
Kediaman Tomy...
Saat Shasa sedang menemani baby twins dan baru saja panik karena baby Ayana demam tinggi. Sekarang di rumah Tomy pun tak kalah paniknya. Karena sejak tadi baby Tora selalu menangis. Padahal badannya tidak panas sama sekali.
Di beri Asi pun ia menolak. Di gendong pun ia malah berontak. Membuat Tiara kebingungan sendiri. "Ya Ampun, sayang Mami bingung kalau kamu kayak begini terus. Sejak tadi kamu maunya bagaimana??? ". Seru Tiara tak habis pikir jika putranya sudah ngamuk begini.
Baby Tora terus saja menangis dalam gendongan Maminya. Dan susah untuk di tenangkan. Bahkan Tiara sudah kehabisan cara menenangkan putranya itu.
" Baiklah, kamu mau telpon Papi??. Iya?. Biar Papi marahin Tora ya?. Karena Tora nakal". Ucap Tiara yang sudah ikutan kesal akan putranya.
Hampir setengah jam ia menenangkan baby Tora tapi sama sekali baby itu mau diam. Enak kalau cuma nangis saja. Ini, Tora sambil mengusap ngusapkan wajahnya di dada Maminya.
Tiara pun mengambil ponselnya. Lalu langsung menelpon Tomy. Bahkan ia menggunakan panggilan video. " Assalamu'alaikum mas".
" Waalaikumsalam, honey Tora kenapa??. Itu suara tangisan Tora kan? ".
" Gak tahu mas, daritadi dia gak mau diem. Bahkan di kasih susu saja dia malah nolak". Tiara mengadu pada suaminya.
"Tora hei boy... " Seketika tangisan Tora mulai berhenti. Bahkan bayi tampan itu mulai melirik kearah camera ponsel maminya.
__ADS_1
"Oh astaga anak ini. Kau benar benar anak Papi rupanya". Tiara menggeleng kan kepalanya. Karena sang putra malah melengeh menatap layar ponselnya.
Bahkan membiarkan Tomy terus berceloteh lewat sambungan video call bersama putranya. Bahkan Tora sudah tidak menangis lagi sekarang. Rupanya bayi itu masih ingin bermain dengan sang Papi. Tapi, Tomy harus segera pergi bekerja.
" Boy, Papi harus kembali kerja. Kamu baik baik dirumah sama Mami ya!. Jangan nakal lagi!. Nanti pulang kerja Papi janji akan ajak Tora main ya". Seru Tomy sambil tersenyum pada putranya.
Tora pun hanya melengeh seolah ia tahu dan paham apa yang di katakan papinya. Padahal usianya baru beberapa minggu saja satu bulan pun belum ada.
Setelah putranya tenang Tomy pun mengakhiri panggilan videonya. Karena Candra juga sudah menunggunya untuk meeting. Tiara tersenyum pada baby Tora.
" Udah puas lihat wajah tampan Papi kan?. Sekarang giliran kamu mandi sayang. Biar gak bau acem". Tiara menciumi pipi gembul Tora dengan gemas. Membuat Tora kembali melengeh khas dengan senyuman bayi seumurannya.
πΏπΏπΏπΏπΏ
Tiara ingin mengirim makan siang untuk suaminya. Karena Tiara selalu membiasakan suaminya untuk makan makanan yang sehat. Dan ingin membuat suaminya terbiasa makan makanan dari rumah.
Karena Shasa juga selalu begitu pada suaminya. Meskipun Shasa tidak sepandai Tiara dalam urusan dapur. Namun, Shasa bisa memakai jasa koki yang memang sudah tugasnya memasak untuk keluarganya sejak dulu.
"Nyonya di depan ada tamu. Katanya ingin bertemu dengan Nyonya". Ucapan art nya membuat Tiara menghentikan langkah kakinya menuju dapur.
__ADS_1
" Siapa bik??? ".
" Kurang tahu Nyonya. Orangnya masih ada di depan pagar. Belum di beri izin oleh satpam untuk masuk ".
Tiara mengerutkan keningnya bingung. Karena jika harus menunggu seperti itu. Sudah jelas, jika orang itu belum pernah datang ke rumah nya.
" Tamunya perempuan atau laki laki bik?". Tanya Tiara penasaran.
"Perempuan Nyonya, sendirian. Kalau gak salah namanya tadi Yasmine".
Tiara langsung terkejut mendengar nama Yasmine si sebut . Karena setahu Tiara nama itu adalah nama perempuan yang pernah dekat dengan suaminya. Sebab, teman temannya tidak ada yang bernama Yasmine.
" Oh, yasudah, suruh masuk saja bik tamunya tolong bilang sama penjaga!! ".
" Baik Nyonya".
Tiara sudah mempersiapkan diri atas kemungkinan yang akan terjadi. Setelah ia mempersilahkan tamunya untuk masuk kedalam rumahnya. Bahkan, Tiara sudah punya cara untuk menghadapi Yasmine jika wanita itu berani meminta hal macam macam padanya.
TBC
__ADS_1
NOVEL BRIAN UDAH RILIS YA GENGS, SILAHKAN DI CEK DENGAN JUDUL " GAIRAH WANITA SIMPANAN ". JANGAN LUPA KASIH LIKE, VOTE DAN DUKUNGAN NYA!!
DAN OTHOR PERSILAHKAN UNTUK MENGHUJAT SESADIS SADISNYA π π π π€ HAPPY READING