
"Ma, kenapa papa tidak pergi barengan aja sama kita??? ".
" Sayang, papa masih banyak pekerjaan disini. Lagian Daddy nya Niki masih ada di luar kota. Karena tunangan bang Niko baru saja meninggal dunia ".Raya menjelaskan pada putrinya.
" Innalillahi... Mama serius??? ".Tanya Lulu terkejut. Raya pun mengangguk kan kepalanya. " Bukankah waktu bang Niko tunangan semuanya masih baik baik saja ma. Apa mereka sakit parah??? ".Sambung Lulu kembali bertanya.
" Kecelakaan sayang".Jawab Raya sambil menata beberapa pakaian masuk kedalam koper. "Makanya papa harus bantu Uncle Anton untuk menghandle perusahaan terlebih dahulu. Dan kalau Uncle sudah kembali Papa akan langsung menyusul kita nanti".
Si kembar pun hanya manggut manggut saja. Karena mereka berdua sangat paham sekali pekerjaan Lana. Yang merupakan asisten kepercayaan Anton. Bahkan berkat Anton lah papa nya bisa sukses dan hidup dengan kayak sampai sekarang.
Besok si kembar L akan terbang ke Paris bersama Raya mamanya. Karena tiket pesawat memang sudah di pesan sejak jauh hari sebelum mereka libur semester. Dan Lana juga tidak mau mengecewakan kedua putrinya untuk liburan bersama, tapi Lana juga tidak bisa meninggal kan perusahaan dalam keadaan seperti ini. Hanya dia andalan Anton saat pimpinan perusahaan tidak ada di tempat.
Maka dari itu Lana meminta anak dan juga istrinya untuk berangkat lebih dulu. Dan ia akan menyusul setelah urusannya selesai. Sebenarnya Lana pun sudah dintawari oleh Anton untuk pergi dengan jet pribadi miliknya. Tapi Lana menolak nya sebab mereka ingin merasakan suasana yang berbeda. Karena setiap kali liburan pasti mereka pergi dengan jet pribadi Anton. Hingga mereka lupa rasanya naik pesawat umum.
Drt.... drt...
__ADS_1
Saat sedang packing barang barang tiba tiba ponsel milik Luna berdiring. Karena Lulu yang lebih dekat dengan ponsel Luna. Maka Lulu langsung menoleh kearah ponsel.
"Kak, calon suami tuh nelpon kakak".Ledek Lulu sambil terkekeh.
Luna langsung bangkit dari tempatnya duduk. Dan merampas ponselnya dari tangan Lulu. " Kepo banget sih ".Ucap Luna sambil mencebikkan bibirnya.
Tapi Lulu hanya mengangkat bahunya acuh. Membuat Raya ikut menggeleng kan kepala. Dan Luna pun langsung pergi menjauh kearah balkon nerima telpon dari Nikki.
" Sayang... Apa kamu baik baik saja??? ".Raya bertanya sambil merangkul bahu Lulu.
Lulu tersenyum dan langsung menganggukkan kepalanya. " Fine mam. Lulu sudah ikhlas ".Jawabnya sambil memeluk tubuh Raya.
"Mama... Semua ini bukan kesalahan mama dan papa. Tapi mungkin bukan jodohnya Lulu saja. Lagian Lulu itu masih muda Mam. Lulu pasti bisa mendapatkan pria yang juga mencintai Lulu apa adanya. Seperti kak Luna yang selalu menerima semua kekurangan dan kelebihan Nikki".
"Aamiin Sayang... " Raya langsung memeluk putri bungsunya dan tersenyum lega karena Lulu benar benar bisa bersikap dewasa.
__ADS_1
Raya tahu bagaimana rasanya mencintai tapi tidak dicintai itu. Bertahan sakit dilepaskan malah makin sakit. Berjuang sendiri dengan orang yang mencintai orang lain.
Rasanya lebih menyiksa batin dan pikiran.Jika saja dulu bukan karena Cinta mungkin saat ini ia dan Lana tidak akan pernah sebahagia sekarang. Memiliki dua anak kembar yang kini sudah mulai tumbuh dewasa. Dan tidak lama lagi akan melanjutkan kuliah ke Perguruan tinggi.
Raya tahu jika perjuangan nya dulu tidak sia sia. Jika saja ia menyerah lebih awal. Mungkin saja hidupnya tidak lebih baik dari sekarang. Cinta berperan penting dalam kebahagiaan nya dulu dan sekarang.
Wanita itu lah yang dulu selalu memberikan semangat , support dan juga trik serta tips untuk mengalihkan dunia Lana. Yang notabene nya adalah pria yang sangat egois, arogant, dingin dan juga keras kepala.
Ya tentu saja Cinta paham cara menaklukkan hati pria seperti Lana. Karena Anton suaminya itu sifatnya sebelas duabelas dari Lana. Hanya saja Cinta lebih gresek dari Raya. Jika perjalanan rumah tangga Raya dan Lana itu real murni kesalahan Lana.
Tapi jika Anton dan Cinta itu karena Cinta lah yang berperan penting di dalamnya. Kenekatannya untuk memiliki pangeran impiannya ia wujudkan dengan caranya sendiri. Dan berakhir bahagia juga seperti sekarang.
Memiliki putra dan putri yang tampan dan cantik. Suami yang makin hari makin bucin. Dan jangan lupakan juga jika Anton semakin tua semakin mesum dan cabul. Sama dengan Lana sang asisten nya.
"Mama melupakan aku".Seru Luna yang baru saja selesai menelpon.
__ADS_1
" Heheh... Kemarilah sayang, kalian itu putri putri mama. Mana mungkin mama lupa pada kalian berdua".Raya merentangkan salah satu tangannya untuk Luna. Sedangan Lulu juga ikut merentangkan tangannya juga menyambut kedatangan kakak nya.
TBC