Posesif Husband

Posesif Husband
Tak akan cukup satu kali


__ADS_3

Perbincangan dengan kedua orang tuanya tadi pagi. Membuat Cinta dengan senang hati mengizinkan putranya untuk di ajak terbang ke Korea bersama kedua orang tuanya.


Dan setelah mengantar keberangkatan Niko dengan kedua orang tuanya ke bandara. Kini Cinta akan ikut suaminya pergi ke perusahaan milik suaminya. Karena Anton ada meeting penting yang tidak bisa diwakilkan.


Cinta masih mengingat betul betapa senangnya Niko saat akan menaiki pesawat tadi. Bahkan Niko nampak melambaikan tangannya pada Mommy dan Daddy nya. Putranya itu seakan mengejeknya sebelum mereka terbang meninggalkan ibu kota.


"Hais... anak itu memang benar benar arogant".Lirih Cinta saat mengingat senyum lepas dan juga tingkah Niko tadi.


" Siapa sayang???? ".Tanya Anton yang mendengar ucapan istrinya.


" Siapa lagi, kalau bukan putramu itu by. Bahkan dia nampak kegirangan sekali pisah dengan orang tuanya sendiri".


Anton langsung terkekeh dan mengambil tangan istrinya dengan tangan kirinya. Karena saat ini Anton masih fokus menyetir untuk menuju perusahaan.


"Dia memang sangat pandai membuat mommy nya emosi".Goda Anton sambil terkekeh.


" Yah, karena Niko sangat mirip denganmu by".Sahut Cinta ketus. "Kalian lihat sayang".Cinta berucap sambil mengelus perut nya yang masih datar. " Kakak dan juga Daddy kalian itu sangat arogant sekali bukan. Dan Mommy harap nanti setelah kalian lahir kalian berdua tidak mewariskan sifat Daddy dan juga kak Niko ya!!! ".Ucap Cinta sambil terus mengelus perutnya.


" InsyaAllah mommy".Sahut Anton dengan menirukan suara anak kecil. Membuat Cinta langsung memukul gemas lengan kekar suaminya. Dan juga mencubit perut suaminya.


"Sayang, kau itu semakin cantik dan menggoda saat sedang marah. Jadi, aku mohon berhenti bersikap begitu. Kalau tidak...


" Kalau tidak apa coba??? ".Potong Cinta menantang.


" Bukankah kita belum pernah mencoba main dimobil sayang??? ".Tanya Anton sambil melirik sekilas kearah istrinya yang saat ini sedang menatap nya dengan tatapan penuh kekesalan. " Kalau kau terus terusan marah marah. Maka jangan salahkan aku jika aku akan menghajar mu di dalam mobil ini ".Seru Anton sedikit mengancam.


" Iss... Dasar arogant cabul".Ejek Cinta sambil memanyunkan bibirnya.


Anton langsung terkekeh sambil mengelus rambut istrinya yang panjang.


"Tapi, sepertinya akan seru by jika kita mencobanya didalam mobil".Celetuk Cinta tiba tiba.


Cekittt....


Anton langsung menginjak rem mobilnya saat mendengar ucapan istrinya. Yang malah ikut menantangnya.

__ADS_1


" Apa tidak serius sayang tadi. Jadi jangan gila!!! ".Ucap Anton sambil menatap istrinya yang kini juga ikut menatap nya.


Untung Anton mengerem mendadak saat mobil Anton sudah memasuki area parkiran perusahaan nya. Jadi tidak akan membahayakan mereka berdua.


" Tapi aku serius by".Tantang Cinta lagi. Bahkan saat ini posisi cinta sudah ingin menempel pada suaminya.


"Sayang, please jangan aneh aneh!!! ".Seru Anton yang tidak akan mungkin ingin memenuhi permintaan istrinya. Anton jadi merutuki kebodohan nya sendiri. Ia lupa jika siapa istrinya itu.


Gadis binal dan juga bar bar serta tidak tahu malu. Tentu saja Cinta tidak akan malu saat bergumal didalam mobil dengan suaminya. Hal itu membuat Anton salah strategi dan menyahkan diri sendiri. Kenapa juga ia bisa membuat ide gila yang membuat istrinya dengan mudah menyanggupinya.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Lana, tunda meetingnya satu jam lagi!!!. Dan jangan suruh siapapun masuk kedalam ruangan ku sebelum saya keluar!!! ".Perintah Anton saat ia sudah berada didepan ruang kerjanya.


" Baik tuan".Hanya itu kata yang bisa lana ucapkan.


Sedangkan Rani hanya bisa mengulum senyumnya. Karena baik lana maupun Rani sudah sangat paham apa yang akan dilakukan oleh Bos mereka didalam sana bersamanya nyonya nya.


Anton lebih baik menunda meetingnya daripada harus mengikuti hal konyol istrinya yang mengajaknya bermain di dalam mobil dan area parkiran perusahaan.


Disinilah sekarang Anton dan cinta berada. Didalam ruangan khusus tempat istirahat Anton yang ada didalam ruang kerjanya.


"akh... ".


Lirih Cinta saat suaminya sudah berhasil membuatnya mabuk akan belain nya. Hingga cinta harus mengeluarkan suara suara menggodanya.


Tak hanya cukup disitu. Cinta pun tak mau kalah. Hormon bumil satu ini semakin membuatnya bergairah. Hingga kini ia yang mengambil alih permainan.


Cinta pun ikut memainkan cacing alaska suaminya yang kini sudah berbentuk anaconda. Dengan sesapan dan juga jilatan liarnya. Hingga membuat Anton memejamkan matanya nikmat.


"Oohh.... Sayang... "


Erang Anton sambil menekan kepala istrinya. Dan ia juga ikut mendorong anaconda nya sampai benar benar masuk kedalam mulut istrinya.


Membuat Cinta seakan tersedak oleh benda itu. Saat dirasa cukup. Kini cinta sudah akan memulai aksinya kembali.

__ADS_1


jleb...


"Akhhh... ".


" MasyaAllah ".


Keduanya Sama sama bersuara dengan Anton yang selalu memuji keahlian istrinya saat di atas ranjang. Bahkan Anton selalu saja dibuat merem melek akan pola seorang cinta.


" Sayang... pelan pelan!!! ".


Ucap Anton disela pacuan tubuh dan pinggul istrinya. " Aku tahu aturan sayang. Jadi cukup diam dan nikmati saja!!! ".Bisik Cinta dengan seringai liciknya.


" Gantian sayang, kau yang dibawah!!! ".


Seru Anton saat gerakan istrinya semakin lama semakin membuatnya menggila. Bahkan Anton yakin jika terus begini maka tidak akan lama, kecebong nya pasti akan tumpah didalam sana.


" Sedikit lagi sayang".Lirih Cinta tak mau kalah.


Ia semakin mengejar apa yang diharapkan nya. Dan membuat Anton memejamkan matanya. Sambil memegangi pinggang rampingnya.


"Sayang... ".


Erangan panjang Anton menandakan jika benih kecebong itu sudah mulai bertaburan didalam sana. Bahkan cinta ikut merasakan kehangatan nya.


" Tumben cepat ".Goda Cinta dengan deru nafas yang tersengal sengal.


" Ini belum berakhir sayang".Jawab Anton sambil tersenyum licik.


Dan tentu saja Anton tidak akan menyerah secepat itu. Kini ia yang mulai mengambil alih permainan. Hingga cinta kini berada dibawah kendali suaminya.


Dapat ditebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Hingga siang itu Anton dan Cinta tak hanya satu kali saja bertempur. Mereka memang selalu tidak puas hanya dengan satu kali putaran. Dan yang awalnya ingin menunda meeting satu jam. Akhirnya bisa hampir sampai dua jam.


Anton keluar dari ruang kerjanya setelah istrinya terlelap. Dan belum memakai pakaian nya. Sedangkan Anton kini sudah kembali rapi tentunya dengan pakaian yang berbeda dan sudah siap untuk meeting.


"Jangan buka ruangan kerjaku sebelum aku kembali!!! ".Perintah Anton pada sekretaris nya Rani.

__ADS_1


" Baik tuan".Sahut Rani sambil mengangguk kan kepala nya. Karena ia paham dengan keadaan didalam ruang kerja bosnya itu.


TBC


__ADS_2