Posesif Husband

Posesif Husband
Pelengkap Hidupnya


__ADS_3

Candra turun dari mobil dan langsung mengitari mobilnya. Karena istri cantik dan cerewet nya itu masih saja terlelap sampai sekarang. Sejak dalam perjalanan pulang Shasa sudah memejamkan matanya. Mungkin karena kelelahan seharian berkeliling Mall bersama sangat suami. Membuat bumil itu kelelahan.


"Turunkan semua barang barang di dalam mobil dan bawa kekamar utama!!! ".


" Baik Tuan".Sahut pelayan yang selalu setia berjaga di depan pintu ketika tuan dan Nyonya nya baru pulang kerumah.


Candra pun langsung melangkah kan kakinya masuk kedalam rumah. Membawa istrinya naik ke lantai dua, untuk menidurkan sang istri dikamar mereka. Bahkan bumil itu tak bergerak sama sekali saat di bopong suaminya.


Candra saja sampai menggeleng kan kepalanya. Melihat istrinya yang tidur seperti kerbau itu. Di letakkan nya secara perlahan tubuh ramping sang istri di atas ranjang empuk itu. Satu kecupan mendapat di kening dan bibir Shasa. Sebelum Candra beranjak pergi ke kamar mandi.


"Permisi tuan, ini barang barang nya mau di letakkan dimana??? ".Dua orang pelayan masuk dengan menentang banyak paperbag di tangan mereka. Dibantu oleh pengawal yang berjaga di depan teras.


" Letakkan saja di sofa itu!!!. Kalau sudah kalian boleh keluar! ".


Candra menunggu kedu pelayan dan satu orang pengawal membawakan barang barang belanjaan istrinya. Yang seperti ingin membuka toko saja di dalam kamar.

__ADS_1


Saking banyaknya belanjaan Shasa hari ini. Candra pun tidak tahu apa yang sudah dibeli oleh istrinya itu. Karena Candra hanya menjadi tukang bayar ketika istrinya selesai membeli barang yang ia inginkan disetiap store.


Candra langsung menutup dan mengunci pintu kamarnya. Setelah para pelayan dan pengawal itu keluar dari kamar mereka.


Jam di dinding sudah menunjukkan pukul lima sore. Candra memutuskan untuk mandi duluan sebelum istrinya bangun. Karena tubuhnya saja sudah sangat gerah dan lengket karena seharian ini menemani istrinya berkeliling store di dalam Mall.


Sampai Candra selesai mandi pun Shasa belum juga bangun. Bumil itu malah sudah merubah posisi tidurnya. Dengan tangan dan kaki memeluk bantal guling. Membuat suaminya menggeleng kan kepalanya. Akan posisi tidur istrinya itu.


Tanpa ingin mengganggu tidur istrinya yang nampak sangat lelap itu. Candra langsung masuk kedalam ruangan walk in closet. Mengganti pakaian nya dengan baju santainya.


"Sayang, sudah mau maghrib. Ayo bangun!!!".Tutur Candra pelan. Bahkan Candra hanya menepuk pelan bahu istrinya.


Sebenarnya ia tak tega untuk membangunkan istrinya. Tapi, berhubung sebentar lagi maghrib jadi Candra berinisiatif untuk membangunkan Shasa. Karena tidak baik tidur di saat waktu maghrib begini. Apalagi Shasa sedang hamil muda. Meskipun Candra seorang pria misterius dan juga seorang mafia. Tapi Candra tak pernah absen untuk menjalankan perintah nya sebagai seorang muslim.


Shasa mulai menggeliat ketika bibirnya di sesap oleh suaminya. "Masih ngantuk bang. Lima menit lagi".Guman Shasa yang masih tetap memejmakan matanya.

__ADS_1


Jujur ia masih sangat lelah. Dan dia juga belum sadar jika ia saat ini sudah berada di dalam kamarnya. Di pikiran Shasa saat ini ia masih mengantuk dan ingin tetap tidur.


Namun, Lagi lagi Candra tak mau menyerah. Ia mulai menggerayangi Tubuh istrinya. Dan tangannya juga mulai nakal. Dengan meremas benda favoritnya.


Candra mengulum senyumnya ketika Shasa mulai menggeliat ketika delima kembar itu salah satunya sudah dimainkan oleh Candra.


Tapi, sesaat kemudian pandangan Candra malah tertuju pada perut datar istrinya. Senyum Candra mengembang ketika ia mulai menyentuh perut rata Shasa. Dengan usapan lembut dan juga sesekali ia ciumi.


"Daddy jadi penasaran. Kamu itu cewek apa cowok sih??? ".Tanya Candra pelan. Namun Candra juga sambil mengulum senyumnya lagi. Tak menyangka jika akhirnya ia bisa menikahi seorang gadis. Dan membuatnya mengandung janin nya.


Tak pernah terpikir kan sebelum nya oleh Candra. Jika ia akan menjalani pernikahan seperti ini. Setelah tunangan dulu meninggal dengan cara bunuh diri karena depresi.


Jika ingat masa lalu, rasanya Candra tak percaya jika saat ini ia bisa mencintai kembali seorang gadis seperti istrinya ini. Dan lebih parah nya lagi. Candra langsung suka pada Shasa ketika pandangan pertama nya. Yang berawal hanya dari melihat wajah cantik Shasa di foto meja kerja Niko di perusahaan.


Hal yang tak disangka lagi oleh Candra adalah gadis yang ia sukai dan kini menjadi istri sahnya juga ikut membalas perasaan nya. Itu sungguh keberuntungan bagi Candra.

__ADS_1


Hidupnya sekarang menjadi lebih sempurna dan berwarna. Sejak kehadiran Shasa di kehidupan nya. Apalagi sekarang ada kehidupan yang akan menjadi pelengkap kebahagiaan mereka nantinya.


__ADS_2