
Belum juga kebingungan Anton sore tadi saat perihal kentang goreng. Sekarang pada saat makan malam. Istrinya itu seakan tidak selera untuk menyentuh menu malam ini. Padahal dia sendiri yang memasaknya.
"Loh, kok nggak dimakan???. Kenapa sayang??? ".Tanya Anton. Karena sejak tadi Cinta seakan enggan menyentuh makanan nya. Padahal piringnya sudah penuh dengan nasi dan juga lauknya.
Niko juga sudah memakan makanan nya sendiri. Bahkan Niko tak terlihat rewel ataupun menyusahkan orang lain saat sedang makan. Ia nampak tenang duduk di kursi khusus untuknya di samping kedua orang tuanya. Niko makan sendiri layaknya anak yang sudah besar padahal usianya masih satu tahun dua bulan.
"By, mau makan burger aja. Nggak mau makan nasi".Ucap Cinta sambil terlihat memohon.
" Jadi isi piring kamu mau dikemanain??? ".Tanya Anton sambil menatap wajah mencurigakan istrinya yang sudah memasang senyum mautnya.
" Hehehe... Buat hubby aja!!!. Atau kalo gak mau dibuang saja ya".Jawab Cinta sambil nyengir kuda.
"Eh, jangan buang buang makanan sayang. Sini biar aku yang habisin".
Cinta pun dengan senang hati memberikan piringnya pada suaminya. Karena memang sejak tadi cinta hanya memakannya satu suap saja.
Sambil menikmati makanan nya Anton pun memainkan ponselnya dan memesan burger yang di inginkan oleh istrinya.
" By, sekalian sama bebek sambal madura juga ya!!! ".Seru Cinta antusias.
" Iya bawel".Sahut Anton sambil tersenyum. Dan cinta pun ikut terkekeh.
"Mommy... udah".Seru Niko setelah ia selesai menghabiskan makanan nya.
" Wah, anak pinter. Good job sayang".Cinta langsung berdiri dari tempat duduknya dan membereskan piring bekas putranya makan.
__ADS_1
Niko selain sudah bisa mandiri dan tidak begitu merepotkan mommy dan pengasuhnya. Niko juga sudah pasih dalam berbicara. Biasanya anak seumuran Niko kadang masih suka belepotan. Tapi Niko sudah mampu mengucapkan kata dengan benar. Walaupun kadang masih ada kata yang sulit ia lapalkan.
"Sekarang Niko main dulu ya sama mbak sit!!! ".Ucap Cinta setelah mengelap sisa makanan di bibir putranya.
Membuat Niko langsung mengangguk kan kepalanya. Dan ikut berjalan menuju ruang keluarga bersama sang pengasuh nya.
🌿🌿🌿🌿🌿
" Sayang, pelan pelan makannya!!! ".Ucap Anton saat melihat istrinya begitu semangat menikmati semua makanan yang ia pesan tadi.
" Ini sangat enak by".Seru Cinta sambil tersenyum.
"Iya aku tahu sayang, tapi pelan pelan lah!!!. Nanti kalau keselek gimana??? ".
Anton pun dengan setianya menemani istrinya menghabiskan semua burger dan bebek goreng bumbu madura. Padahal tadi Anton sengaja pesan 3 burger dan juga 3 bebek tapi semuanya tandas dilahab oleh istrinya itu.
"Udah, kenyang??? ".Tanya Anton saat istrinya sudah selesai memakan semua makanan nya. Dan kini hanya tersisa tulang tulangnya saja. Bahkan Cinta tidak makan nasi sama sekali.
" Mau salad juga dong by!!! ".
" What???. "Anton terlihat kaget dan membulatkan matanya sempurna saat mendengar permintaan istrinya. " Sayang perut kamu itu kareta atau apa???. Belum kenyang juga???. Udah 3 burger lo sayang".Anton sampai menggeleng kan kepalanya bingung.
"Tapi masih laper by".Lirih Cinta pelan.
Tak mau membuat istrinya sedih dan merajuk akhrinya Anton pun menyuruh art nya untuk membuatkan Salad buah segar sesuai permintaan cinta. Dan benar saja salad buah pun ikut habis tak bersisa di lahab oleh istrinya. Membuat Anton semakin bingung. Dan seketika mengingatkan Anton saat istrinya mengandung Niko dulu.
__ADS_1
Dimana cinta mengalami nafsu makan berlebihan. Hingga membuat tubuhnya mengembang. Dan wajahnya nampak cubby.
"Sayang, kamu masih rutin kan minum pil nya??? ".Selidik Anton tiba tiba.
Cinta hanya mengangguk kan kepalanya saja. Karena ia memang masih rutin meminumnya sampai sekarang.
Membuat Anton tidak yakin dengan apa yang ada dalam pikirannya barusan. Karena istrinya masih meminum pil nya dengan rutin. Jadi tidak mungkin jika cinta bisa kebobolan.
Tapi berbeda dengan cinta ia seakan ingat sesuatu. Namun, cinta tak menganggap nya serius. Sebab bagi cinta mustahil karena kemungkinan terjadi juga hanya 5 persen.
"Sayang, bagaimana kalau kamu berhenti saja minum pil nya???" Ucap Anton mulai serius. "Niko kan sudah besar sayang. Dia sudah pantas memiliki adik kembali".Sambungnya terlihat memohon.
Anton seakan tidak mau jika ia hanya memiliki satu anak saja. Dan Anton ingin Niko memiliki saudara dan dengan begitu keadaan rumah akan semakin ramai. Dan Niko pun bisa memiliki teman. Tidak sepeertinya yang terpisah oleh adiknya karena keadaan. Begitupun dengan Istrinya yang hanya anak tunggal saja.
"Iya by, mungkin sudah waktunya Niko punya adik".Jawab Cinta sambil tersenyum.
Persetujuan istrinya membuat Anton semakin mengembangkan senyumnya. Karena inilah yang Anton harapkan.
" Jadi, kamu setuju sayang kalau kita...
"Membuat adik untuk Niko".Potong Cinta sambil tersenyum.
" Yes".Sahut Anton antusias.
TBC
__ADS_1