Posesif Husband

Posesif Husband
Keharmonisan keluarga


__ADS_3

Anton berjalan mendekati anak dan istrinya. Siti juga nampak membungkuk kan kepalanya saat Anton melewatinya.


Cinta langsung meraih tangan suaminya dan mencium punggung tangan Anton. Setelah itu Anton juga tak kalah mendaratkan kecupan singkat di kening dan bibir istrinya. Begitupun juga dengan putranya. Anton ikut menciumi pipi gembul Niko nanti tampan dan sangat menggemaskan itu.


"Sudah waktunya makan siang . Gimana kalau kita makan siang di luar saja!!! ".Saran Anton sambil menatap wajah cinta istrinya.


" Hem.. Boleh juga by.Kita ke restoran xx saja ya by!!!".Anton pun langsung menganggukkan kepalanya. Dan cinta pun langsung tersenyum.


"Mbak, tolong siapin barang barang Niko ya!!!. Kita akan makan diluar".Ucap Cinta meminta siti untuk mengemas semua barang barang Niko.


Sembari menunggu siti mengemasi semua barang barang Niko. Cinta pun ikut duduk di sofa dengan suaminya. Anton mengambil alih Niko dari pangkuan istrinya.


Ia juga sudah merindukan putranya walaupun baru beberapa jam tidak melihat Niko. Bagi Anton sekarang Cinta dan Niko adalah segalanya. Mereka berdua sama sama penting dalam hidupnya.


" Apa Niko mau adik??? ".Goda Anton seakan memberi kode pada istrinya dengan berbicara dengan Niko.


Niko nampak tersenyum seakan tahu apa maksud dari ucapan daddy nya. Sedangkan Cinta langsung memcubit gemas perut suaminya.


" Hubby... Niko masih sangat kecil. Belum pantas untuk memiliki adik".Cinta dibuat melotot atas penuturan suaminya itu. Seakan ia sangat senang sekali jika membuat perutnya mengembung lagi.


"Kenapa tidak sayang???. Kita bisa menambah Baby sitter lagi kan??? ".Sahut Anton dengan santainya.

__ADS_1


" Huh.... "Cinta nampak menghela nafasnya kasar. " Tapi tetap saja by. Aku sekarang hanya ingin fokus dulu sama Niko. Tapi jika Niko sudah bisa berjalan nanti aku tidak akan keberatan untuk memberikan Niko adik".Lirih Cinta yang tidak mau kalau sampai Niko terabaikan karena ia sibuk dengan bayi lagi. Sedangkan Niko masih sangat kecil baginya dan masih sangat membutuhkannya.


Mereka bukannya tidak mampu membayar jasa baby sitter ataupun pengasuh untuk anak anaknya. Tapi Cinta tidak mau anak anaknya kekurangan perhatian dari kedua orang tuanya. Dan lebih dekat dengan para pengasuh mereka saja.


Bahkan cinta juga berencana akan membuat banyak adik untuk Niko. Sebab ia juga tidak mau anaknya nanti kesepian dan tidak memiliki saudara sama seperti dirinya.


"Yaudah, kita tunggu sampai Niko jalan saja sayang. Tapi aku juga tidak akan keberatan jika kamu bisa hamil lagi dalam waktu dekat".Jawab Anton sambil tersenyum.


. " Iss... Dasar".Cinta mencebikkan bibirnya.


"Kamu kan tidak KB sayang. Dan setiap malam aku mengeluarkannya didalam sana".Bisik Anton sambil menaik turunkan alisnya menggoda istrinya.


Deg...


"Kalau jadi pun tidak apa apa sayang!!!. Itu semua rizki kita".Sambung Anton lagi sambil terkekeh. " Iya kan Nik.. Benar kan yang Daddy bilang".Ucap Anton mengajak ngobrol baby Niko.


"Daddy mu itu sangat cabul sayang".Celetuk Cinta sambil tersenyum.


" Dan kamu juga harus tahu sayang. Jika Mommy dulu lebih cabul dari Daddy. Bahkan Mommy duluan yang menggoda Daddy makanya sekarang ada kamu".Balas Anton tak mau kalah.


"aishhh... Hubby... " Rengek Cinta. Membuat Anton kembali terkekeh.

__ADS_1


Siti nampak mengulum senyumnya. Ia juga bisa melihat keharmonisan keluarga majikannya itu. Bahkan siti bisa juga melihat jika Tuannya itu sangat mencintai istri dan juga putranya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Anton memarkirkan mobilnya tepat di parkiran restoran xx. Dimana tadi istrinya sendiri yang mengusulkan nya.


Siti juga sudah membuka pintu Mobil. Bersamaan dengan Cinta yang juga ikut turun dari kursi depan. Niko saat ini berada dalam gendongan Cinta.


Baby Niko pun tidak tidur lagi setelah tadi minum Asi dari Mommy nya langsung saat dalam perjalanan menuju restoran Xxx.


"Mbak tolong turunin Stroller nya Niko ya!!! ".Pinta cinta lembut pada pengasuh putranya.


" Baik Nyonya".


Anton membantu Siti menurunkan stroller baby Niko dari Mobil. Setelah itu Cinta melangkahkan kakinya menuju ke dalam restoran bersama dengan suami dan juga di ikuti Siti dari arah belakang. Siti berjalan santai membiarkan majikannya berjalan terlebih dahulu. Anton pun nampak santai sambil mendorong Stroller Niko.


Sungguh pemandangan yang sangat indah dan romantis. Saat semua mata tertuju pada Cinta dan Anton. Tanpa mereka sadari ternyata di restoran itu saat ini ada Regen.


Pria itu nampak mengeraskan rahanya. Dan juga mengepalkan tangannya. Seakan tidak suka akan kehadiran cinta dan juga Anton. Melihat itu Hati Regen langsung terasa panas dan ia begitu iri akan perlakuan Anton pada cinta yang sangat manis dan sangat perhatian.


Apalagi Regen bisa melihat dengan jelas bayi yang ada dalam gendongan Cinta. Itu pasti anak mereka berdua.

__ADS_1


Tapi Regen juga tidak bisa berbuat apa apa saat ini. Ia hanya mampu menahan kekesalan nya saja. Tanpa berani bertindak lebih. Baginya sudah cukup Anton membuat keuangan keluarganya hancur. Bahkan tak bersisa sedikitpun. Papa nya harus mendekam di penjara gara gara kasus korupsi. Dan mamanya saat ini masih butuh pengobatan karena mengalami stroke. Tidak Terima saat perusahaan suaminya bangkrut. Dan harus di ciduk oleh pihak polisi.


TBC


__ADS_2