Posesif Husband

Posesif Husband
Senyum Licik


__ADS_3

Beberapa menit setelah nya. Kini di perusahaan Candra sedang menatap layar tablet yang memperlihatkan seorang wanita yang tengah lemas karena tidak di beri makan dan minum selama berhari hari.


Senyum Candra tampak begitu menakutkan. Membuat Tomy paham akan apa yang akan terjadi setelah ini. Tomy tahu betul akan bosnya itu. Candra tidak akan pernah memberikan ampun pada siapapun juga. Setelah orang itu berkhianat dan juga berani membuat masalah padanya.


Jika dulu Candra bukanlah orang yang kejam seperti sekarang ini. Tapi, setelah kejadian beberapa tahun yang lalu. Candra mulai berubah total, Ia bahkan tak pernah mengenal belas kasih nya pada siapun itu. Tak perduli pria ataupun wanita. Apalagi orang itu bersalah padanya.


Hanya kematian yang bisa membuat Candra puas pada para sandera dan juga musuhnya. Baginya mengampuni para pengkhianat adalah kesalahan besar. Dan tidak akan ada kesempatan kedua. Jika ditanya kenapa? . Maka jawaban Candra sangat simple. Ia bukan lah Tuhan yang bisa berhati malaikat. Yang tidak pernah menyimpan dendam. Tapi dia adalah manusia biasa yang penuh dosa .


Jadi, jangan salahkan jika dirinya bisa menjadi sosok iblis yang sangat kejam. Bahkan Candra tidak akan segan mempertontonkan tubuh wanita yang menjadi bahan santapan para anggotanya yang memang hiper.


Dan hebatnya Candra. Ia tidak akan tergoda dengan mudah dengan tubuh wanita semenarik apapun. Karena baginya sekarang. Hanya tubuh Shasa istrinya yang bisa memuaskan hasratnya. Dan selalu bisa membuatnya puas. Mantan sang Casanova seperti Candra saja bisa tobat nasuha akan hal liar di luaran sana karena sudah mentok dengan Shasa.

__ADS_1


"Apa dia masih punya keluarga??? ". Tanya Candra setelah puas melihat adegan panas lewat tablet nya itu.


" Ia hanya mempunyai ibu tiri dan ayahnya yang sering sakit sakitan tuan".


Tomy sebenarnya tidak tega melihat wanita itu tapi itu semua juga karena ulahnya sendiri. Yang sudah berani mengusik Candra dan juga sudah berani menjadi mata mata selama ini di kediaman nya.


Dia adalah sri mantan art yang bekerja dirumah Tomy selama ini. Bahkan Tomy tak menyangka jika Sri bisa seperti itu dan tak pernah tercium olehnya apa yang sebenarnya di lakukan oleh Sri di luar sana.


Yang ternyata ia adalah anak buah dan sekaligus mata mata yang dibayar oleh Amel. Yang tak lain dan tak bukan adalah saudara tiri Candra.


"Tuan apa tidak sebaiknya kita pulang kan saja Sri ke kampung nya". Tomy sedikit ragu untuk mengatakan hal itu. Entah kenapa tiba tiba saja ia sedikit kasihan dengan wanita itu. Apalagi saat mengetahui latar belakang keluarga Sri di kampung.

__ADS_1


" Apa kau bisa jamin! Jika dia tidak akan kembali berulah dan tidak akan membuat rencana baru untuk menyakiti orang orang terdekat kita? ". Candra malah balik memberikan pertanyaan pada asistennya.


Candra tau apa yang sedang ada dalam pikiran asisten nya saat ini. Apalagi istri mereka juga sedang hamil. Candra sebenarnya juga tidak mau jika ia kembali membunuh orang. Namun, setelah apa yang di lakukan wanita itu. Bahkan cara kerjanya bisa sangat rapi seperti itu. Membuat Candra ragu untuk melepaskan dan mengampuni kesalahan wanita itu.


Ia lebih baik memilih kembali berbuat dosa agar keluarga nya tenang dan istri serta calon anaknya baik baik saja. Daripada tetap mempertahankan rasa keprimanusiaan nya saat ini.


"Kau tenang saja Tom!. Aku tidak akan melakukan hal yang berdampak buruk terhadap istri dan juga calon anak kita nantinya".


" Maaf tuan. Saya hanya...


Ucapan Tomy menggantung saat Candra menepuk bahunya pelan. Bahkan Candra tampak tersenyum ". Jika kita tidak bisa mengerjakan nya. Maka, akan banyak tangan yang akan mewakili kita". Senyum licik Candra kembali terbit di bibir seksual nya itu

__ADS_1


Sedangkan Tomy hanya bisa mengangguk patuh. Karna tugasnya hanya tetap setia pada bosnya dan juga mengikuti semua perintah darinya.


TBC


__ADS_2