
Tomy langsung membawa istrinya masuk kedalam mobilnya, Begitupula dengan bik Tuti artnya tersebut. Namun, Tomy bukan membawa istrinya untuk pulang kerumah nya. Melainkan kearah yang berbeda membuat Tiara sadar jika ini bukanlah jalan menuju arah rumah nya.
"Mas, kita mau kemana??? ". Tanya Tiara sembari melirii kearah suaminya yang saat ini masih sibuk menyetir mobilnya.
" Kita akan pulang honey. Bukankah kau juga butuh istirahat?. Hm? ".
" Tapi ini kan bukan jalan menuju arah rumah kita mas??? ". Tiara bicara sambil terus memperhatikan jalanan di luar sana membuat Tomy hanya tersenyum.
Bik Tuti pun ikut bingung karena ia juga tidak akan dibawa kemana mereka saat ini. Namun, bik Tuti tidak seberani Nyonya nya yang bisa melayangkan protesnya.
" Mas... " . Tiara sama sekali tidak mendapat kan jawaban apapun dari suaminya. Wajahnya terlihat kesal hal itu malah membuat Tomy semakin tersenyum.
Akhirnya Tiara hanya pasrah dan tidak bertanya kembali. Karena bertanya pun percuma ia sama sekali tidak mendapatkan jawaban. Hingga selama hampir 20 menit, mobil yang di kendarai oleh Tomy mulai. memasuki pagar dan halaman sebuah rumah mewah yang tak kalah luas dan juga elegant dengan desain modern seperti rumah lama mereka.
__ADS_1
Tapi bedanya saat masuk tadi. Mereka harus melewati para petugas penjagaan di kawasan tersebut. Tiara hanya melirik suaminya tak berniat untuk bertanya lagi.
"Tomy memarkirkan mobilnya tepat di halaman depan rumah mewah bernuansa modern tersebut. Dan dari arah luar Tiara sudah melihat ada banyak para pria bertubuh kekar yang lengkap memakai setelan jas hitamnya. Yang selalu stanby dan juga ada dua orang pria yang sudah berdiri di samping pintu mobil tersebut.
"Ayo turun honey!!! ".Seru Tomy tersenyum pada istrinya. Dan ikut juga mengajak art nya. " Bibik boleh masuk duluan!!. Karena kita sudah sampai".Sambung Tomy melirik kearah art nya itu.
"Ba.. ik tuan". Jawab Bik Tuti yang sama hal nya bingung seperti Tiara. Karena ia juga tidak tahu rumah siapa yang ada di depan mereka saat ini. Yang telah dijaga ketat dengan para bodyguard.
Melihat istrinya yang tidak bergerak sama sekali. Dan terlihat enggan untuk turun dari mobilnya. Tomy pun memutuskan untuk turun lebih dulu. Lalu mengitari mobilnya membantu istrinya membuka pintu mobilnya. Dapat Tiara lihat saat suaminya turun dari mobil pun. Pintu mobilnya dibukan dari luar oleh salah satu pria dan mereka juga tampak menunduk hormat pada suaminya.
" Mulai sekarang dan seterusnya kita akan tinggal di sini saja Honey!. Dan ini adalah rumah kado pernikahan kita dari tuan Candra dan juga Nyonya Shasa". Tomy mulai menjelaskan perihal rumah mewah itu. Bahkan rumah ini jauh lebih mewah dari rumah mereka sebelum nya.
Rumah yang berada di kawasan elit dan juga tidak. sembarangan orang bisa masuk ke wilayah ini tanpa identitas yang jelas. Dan juga harus melewati berbagai pemeriksaan terlebih dahulu.
__ADS_1
Tiara tampak terkejut karena ia juga baru tahu jika sahabatnya itu memberikan kado sebuah rumah mewah seperti ini. Dan sudah bisa di pastikan jika Shasa dan juga suaminya itu. Sudah menghabiskan banyak uang hanya untuk sebuah kado pernikahan nya.
Akhirnya Tiara mau turun dari mobilnya. Dan di gandeng pelan oleh suaminya untuk masuk kedalam rumah mewah berdesain modern tersebut. Di depan teras masih ada bik Tuti yang saat ini telah bergabung dengan pelayan yang lain juga untuk menyambut kedatangan majikan mereka. Yang baru kali ini mulai menginjakkan kakinya masuk kedalam rumah itu.
"Selamat datang tuan dan Nyonya". Sapa para pelayan sebanyak lima orang termasuk bik Tuti.
Tomy hanya menganggukkan kepalanya saja. Sedangkan Tiara menanggapi dengan sebuah senyuman ramahnya.
" Apa kamarnya sudah siap??? ". Tomy bertanya dengan datarnya.
" Sudah tuan karena kamar Utama dan semua ruangan selalu kami bersihkan setiap harinya". Jawab salah satu pelayan menjelaskan.
Tomy kembali menganggukkan kepalanya sembari menggiring istrinya untuk masuk kedalam rumah. Dan langsung mengarah kearah kamar utama yang memang rumahnya hanya satu lantai. Membuat mereka tidak capek capek harus naik turun tangga seperti dirumah lama nya dulu.
__ADS_1
"Kamu istirahat dulu ya Honey!!. Sebentar lagi ada dokter yang akan memeriksa kamu dan baby!!! ". Tutur Tomy pelan. Dan Tiara hanya bisa menganggukkan kepalanya pasrah. Ia tahu jiia suaminya pasti sangat mengkhawatirkan dirinya dan juga janin nya.
Dan hal itu sangat wajar. Karena mereka baru saja mengalami hal yang tak pernah Tiara alami sebelum nya. Tiara juga sempat tegang dan sedikit takut. Namun, akhirnya ia mulai merasa harus terbiasa seperti Shasa yang bisa santai dalam hal apapun itu. Karena resiko pekerjaan para suami mereka memang begitu lah.