Posesif Husband

Posesif Husband
Kunjungan Niko dan Icha


__ADS_3

Jika Shasa dan Candra sedang menikmati acara bulan madunya di tengah pulau. Dan tak pernah lepas dengan acara gilanya mereka itu. Sedangkan di Jakarta saat ini. Niko dan Icha sang istri sedang berkunjung kerumah Daddy dan Mommy nya.


Karena Niko sudah tahu jika Oma nya saat ini telah kembali kerumah kedua orang tuanya. Bahkan saat ini Sean sudah berada di pangkuan Siska. Sejak Niko datang tangan wanita setengah baya itu. Sudah sangat gatal ingin menggendong cicitnya yang sangat tampan itu.


Makanya setelah memeluk sang Cucu. Sekarang Eyang Siska sedang asyik bermain dengan baby Sean. Yang kini sudah bisa di ajak bermain. Meskipun karakter Sean sepertinya tidak akan jauh beda dengan Daddy nya. Karena Sean sskarang saja sangat jarang tersenyum.


Memang ya kalau buah itu selalu jatuh tidak jauh dari pohonnya. Terbukti sekarang Sean benar benar fotocopyan nya Papa Niko. Baby tampan dengan mata yang sedikit sipit itu. Membuat semua orang selalu gemas melihatnya.


Cinta saja sangat gemas dan selalu ingin mencubit pipi bakpau nya Sean. Kadang juga Oma Cinta tak sadar menggigit gemas pipi dan juga tangan Sean. Membuat Anton dan Niko langsung melotot tajam pada Wanita paruh baya dan masih terlihat cantik itu.


"Bibit Opa Anton memang sangat unggulan dan kualitas premium ya Ma??? ".Celetuk Cinta sambil terkekeh.


Siska hanya mengulum senyum geli saja akan ucapan menantunya yang bar bar itu. Siska saja hampir tak percaya dengan kekocakan Cinta. Padahal kalau di awal ia melihat Cinta dulu. Waktu ia masih di dalam penjara dan saat itu . Anton datang bersama calon istrinya untuk meminta doa restunya.

__ADS_1


Cinta terlihat sangat anggun dan juga kalem. Tapi nyatanya sekarang menantunya itu malah kebalikannya. Penuh kekonyolan, bar bar dan juga ceplas ceplos. Kadang juga tak bisa mengontrol bicaranya.


Tapi setidaknya Siska lega akhirnya putranya bisa mendapatkan istri yang baik seperti Cinta. Karena meskipun di dalam penjara Siksa sudah tahu semua tentang hubungan percintaan Anton dengan sang mantan kekasih dulu. Hingga Anton sempat terpuruk karena sang kekasih memutuskan menikah dengan pria lain.


"Kalian gak ada niat untuk nambah momongan lagi kan Cinta??? ".Tanya Siska tiba tiba sambil mengulum senyumnya.


" Hahaha, Mama ada ada saja deh. Bisa bisa nanti Cinta kena amuk sama Shasa ma. Mama sih belum ketemu sama cucu Mama perempuan satu itu".Jawab Cinta sembari tertawa terbahak-bahak.


" Bang, Mommy sudah tua. Gak pantes lagi punya bayi" Sahut Cinta cepat.


"Tapi bagaimana kalau aku mau nambah satu lagi sayang??? ".Celetuk Anton membuat semua mata langsung tertuju padanya.


Sedangakan Cinta langsung melotot tak percaya akan ucapan suaminya itu. " Hubby... ".Cinta menepuk jidadnya sendiri. Kenapa tiba tiba suaminya itu malah ikutan oleng juga.

__ADS_1


Tapi yang menjadi pusat tatapan orang orang. Malah terlihat santai saja sambil menyesap teh hangatnya. Siska makin mengulum senyumnya. Ia begitu bahagia bisa sedekat ini dengan anak menantu dan juga cucunya. Meskipun mereka belum berkumpul semuanya.


Tapi rasa bahagia Siska semakin terpancar dari senyumnya. Yang sejak tadi selalu menghiasi bibirnya. Ia tak menyangka tenyata begini indahnya kebersamaan. Apalagi berada di sekeliling orang orang yang begitu berarti dalam hidupnya.


Dan masa tahanan nya selama 25 tahun ini. Siska gunakan untuk berpikir waras. Dan meratapi semua dosa dosanya. Buktinya sekarang setelah keluar dari lapas. Siska menjadi pribadi yang lebih baik. Nampak humble dan mudah dekat dengan siapapun. Tidak sepet dulu yang selalu angkuh dan juga iri hati.


"Jika Mama harus menghadap sang ilahi saat ini juga. Maka Mama akan meninggal dengan sangat ikhlas. Karena Mama sudah sangat bahagia sekarang".Guman Siska dalam hati.


Tangisan Sean membuyarkan lamunan Siska. Dan ia pun langsung menyerahkan Sean pada cucu menantunya. Karena Sean mungkin juga sudah haus. Sejak tadi sibuk di ajak bermain. Dan di gendong sana sini oleh eyang dan Oma nya.


" Semoga Mama panjang umur!!! ".Seru Cinta sambil berdoa dengan tulus untuk Mama mertuanya. Siska hanya tersenyum sembari ikut mengaminkan doa menantunya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2