuat orang bungkam. Apalagi sifat konyolnya itu . Selalu memberikan hiburan tersendiri untuk orang orang yang dekat dengannya.
__ADS_1
Ketika Mommy dan Oma nya sibuk di dapur. Nikki saat ini yang baru saja selesai mandi. Langsung merebahkan dirinya di atas tempat tidurnya. Yang sudah lama tidak ia tinggali.
Nikki hanya memakai boxer pendeknya saja. Tanpa menggunakan baju. Lalu ia meraih ponselnya yang sudah lama tidak ia aktif kan. Karena itu merupakan peraturan yang harus ia taati selama dalam masa pendidikan.
Ketika ia menghidupkan ponselnya. Dan ponselnya menyala. Hal pertama yang Nikki lihat adalah foto gadis yang selalu membuat nya semangat setiap harinya. Gadis yang selama satu tahun ini ia pacari.
Bahkan yang sudah tujuh bulan ini tak pernah ia temui. Dan tak pernah menjalin komunikasi. Senyum Nikki mengembang ketika ia menatap wajah cantik gadis pujaan hatinya.
Tanpa berpikir panjang Nikki pun langsung mencari kontak kekasihnya. Yang saat ini entah sedang dimana dan lagi ngapain.
Dan tak terduga setelah Nikki melakukan panggilan video. Hanya dengan satu deringan saja. Langsung menampilkan wajah cantik kekasihnya. Yang saat ini malah semakin terlihat cantik dari sejak terkahir kalinya ia bertemu.
"Aku pikir kamu udah lupa sama aku".Luna malah memberikan pertanyaan balik pada Nikki. Membuat Nikki langsung terkekeh.
" Kan kamu tahu, sejak awal aku udah bilang. Kalau ditempat pendidikan...
"Tidak boleh mengaktifkan ponsel. Dan tidak boleh keluar barak tanpa izin".Potong Luna cepat. Yang membuat Nikki semakin terkekeh saja.
__ADS_1
" Itu baru calon bhayangkari ku. Cerdas".Puji Nikki sembari mengacungkan jempolnya. "Jam berapa pulang kuliahnya???".Sambungnya lagi bertanya.
Luna tampak mengerutkan keningnya bingung. Ia belum sadar jika Nikki saat ini sudah berada di rumah orang tuanya. Tapi dengan jujurnya Luna menjawab.
" Jam dua belas udah kelar. Kenapa???. Mau jemput??? ".Tanya Luna meledek. Karena ia sama sekali belum tahu kekasihnya dimana saat ini.
Posisi Nikki yang merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Membuat Luna hanya menebak jika Nikki sedang tiduran di baraknya saja.
" Kau tidak tanya aku sedang dimana sayang??? ".Nikki malah bingung karena Luna sama sekali tidak bertanya padanya. Padahal ia sudah menelpon ny. Dan padahal kalau sedang di dalam lingkungan Barak. Mana bisa seperti ini.
" Aku hanya ingin bertanya, kenapa hari ini bisa menelpon???. Katanya tidak bisa pegang ponsel sama sekali disana".Sindir Luna sedikit kesal.
Nikki melirik jam di dinding yang saat ini sudah menunjukkan pukul 10.30 wib. Dimana masih ada waktu satu jam setengah lagi. Sampai Luna keluar kampusnya.
"Nanti aku telpon lagi sayang. Ingat jangan kemana-mana sebelum aku datang!!! ".
Nikki pun langsung memutuskan sambungan telpon nya. Tanpa menunggu Luna kembali menjawab dan bertanya kembali. Membuat Luna hanya bisa mengupat kesal. Karena kebiasaan Nikki itu begitulah.
__ADS_1
Datang tiba tiba, telpon tiba tiba, dan pergi tiba tiba matiin telpon tanpa mengucap kan salam lagi. Meskipun sudah terbiasa dengan sikap Nikki seperti itu. Tetap saja membuat Luna kadang merasa jengkel dan kesal sendiri.