
"Bang aku ke toilet sebentar ya".Izin Shasa ketika suaminya masih fokus pada makanan nya.
" Mau abang temenin sayang??? ".Candra meletakan mangkuk nya berniat untuk ikut istrinya ke toilet juga. Karena ia tidak mau kalau istrinya sampai terpeleset ataupun terjadi apa apa. Karena ini adalah toilet restoran. Bukan toilet di rumahnya. Yang terjamin kebersihan dan juga aman bagi istrinya.
"Aku bisa sendiri sayang. Mending abang lanjutin saja makan nya!! . Nanti keburu dingin, lagian cuma sebentar kok. Pipis doang".
Shasa mencium pipi Candra sebelum ia beranjak dari hadapan suaminya. Membuat Candra tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
Setelah melihat punggung istrinya hilang di balik pintu. Candra pun kembali melanjutkan makan nya. Karena jujur saja ia masih sangat lapar saat ini. Tidak tahu kenapa nafsu makan nya malah tiba tiba meningkat drastis begini.
Sedangkan didalam toilet saat ini. Shasa baru saja masuk bersamaan dengan seorang wanita yang memakai pakaian sangat minim. Make up sedikit tebal. Membuat Shasa hanya menggeleng kan kepalanya saja. Akan penampilan norak wanita itu.
Ketika Shasa sedang di dalam toilet. Terdengar suara dua orang wanita sedang mengobrol. Di depan cermin wastafel toilet.
"Gue lihat Ceo tampan perusahaan CB group loh tadi ada di restoran ini pas gua mau nyusulin loe ke toilet".
" Serius Loe?. Dimana dia??? ".
" Ada di ruangan VIP mawar sebelah ruangan kita. Tapi kek nya dia lagi sendirian tuh".
Shasa yang masih berada di dalam toilet langsung menautkan kedua alisnya. Karena ruangan yang di maksud adalah ruangan tempat nya makan bersama suaminya.
Apalagi saat kedua wanita itu menyebut nama perusahaan milik suaminya. Membuat Shasa mulai mendidih. Shasa sudah geram saja dibuatnya. Tapi bumil itu masih enggan untuk menampakkan wajahnya. Ia masih ingin menjadi pendengar setia dulu.
"Kabarnya dia kan udah merried Bel".
" Itu cuma kabar burung saja. Lagian kalau beneran udah merried. Kenapa istrinya gak di publik?".
__ADS_1
"Mungkin istrinya buruk rupa kali ya. Atau menikah karena di jodoh kan gitu".
Shasa mulai mengepalkan tangannya. Kedua wanita itu secara terang terangan telah menghinanya. Dan itu membuat Shasa naik darah. Tapi Shasa punya ide berlian untuk membuat mereka berdua malu.
" Kalian lihat saja nanti. Aku akan balas kalian".Guman Shasa yang masih menahan dirinya di dalam toilet. Padahal ia sudah selesai sejak tadi.
Setelah cekikikan kedua wanita itu pun langsung keluar. Membuat Shasa mulai membuka pintu toiletnya. Shasa juga melihat penampilan dirinya dari pantulan cermin besar di depan wastafel toilet.
Senyum Shasa terlihat licik ketika idenya mulai hadir di otaknya. Shasa pun membuka tas nya, mengambil lipstik nya yang berwarna merah muda Menambah kesan indah dan juga sedikit seksi mewarnai bibir merah alami benda kenyal itu.
🌿🌿🌿🌿🌿
Candra yang masih asyik makan seorang diri. Mulai kedatangan tamu tak di undang. Wanita berpakaian minim dengan riasan wajah mencolok. Membuat Candra hanya menyeringai saja.
Pria itu pura pura tidak tahu. Jika wanita yang bernama Bella itu datang menghampiri nya. Karena memang pintu ruangan tadi tidak di tutup rapat oleh Shasa istrinya.
Candra pun hanya melirik sekilas. Tanpa berniat menimpali ucapan Bella. Membuat wanita itu tak putus semangat. Hanya untuk berusaha mendekati pria tampan dari perusahaan tersohor tersebut.
"Saya boleh gabung kan tuan??? ".Ucap Bella lagi mulai menawarkan dirinya.
" Bukan kah sejak tadi kau sudah duduk disana".Jawab Candra ketus.
Ia begitu jijik dan membenci wanita yang ada di hadapan nya saat ini. Tapi misinya belum juga sempurna untuk membuat semua orang yang terlibat dalam rencana pembunuhan nya dulu ia buat menderita dan bahkan ingin mengakhiri hidupnya sendiri.
Salah satunya adalah wanita yang kini ada di hadapan nya tersebut. Namun, saat ini pun sikon nya sedang tidak memungkinkan. Karena Candra sedang bersama istrinya. Dan benar saja selang beberapa saat Candra membatin.
Pintu ruangan mulai kembali terbuka. Memperlihatkan wajah cantik istrinya yang kini sudah tersenyum manis padanya. Candra mengerutkan dahinya.
__ADS_1
Karena istrinya setelah kembali dari toilet.Penampilan nya malah semakin cantik dan segar.
"Sayang, aku kelamaan ya ke toiletnya?? ".Shasa langsung bergelayut manja di bahu suaminya.
Candra mengulum senyum gelinya. Karena sadar istrinya saat ini sedang cemburu. Dan berusaha untuk membuat Bella panas.
Benar saja Bella mulai mengerutkan keningnya. Dengan tatapan tajamnya. Saat Shasa dengan beraninya bersikap manja seperti itu pada Candra. Apalagi melihat Candra yang hanya diam dengan tatapan yang berbeda.
"Uupss... Kita kedatangan tamu ya bang???".Ucap Shasa pura pura baru sadar jika ada orang lain yang duduk di depan suaminya.
" Tuan Miki, siapa wanita ini??? ".Tanya Bella masih bersikap tenang padahal ia menahan kekesalannya sendiri.
" Kenalkan saya istri sahnya".Shasa dengan senyum lebarnya menyodorkan tangannya pada Bella.
Deg...
Belle terlihat menegang di tempat nya duduk. Membuat Shasa ingin sekali mengambil ponselnya dan mengabadikan wajah wanita itu untuk ia jadikan bahan ledekan nya nanti.
"Anda siapa??? ".Tanya Shasa balik setelah Bella menyambut tangan nya dengan sedikit ragu.
" Hanya rekan kerja sayang".Jawab Candra santai.
"Benarkah???. Aku pikir tadi dia selingkuhan mu sayang".Sahut Shasa sambil terkekeh membuat Candra langsung melotot tajam padanya.
Cup...
" Aku hanya bercanda sayang. Mana mungkin kamu selingkuh sedangkan aku baru saja mengandung anak kamu bang".Shasa sengaja menekankan kata kata nya. Yang membuat Bella semakin terkejut mendengar nya.
__ADS_1