Posesif Husband

Posesif Husband
Rayuan Anton


__ADS_3

Setelah Lana membawa pergi Lia keluar dari ruang kerja Anton kini suasana diruang kerja tersebut terasa begitu dingin mencekam.Bahkan Anton sangat kikuk dan serba salah melihat sikap yang tak biasa dari istrinya.


Sejak tadi Cinta hanya diam saja tak bicara sepatah kata pun.Bahkan ia sangat cuek pada suaminya,Fokus cinta hanya pada layar ponselnya saja.Hal itu justru membuat Anton ketar ketir sendiri.Terbiasa oleh sikap cerewet dan juga konyol istrinya membuat Anton merasa ada yang tidak beres dengan sikap cinta saat ini.Apalagi sejak tadi cinta nyaris tak bicara apapun lagi.


Anton yang sudah duduk dimeja kerjanya sejak beberapa menit yang lalu.Kini berjalan menghampiri istrinya yang tengah duduk di sofa dengan memainkan ponselnya."Sayang,sudah waktunya makan siang.Kamu ingin makan apa???".Anton berucap sangat pelan.


Cinta hanya melirik sekilas lalu kembali fokus pada ponselnya.Hal itu membuat Anton semakin yakin jika istrinya pasti marah dengan kejadian tadi.


"Sayang...Hei...Aku kan sudah minta maaf,Apa kamu tidak percaya padaku lagi???".Tanya Anton terlihat sendu.


"Kenapa Hubby hanya diam saja saat wanita gatel itu mendekatimu???.Apa jangan jangan Hubby juga tadi tergoda oleh tubuh jelek wanita itu". Cerocos Cinta yang sudah tidak tahan mengeluarkan unek unek nya lagi.


"Sayang...Bukan begitu kejadiannya.Hal itu diluar dugaan ku sayang".Anton terus berusaha menjelaskan kronologi nya pada sang istri yang saat ini terlihat cemburu.


"Lalu apa,hm???".Sentak Cinta ketus."Menyebalkan sekali.Apa karena tubuhku sudah mulai gendut makanya kamu mulai berpaling dariku???".Tiba tiba saja Cinta menjadi melow dan terlihat berkaca kaca.


"Husttt...Hei jangan bilang seperti itu sayang".Anton langsung memeluk tubuh sang istri dan mengusap pelan rambut panjang istrinya.Sambil terus menciumi pucuk kepala Cinta."Sampai kapan pun kamu yang terbaik.Dan sampai kapan pun juga tidak ada wanita lain yang bisa menempati hati ini selain kamu sayang".Tutur Anton jujur.


"Iyakah???".Tanya Cinta sambil terisak-isak.


"Hm,tidak ada yang bisa menyingkirkan posisi kamu sebagai Nyonya Anton Erlangga".Sahut Anton sambil tersenyum."Aku akan tetap cinta dan sayang sama kamu walaupun sekarang kamu sudah semakin semok begini".Seloroh Anton sambil menggoda istrinya.

__ADS_1


"Hubby iihhhh..."Cinta mencebikkan bibirnya.


"Jangan ngambek lagi ya!!!.Kamu semakin seksi saat merajuk".Goda Anton lagi."Iya kan baby???".Sambung Anton sambil mengelus perut buncit istrinya.Cinta hanya mengulum senyumnya sambil mengusap sisa air matanya.


"Wow...Dia bergerak sayang".Seru Anton saat merasakan pergerkan dari dalam perut istrinya saat ia mengusapnya.


"Baby juga ingin marah sama Daddy nya".Ucap Cinta meledek.


Anton menatap penuh cinta dan mendamba pada istrinya."Apa kamu tidak ingin tahu jenis kelaminnya sayang????".Anton bertanya pada cinta karena saat ingin USG cinta selalu bilang jangan beritahu mereka apa jenis kelamin sang anak yang dikandungnya.Sebab ia ingin itu menjadi kejutan untuk mereka saja nanti setelah lahir.Lagian apapaun jenis kelamin anak ya kelak.Cinta dan Anton akan tetap melimpahkan kasih sayangnya pada anak nya.


Sebab anak adalah anugerah terindah dari sang maha pencipta dan Cinta merasa bersyukur di usia nya yang masih muda ia sudah akan menjadi seorang Ibu.Walaupun di awal cara mereka salah.


"Aku akan menunggu kejutan itu saat persalinan nanti by".Sahut Cinta yakin.Anton hanya bisa mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.Bagi Anton saat ini kebahagiaan istrinya adalah prioritas utama.


Saat Cinta dan Anton sedang terlihat mesra setelah beberapa saat sempat merajuk tua.Sedangkan kini dirumah utama tepatnya dikediaman keluarga Hendrawan.Oma Vero nampak sibuk memerintahkan Pelayan untuk membuat cake kesukaan cucunya yaitu Cinta.


Oma Vero berniat mengunjungi cucu dan cucu menantu nya itu sore ini.Karena ia sudah tidak bisa menahan rindu lebih lama lagi dengan Cinta sampai hari weekend nanti.


Cinta dan Anton memang rutin berkunjung kerumah utama untuk melihat dan membesuk omanya yang sudah lanjut usia itu.Tapi akhir akhir ini karena selain kesibukan Anton cinta juga tidak bisa mengunjungi Oma nya sendirian.Sebab dalam kondisi hamil besar begini membuat cinta kadang sangat malas untuk bergerak.Bobot perutnya terasa sangat berat hingga ia kadang kesulitan untuk berjalan sendiri.


Bahkan bumil itu sekarang sudah mengurangi olahraga panas nya diranjang dengan suaminya.Karena ia sering mengeluh kelelahan.Ia juga susah berganti posisi dengan kondisi perut yang sudah membuncit itu.

__ADS_1


Yang biasanya rutin tiap malam bahkan rutin setiap ada kesempata.Kini malah kadang hanya mereka lakukan 4 sampai 5 kali dalam seminggu😜.


"Sudah selesai semuanya???". Tanya Oma Vero pada sang pelayan.


"Sudah Nyonya".


"Jam berapa sekarang???".Vero melirik kearah Dini yang sejak tadi sudah membantunya membuat cake dan juga pelayan yang lain.


"Baru pukul satu siang Nyonya".


"Hm,Baiklah.Aku akan menelepon cucuku terlebih dahulu.Kalian bereskan sisanya!!!".


"Baik Nyonya".


Oma Vero pun langsung melangkah keluar dari dapur karena ia akan mengambil ponsel miliknya yang ada didalam kamar.Sedangkan di dapur Dini dan para pelayan lainnya masih sibuk mempacking semua cake kesukaan cinta dan beberapa kue kering juga.


"Din,jaga sikap kamu nanti waktu dirumah non cinta!!!".Bisik Salah satu Pelayan yang satu kampung dengan Dini.


"Memangnya kenapa???.Aku tidak akan macam macam".Sahut Dini acuh.


"Bagus kalau kamu sadar diri".Balas pelayan itu dengan ketus.Membuat Dini mencebikkan bibirnya.

__ADS_1


**TBC


Novel Naures up nanti malam ya gengs πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™**


__ADS_2