Posesif Husband

Posesif Husband
Menantu Prontal


__ADS_3

Shasa terus menggerutu kesal setelah keluar dari ruang rawat bu Mitha. Seorang ibu yang biasanya sangat menyayangi anak nya dan juga rela berkorban apapun untuk sang buah hati. Ternyata hal itu sama sekali tidak berlaku untuk Ibu Mitha.


Wanita paruh baya itu masih saja dibutakan oleh Harta. Dan juga sama sekali tidak mau tahu akan nasib sang putri. Dengan alasan jika ia juga korban disini.


"Mom, sepertinya otak tante Mitha memang benar benar sudah geser ya? ".Celetuk Shasa meluapkan semua kekesalannya. " Mana ada seorang ibu kandung yang kelakuannya sedurjana itu".Sambung Shasa lagi yang masih saja kesal akan sikap ibu kandung sahabatnya.


"Lagian kamu pake panggil tante tante segala sih. Sejak kapan ibu durjana itu jadi tante kamu sayang? ".Ledek Cinta yang malah menggoda putri nya yang sedang kesal.


" Mommy... ".Shasa ikut 'menatap kesal pada Mommy nya ".Terus Shasa harus panggil apa dong?. Ratu sihir atau ratu kegelapan??? ".


" Ratu iblis lebih tepatnya".Timpal Cinta sambil terkekeh membuat Shasa pun ikut memegangi perutnya. Karena ia benar benar klop dengan Mommy nya.


Sifat dan kelakuan ibu dan anak itu benar benar di luar batas. Keduanya sangat konyol dan juga tidak pernah kehilangan kata kata hanya untuk menghina seseorang yang membuat mereka berdua jengah dan kesal.


"Tenang sayang, Mommy ada ide sedikit bikin pelajaran buat ibu durjana seperti dedemit itu".Lirih Cinta pelan. Karena suaminya mulai mendekat dengan mereka setelah tadi Anton sempat mengobrol dengan anggota polisi yang berjaga di depan ruangan rawat Mitha.


" Apaan Mom??. ".Shasa mulai penasaran dan kembali mendekatkan dirinya dengan Mommy nya.

__ADS_1


Lalu Cinta pun mulai memberi kodenya. Agar suami nya tidak curiga. Cinta kalau sudah keluar ide jahilnya. Jangan harap suaminya pun bisa menghalangi nya. Dan sudah bisa dipastikan targetnya pasti akan jerah akan ulahnya nanti.


" Daddy... Shasa bisa minta tolong tidak??? ".Seru Shasa yang sudah paham akan kedipan mata sang Mommy.


" Ada apa sayang??? ".Anton menghampiri sang putri yang saat tengah mengandung calon cucu keduanya.


" Shasa laper Dad. Temenin Shasa ke kantin dong!!! ".Rengek Shasa pada Daddy nya.


" Loh kan ada Momny sayang. Sama Mommy saja ya!!! ".Anton memberikan saran nya


" Mommy mau ke toilet dulu katanya Dad. Tahu sendiri kalau Mommy udah masuk toilet pasti lama. Cucu Daddy bisa kelaparan nungguin Mommy selesai ".Shasa menjawab dengan bibir yang di kerucutkan.


Akhirnya Anton pun mengalah karena melihat raut wajah putrinya yang semakin di tekuk. Belum lagi waktu istrinya yang tak kalah tidak sedap untuk di pandang seolah sedang menahan berak nya.


Shasa langsung mengacungkan jempol tangannya pada sang Mommy. Ketika ia di gandeng Daddy nya melangkah menuju Kantin rumah sakit. Membuat Cinta tersenyum lebar. Dengan begini ia bisa melancarkan aksinya. Tanpa harus berdebat dan juga membujuk ataupun kena omelan suaminya dulu.


"Sayang... "

__ADS_1


Saat Cinta ingin melangkah tiba tiba suara suaminya membuat nya menoleh dan kembali berakting sakit perut kembali.


"Iya by".


" Nanti kalau sudah selesai jangan lupa langsung susul ke kantin!!! ".


" Siap Sayangku. Aku padamu... Emmuachh".Teriak Cinta tanpa rasa malu sedikitpun membuat Anton menggeleng kan kepalanya saja sambil tersenyum. Sedangkan Shasa hanya bisa menepuk jidadnya akan kelakuan Mommy nya tersebut.


"Ah, lega".Guman Cinta setelah tubuh suami dan putrinya sudah hilang di balik tembok.


" Saatnya beraksi kembali".Cinta menarik sudut bibirnya tersenyum licik. Hingga lengan tangannya di cekal dari arah samping saat Cinta sudah akan beranjak pergi dan menuju arah ruangan rawat Mitha kembali.


"Mama".Cinta terkejut saat melihat Mama mertuanya tiba tiba ada di rumah sakit.


" Kali ini biar Mama yang turun tangan bantuin kalian!!! ".Ucap Siska sambil tersenyum.


" Tapi ma...

__ADS_1


"Udah, jangan khawatir!!. Ini sudah jadi pengalaman Mama waktu muda dulu. Kamu lupa siapa Mama mertua mu ini??? ".Lirih Siska sambil menaik turunkan alisnya.


" Mantan narapidana. Uppsss".Cinta langsung menutup mulutnya rapat saat ia keceplosan bicara. Membuat Siska langsung tertawa akan sikap prontal sang menantunya satu ini.


__ADS_2