
Lain lokasi lain juga pokok obrolan dan pembahasan. Kini setelah tadi berbicara serius dengan Anton. Candra pun kembali pamit kepada bik Imah dan juga kedua orang tua Shasa. Karena ia juga sudah mendapatkan kabar jika Shasa tadi sempat bertengkar dengan mantan wanita koleksinya.
Sedangkan Anton dan Cinta masih tetap berada di rumah bik Imah. Sebab, mungkin mereka juga belum puas bertemu dengan wanita yang dulu pernah menjadi artnya sewaktu di aspol.
"Sepertinya nona muda sedang mencari anda tuan".Ucap sang asisten Tomy sambil menarik sudut bibirnya.
" Sejak kapan kau menjadi detektif begini Tom? ".Candra pun bertanya balik, sambil menggeleng kan kepalanya.
Saat ini mereka berdua sedang dalam perjalanan untuk kembali lagi ke Jakarta. Entah kenapa, Candra langsung geram akan sikap bekas wanita penghibur nya itu. Bahkan tadi ia juga harus membungkam para paparazi yang mengikuti wanita itu. Karena ia adalah salah satu artis yang kini sedang naik daun. Jadi kemana pun ia pergi pasti selalu saja ada media yang mengikuti nya.
Sedangkan Shasa yang tidak hobby menonton siaran televisi. Apalagi yang menyangkut dunia entertainment. Tidak mengenali wanita yang tadi sempat ia ajak berantem di depan meja resepsionis apartemen mewah itu.
"Sepertinya nona muda tidak mudah untuk anda tahklukan tuan".Ucap Tomy sedikit mengejek tuannya.
__ADS_1
" Mungkin itu akan menjadi tantangan untuku Tom".Jawabnya santai.
Asisten Tomy pun hanya bisa tersenyum sambil membayangkan bagaimana jadinya nanti. Jika tuannya itu bersatu dengan gadis belia seperti Shasa. Yang sifat aslinya ternyata lebih bar bar dan juga sedikit urakan. Gadis itu sungguh gadis yang unik yang pertama kalinya bisa menyentuh hati tuannya. Setelah calon istrinya meninggal tiga tahun yang lalu.
Karena semenjak kejadian itu. Candra berubah kembali menjadi pria yang kasar pada setiap wanita. Apalagi wanita penggoda yang sering saja mencoba mendekatinya.
Selama ini tak ada satu wanita pun yang mampu menyentuh hati seorang Candra. Tapi baru melihat Shasa pertama kalinya. Tuan nya sudah bersikap berbeda. Padahal waktu itu jarak mereka tidak begitu dekat. Hanya terhalang beberapa meja makan di suatu restoran. Dan hal yang tidak disangka olehnya jika Shasa adalah adik dari Niko, putri bungsu dari keluarga Anton Erlangga. Yang akan menjadi atasan Miki nantinya.
Sejak saat itulah Candra malah terlihat semangat sekali untuk cepat cepat datang pada perusahaan itu. Dan ia pun sama sekali jarang datang ke perusahaan nya sendiri. Semua ia limpahkan pada sang asisten nya.
Setelah satu jam lebih Candra berada dalam perjalanan menuju Bogor ke Jakarta. Kini sampailah Pria itu di sebuah mension mewah yang hanya berlantai satu. Letaknya sangat jauh dari pusat kota. Karena tempatnya masih sangat asri.
Hanya ada suara burung liar dan juga pohon pohon besar yang mengelilingi mension itu. Ya itu adalah tempat tinggal Candra selama ini. Bangunan mewah dan megah yang ia bangun dan ia persiapkan untuk keluarga kecilnya nanti.
__ADS_1
Bahkan bangunan itu belum genap dua tahun ini ia bangun. Ia juga membangunnya dengan jerih payahnya sendiri. Tanpa sedikitpun mengambil uang dari perusahaan peninggalan Maminya dulu.Perusahaan yang kini masih berada dalam genggaman ibu tirinya dan saudara tirinya.
"Selamat siang tuan ".Ketika Candra turun dari mobilnya. Sudah di sambut oleh seorang pria bertubuh kekar sambil membungkuk hormat pada tuannya.
" Hm".Candra pun hanya berdehem ria. "Informasi apa yang kau bawa hari ini??? ".Tanyanya seraya ia melangkah memasuki istananya itu.
" Tuan besar ternyata saat ini sedang struk dan di kurung dalam satu ruangan khusus di dalam rumah itu tuan muda".Ucap sang pria itu mulai memberikan informasi tentang apa yang ia dapat selama ini.
Candra pun nampak mengepalkan kedua tangannya Ia benar benar emosi ketika mendengar berita yang membuat hatinya nyeri. Lebih sakit daripada ia hampir kehilangan nyawanya dulu. Tapi pria itu masih terus melangkah menuju satu ruangan yang ada di pojok. Mengabaikan semua art nya yang tadi sempat ikut menyapanya dan membungkuk hormat padanya.
"Lantas dimana siluman rubah itu sekarang???. " Tanya Candra yang sudah duduk dalam ruangan kerjanya.
"Dia sedang berada di Kanada tuan muda".
__ADS_1
Candra pun nampak tersenyum licik ketika otaknya mulai bekerja dengan baik. Entah apa yang akan direncakan oleh pria itu pada incarannya saat ini. Yang jelas apapun yang menjadi musuhnya tidak akan bisa hidup dengan tenang.
TBC