Posesif Husband

Posesif Husband
Bertemu Oma Mona


__ADS_3

Makan siang pun sudah selesai. Anton pun sudah merampungkan urusan pekerjaannya dengan cepat. Dan menunda yang menurutnya masih bisa ia selesai kan di rumah ataupun sampai besok.


Anton dan Cinta berjalan bersamaan dengan di ikuti oleh Lana dari arah belakang. Dan dengan Niko yang berada di dalam gendongan Daddy nya.


"Kita akan kemana by??? ".Tanya Cinta sambil melirik kearah suaminya yang saat ini masih fokus berjalan dengan santainya menuju arah lift.


" Bukankah tadi katanya kamu mau shoping sayang??? ".


Cinta pun langsung terkekeh ia akui suaminya itu memang mempunyai ingatan yang sangat kuat. " Ternyata kau masih mengingatnya by".Ucap Cinta


"Lani, bagaimana dengan Tia???. Apa kau sudah menghubungi nya??? ".Tanya Cinta langsung menoleh kearah Lana yang berjalan di belakang mereka sambil membawakan barang Niko.


" Sudah Nyonya, dan saya akan menjemputnya nanti".Sahut Lana pasrah.


"Good".Balas Cinta senang. Karena ia sudah mempunyai rencana untuk memojokkan dua manusia berbeda jenis itu. Sebab, cinta masih saja tidak Terima Tia sahabatnya merahasiakan hubungan nya dengan asisten suaminya sendiri.


" Awas saja kalian ".Batin Cinta sambil tersenyum licik.


" Jangan macam macam sayang!!!".Bisik Anton tegas seakan ia tahu apa yang sedang direncanakan oleh istrinya itu.


"Hehehe, sedikit by".Jawab Cinta sambil nyengir kuda. Membuat Anton menggeleng kan kepala nya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Anton menggenggam tangan istrinya saat mereka kini sudah memasuki salah satu mall terbesar di ibu kota. Lana masih dalam perjalanan menjemput kekasih nya. Yaitu Tia sahabat Cinta istri dari bosnya sendiri.


Sedangkan Niko pun masih betah dalam gendongan Daddy nya. Sejak tadi bayi itu belum tidur siang, seakan ia tahu karena akan jalan jalan dan ingin ikut menguras isi dompet Daddy nya.


"Uh, putra Mommy ingin shoping juga ya??? ".Tanya Cinta sambil tersenyum menatap wajah tampan Niko dalam gendongan Suaminya.


" Itu alasan Mommy saja sayang. Karena Mommy sudah punya cara untuk merampok Daddy".Seloroh Anton sambil terkekeh.

__ADS_1


"Is, kau itu by".Sinis Cinta sambil memanyunkan bibirnya.


" Semoga saja nanti kalau Niko punya adik lagi. Adik Niko cewek. Biar Mommy ada partner untuk di ajak kerjasama ".Seru Cinta sambil terkekeh.


" Benarkah???? ".Goda Anton


" Hm. Karena Niko sepertinya akan mewarisi semua sifat kamu by. Lihat saja gayanya itu".Seru Cinta sambil menatap putranya yang masih saja tanpa ekspresi. Bahkan senyum saja tidak.


"Hahaha... Anak Daddy".Bangga Anton sambil mencium putranya.


Cinta hanya memandang kesal saat Niko langsung tertawa ketika Daddy nya menciumi wajahnya. Putranya itu memang sangat kompak sekali dengan Daddy nya. Dan bisa langsung tertawa lepas saat Anton menggodanya. Tapi selalu pelit senyum dan hanya sesekali saja bisa tertawa jika sedang bersamanya.


" Anak dan Daddy sama saja. Sama sama menyebalkan".Gerutu Cinta.


"Tapi kami berdua sangat mencintaimu sayang".Sahut Anton cepat.


" Aku tahu".Jawab Cinta sambil mengulum senyumnya senang.


Kaum paparazi yang sibuk mencari info dan mengulik berita para pengusaha terkenal seperti Anton pun. Tak melewatkan moment berharga ini. Mereka sejak tadi sibuk memotret dan mengabadikan kebersamaan Anton dan istrinya.


Dan mereka ingin berita kali ini menjadi trending topik. Dan bisa menaikan popularitas stasiun televisi nya dan juga surat kabar ataupun majalah bisnis. Apalagi mereka baru sadar jika istri dari Perusahaan Erlangga adalah putri seorang pengusaha terkenal juga dan namanya tersohor sampai keluar negeri sana.


"Wah, ini akan jadi berita nomor satu sekitaran tentang pembisnis".Seru salah satu pria yang sibuk memotret Anton dan Cinta.


" Kau benar, lihatlah ternyata Tuan Anton sudah memiliki seorang putra dari putri pengusaha property terkenal itu tuan Hendrawan ".


" Aku tidak menyangka jika Ceo perusahaan Erlangga ternyata memang benar sudah menikah. Kau lihat putranya itu!!!. Sangat tampan sekali, kenapa bisa mereka menyembunyikan masalah ini dari publik".Cerocos pria itu terlalu senang dengan hasil kerjanya.


"Beruntung sekali tadi kamu mengajak ku makan siang disini".


" Iya sebentar lagi kita akan dapat bonus dari bos kita".Serunya bangga. Dan berbinar.

__ADS_1


Sedangkan Anton dan Cinta masih saja asyik dengan dunia mereka sendiri. Bahkan Anton dengan sabarnya menemani istrinya untuk masuk dari toko satu ke toko yang lainnya.


Cinta juga tak hanya membeli barang barang untuk dirinya saja. Tapi ia juga membeli beberapa pakaian untuk suami dan putranya. Bahkan asisten rumah tanggahya pun ikut ia belanjakan. Dari pengasuh, tukang bersih bersih dan juga tukang kebun.


Anton hanya tersenyum bangga pada istrinya. Bahkan ia tidak protes sama sekali dan Anton pun tidak takut uangnya akan habis cuma karena membeli pakaian dan beberapa keperluan istri dan juga para pekerja di rumahnya.


"Wah lagi borong nih kayaknya??? ".Suara wanita paruh baya yang sangat Anton kenal. Membuat Anton dan cinta langsung menoleh kearah sumber suara.


" Mama Mona".seru Cinta langsung tersenyum dan juga menyalami Mona dengan sopan. Begitu pun dengan Anton.


"Uh,cucu Oma makin ganteng aja sih".Puji Mona begitu melihat wajah Niko dalam gendongan Anton. " Sini sayang sama Oma".Anton pun membiarkan Niko di ambil alih oleh Mona.


Tapi Niko hanya menatap bingung dan datar. Namun Mona tak ambil pusing ia sibuk menciumi seluruh wajah Niko dengan gemas.


"Mama sama siapa kesini??? ".Tanya Anton


" Sama papa kamu sayang. Tapi dia lagi ke toilet".Sahut Mona yang belum puas beralih dari wajah tampan Niko.


"Raka belum hubungi kalian???. Katanya mereka berencana akan pindah ke Jakarta lo".Ucap Mona


" Sepertinya rencana itu gagal lagi ma. Sebab raka bilang katanya sampai Naufal sudah SMA saja. Dan pastinya itu masih sangat lama".Jawab Anton


Mona terlihat menghembuskan nafasnya kasar".Anak itu memang keras kepala sekali. Tapi ya mau bagaimana lagi ia juga tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja. Apalagi pengacara seperti dia sudah sangat tersohor di Bandung".


"Tapi tetap saja ma, perusahaan yang Anton kelola juga miliknya. Peninggalan Ayah".


" Mama yakin dan percaya jika kalian berdua akan bijak dalam mengambil keputusan sayang".Ucap Mona sambil menepuk bahu Anton pelan.


Sedangkan cinta hanya jadi pendengar saja sambil memilih baju yang ada di toko itu. Niko juga sudah anteng dalam gendongan Mona.


TBC

__ADS_1


__ADS_2