
Candra tak mau ambil pusing akan semua gerutuan Shasa. Karena yang ia pikirkan saat ini adalah bagaimana caranya agar Shasa bisa lebih dekat dengannya. Dan syukur syukur jika gadis itu membalas semua perasaannya. Yang baru ia sadari jika ia sudah menyukai gadis remaja itu.
Rasa yang tidak pernah ia dapatkan dari semua wanita yang banyak ia temui di dunia ini. Sejak dimana ia ditinggal pergi oleh Melati. Tapi yang membuat Candra sedikit aneh adalah ia kadang malah selalu merasakan cemburu tiap kali melihat Shasa dekat dengan teman pria nya di sekolah dan di tempat lesnya.
Ia juga semakin hari semakin merindukan gadis itu. Padahal sebelum nya ia tidak pernah memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dulu juga dengan Melati ia sangat egois. Karena kesabaran gadis itu yang selalu mengalah dan selalu bersikap baik. Bahkan sampai sabar dalam menghadapi sikap egoisnya serta cueknya.
Dan pada akhirnya Candra memutuskan untuk menikahi nya. Jika bicara masalah hati dan perasaan. Dan jika di izinkan untuk jujur. Sebenarnya Candra hanya menaruh sedikit perasaannya untuk Melati. Mungkin karena itu juga sampai sekarang Candra terus di hantui rasa bersalahnya.
Pertemuan nya dengan Melati malah membuat gadis malang itu berakhir tragis. Dan berbeda dengan gadis yang ada di hadapan nya saat ini. Entah apa yang membuat seorang Candra bisa begitu menggilai Shasa.
Ia bahkan tidak tenang jika Shasa lepas dari pandangan matanya. Gadis itu benar benar membuat nya semakin tidak waras saja. Candra juga sudah tidak selera untuk bermain dengan wanita ****** diluaran sana.
Ia bahkan sudah meninggal kan hal gilanya itu. Setelah ia pulang dari Bogor waktu itu. Karena otaknya selalu di penuhi oleh wajah cantik seorang Shasa. Putri bungsu keluarga Erlangga. Yang selalu dijaga ketat oleh keluarga nya terutama Daddy nya.
"Kenapa tidak dimakan???. Malah fokus pada wajahku saja. Aku sudah tahu jika aku ini sangatlah cantik tuan ".Seru Shasa sambil mengunyah makanannya
Daripada pusing berdebat dengan Candra. Lebih baik ia nikmati saja semua makanan yang ada. Bahkan meja makan itu sudah tertata rapi semua menu favoritnya. Jadi, sangat sayang bagi Shasa untuk dilewatkan begitu saja.
__ADS_1
" Apa setiap di depan pria kau bersikap seperti ini??? ".Tanya Candra dengan datar.
" Hahaa... Itu tergantung. Kalau mereka tampan baru aku mulai tebar pesona ".Jawab Shasa asal karena ia masih saja kesal pada pria itu.
" Jadi kau sering tebar pesona pada setiap pria tampan??? ".Lagi lagi Candra bertanya sambil menahan emosi nya.
" Hem... Aku bukan cewek munafik yang tidak menyukai pria tampan. Tapi aku...
Cup...
Shasa langsung melotot sempurna dalam keterkejutan nya ketika Candra mencium bibirnya secara tiba tiba.
Shasa yang masih terkejut karena diberi kecupan mendadak. Saat ini tidak bisa berpikir dengan jernih. " Hanya kecupan doang".Guman Shasa lirih.
"Apa kau menginginkan yang lebih??? ".Candra langsung bertanya dan tanpa sadar lagi lagi Shasa dengan bodohnya malah menganggukkan kepalanya.
"Ayo kita lakukan dikamar saja!!! ".Candra pun tersenyum licik sambil mengulurkan tangannya untuk mengajak Shasa berdiri.
__ADS_1
Tapi Shasa langsung sadar sambil menggelengkan kepalanya. Berusaha menyadarkan dirinya sendiri. " Kenapa kau berdiri?. Apa kau sudah selesai makannya?? ".Shasa pura pura lupa dengan apa yang barusan ia katakan. Hingga membuat Candra makin tersenyum licik.
" Jangan membuatku harus memaksamu untuk ikut denganku sekarang juga".Ucap Candra yang memang tidak suka dipancing. Karena Candra adalah pria sangean. Dan tidak bisa di ajak main main dalam hal yang menyangkut kenikmatan.
Ia pria yang cepat tanggal, dan terkesan hiper dalam segi seksual. Ia menggilai hal tersebut hingga tidak ada satu pun perempuan yang menolak untuk tidur dengannya.
Namun, perlu di garis bawahi tidak ada satu wanita yang sudah merasakan pusakanya. Ia hanya memakai jasa mereka untuk sekedar mengganti olinya saja. Tanpa harus berhubungan badan sama sekali. Jika ada gosip yang beredar jika Candra adalah maniak. Itu salah besar, karena kebanyakan wanita yang dekat dengannya selama ini. Dibikin lemas oleh para anggotanya. Karena mereka selalu digilir setelah selesai memuaskannya dengan cara yang berbeda-beda.
Tapi para perempuan itu dibuat tak sadarkan diri terlebih dahulu sebelum di selesai kan oleh para anak buah nya.
"Aku tidak mau. Makananku juga belum habis. Dasar pria cabul".Cibir Shasa kesal.
Bahkan Shasa sedikitpun tidak takut pada pria yang selama ini banyak ditakuti oleh banyak orang. Hanya Shasa gadis pertama yang dibawa ke mension ini dan hanya Shasa yang berani pada Candra.
Hal itu pun membuat para pelayan dan juga wanita kepercayaan Candra sempat terkejut. Atas sikap dan perilaku Shasa pada tuannya.
Berulang kali Candra menghela nafasnya kasar. Ia memang butuh ektra kesabaran untuk bisa menaklukkan gadis cantik di hadapan nya saat ini. Karena Shasa bukanlah tipe gadis yang mudah percaya pada seseorang. Ia juga sangat cerdas serta pandai memancing hasrat seorang Candra yang dengan susah payahnya ia sembunyikan. Tapi yang lebih kurangajarnya lagi . Setelah berhasil memancingnya Shasa juga yang menolaknya. Itu sama saja setelah di hidupkan malah di amggurkan begitu saja.
__ADS_1
**TBC
AYO YANG BELUM MAMPIR KE NOVEL AL NARU DENGAN JUDUL "DIBALIK CADAR PERSITKU " MONGGO SILAHKAN DI CEK YA GENGS DAN JANGAN LUPA SELALU TINGGALKAN JEJAK KALIAN JUGA 🥰🥰**