Posesif Husband

Posesif Husband
Pembelaan Luna


__ADS_3

Daren memarkirkan mobilnya di parkiran salah satu pusat perbelanjaan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya bersama Mommy nya. Hanya berjarak sekitar 10 menit saja.


Pemuda tampan dan selalu murah senyum itu nampak melangkahkan kakinya. Masuk kedalam Mall seorang diri.


Gubrak...


"Aw... " Pekik seorang gadis cantik sambil memegangi bahu kirinya.


"Duh... Kalau jalan pake mat.... " Ucapan gadis itu menggantung saat ia melihat wajah tampan Daren yang saat ini pun ikut menatap nya.


"Sorry... Saya tidak sengaja".Daren masih memegang salah satu tangan gadis itu saat gadis itu tadi hampir saja limbung oleh senggolan bahu kekarnya. " Are you okay??? ".Tanya Daren lagi saat gadis itu malah diam tak bergeming.


" Hei... Are you Okay nona??? ".Daren mengulangi pertanyaan nya lagi. Yang membuat gadis itu tersentak kaget.


" Ah, iya... Aku baik baik saja".Jawabnya gugup.


"Lulu.... Ngapain di situ???. Ayo!!! ".Teriak Luna yang baru saja keluar dari arah toilet yang ada di lantai dasar.


Ya gadis itu adalah Lulu saudara kembar Luna. Mereka berdua akan membeli gaun pesta untuk menghadiri acara Anniversary Anton dan Cinta.


"Iya kak, sebentar!!! ".Jawab Lulu sedikit berteriak. " Maaf saya permisi duluan!!! ".Pamit Lulu dengan sedikit rasa yang masih saja gugup.


" Tapi beneran kan kamu nggak papa gara gara tadi??? ".Tanya Daren sebelum Lulu pergi.


" Yes... I'm fine".Seru Lulu sambil sedikit berlari mengejar saudara kembarnya yang sudah duluan berjalan meninggalkan nya.


Sepeninggal Lulu Daren terlihat menarik sudut bibirnya. "Gadis yang unik".Batin Daren lalu kembali melangkah untuk mencari barang yang ia butuhkan.


Sedangkan Luna langsung mencecar adiknya dengan pertanyaan nya.

__ADS_1


" Loe tadi lagi ngapain sama tuh cowok Lu??? ".Tanya Luna kepo. " Ingat loh kata Papa, jangan sembarangan dekat dengan cowok!!!. Kita itu masih anak SMA".Luna kembali mengingatkan adiknya.


"Yaa Ampun kak Luna. Iya Lulu gak lupa kok, Itu tadi cuma kecelakaan kecil doang kak. Lulu gak sengaja nabrak dia soalnya tadi lulu asyik mainin ponsel makanya gak lihat tuh orang".Lulu berbicara sambil nyengir kuda.


" Makanya kalau jalan itu mata dan kakinya di pake. Jangan meleng!!! ".Tutur Luna sedikit meledek adik nya.


Lulu hanya mencebikkan bibirnya saja. Saat di ledek oleh saudara kembarnya. Dan Lulu langsung mendahului langkah Luna dan meninggalkan saudara kembarnya itu di belakang nya. Luna hanya terkekeh saja akan sikap manja sang adik.


Tanpa mereka tahu jika ternyata Daren juga ada di belakang mereka berdua. "Benar benar mirip".Lirih Daren sambil menarik sudut bibirnya. Kagum akan pesona dua gadis remaja yang ada di depannya itu.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Sore Ma, sore Aunty May".Sapa si kembar saat Luna dan Lulu sudah sampai di rumah.


Sedangkan hasil belanjaan mereka di bantu art untuk membawanya ke kamar masing masing.


" Udah dong ma".Sahut Lulu antusias. Sedangkan Luna langsung duduk di sebelah Aunty nya.


"Lulu bukan asyik shoping ma, tapi sibuk tebar pesona".Ledek Luna sambil terkekeh.


" Lulu... ".Raya langsung menatap Lulu dengan tatapan pertanyaan.


" iih kak Luna bercanda Ma. Mana ada gitu. Cuma gak sengaja tabrakan doang ma. Sumpah".Sahut Lulu membela diri.


"Kak Luna tuh yang diam diam pacaran sama Nikki Ma".Celetuk Lulu membalas kakak untuk mengadu.


Sekarang giliran Luna yang menjadi tatapan Mama dan juga Aunty nya. " Enggak... kok ma... kami cuma te..


"Serius sayang???. Kalian berdua udah sedekat itu??? ".Raya malah terlihat antusias dan nampak senang.

__ADS_1


Melihat ekspresi wajah mamanya yang malah nampak senang membuat Lulu dan Luna saling pandang. Sambil mengerutkan keningnya.


" Mama kok malah seneng gitu dengar kak Luna dan Nikki pacaran???. Bukankah kata papa kalau masih sekolah gak boleh dulu punya pacar ma??? ".Tanya Lulu bingung.


" Sayang, Papa memang bener. Kalau kalian masih SMA jangan dulu pacaran nanti sekolahnya bisa gak fokus. Tapi kalau kak Luna dan Nikki itu memang seharusnya bisa lebih dekat sejak dini. Karena mereka berdua kan udah di jodohin sejak kecil".


Deg...


"Apa??? ".


Luna langsung terkejut mendengar penuturan Mama nya. Begitu pun dengan Lulu yang langsung melotot tak percaya.


" Kak Luna udah dijodohin sama Nikki??? ".Ulang Lulu setengah tak percaya. " Ini serius ma??? ".Tanya Lulu masih dengan raut wajah terkejutnya.


Anggukan kepala Raya membuat Lulu langsung terkekeh sendiri. Sedangkan Luna hanya diam tanpa ekspresi apapun. Hanya Luna yang tahu apa yang ia pikirkan saat ini. Tapi gelak tawa Lulu langsung mendapatkan tatapan tajam dari Luna.


" Kak Luna mulai sekarang harus super sabar ya!!. Harus banyak banyak istighfar juga!!!.Bila perlu harus siap di madu nantinya!!! ".Ledek Lulu sambil terus terkekeh.


" Lulu... Kamu gak boleh bilang begitu sayang!!!. Doakan yang baik baik saja untuk kak Luna!!!. Jangan malah asal bicara".Ucap Raya sambil menatap Lulu. Membuat Lulu langsung bungkam.


"Kenapa kamu bisa ngomong gitu Lu??? ".Sekarang giliran Maya yang bertanya pada keponakan nya.


" Nikki itu Playboy Aunty. Tanya aja sama kak Luna!!!. Iya kan kak??? ".Lulu meminta pembenaran dari kakaknya.


" Bukan play boy Lu. Tapi hanya iseng saja".


"Hah... " Lulu langsung menepuk jidad nya karena lagi lagi Luna membela Nikki.


"Semoga kalian berdua berjodoh dunia akhirat deh kak!!! ".Ucap Lulu sambil menggeleng kan kepala nya.

__ADS_1


__ADS_2