Posesif Husband

Posesif Husband
Sama Sama Maniak Gila


__ADS_3

Bunyi notifikasi pesan di ponselnya. Membuat Candra langsung melirik cepat. Karena ponselnya sedang ia letakkan di atas meja kerjanya. Waktu di New York masih menunjukkan pukul Empat pagi. Sedangkan di Jakarta baru menunjukkan pukul tiga sore.


Candra dan Tomy pun belum istirahat sejak semalam. Mereka berdua baru saja menjalankan misi nya. Oleh sebab itu, Candra masih lembur hingga sekarang. Ia juga sengaja belum memberi kabar pada istrinya.


Ponsel yang sejak semalam ia matikan. Ketika ia baru hidupkan ternyata ada beberapa pesan yang di kirim langsung oleh istrinya.


"Hais... Soal".Upat Candra ketika ia membuka pesan yang di kirim Shasa. Ternyata itu adalah foto foto nya yang seksi. Dan hanya memakai lingerie tipis berwarna merah menyala.


Tak hanya itu saja Shasa bahkan berpose sangat menggoda. Mungkin ia sengaja melakukan nya agar suaminya itu langsung pulang dan menerkamnya.


"Tuan anda mau kemana??? ".Tomy menautkan kedua alisnya bingung. Karena tiba tiba Candra langsung bangkit dari kursi kerjanya setelah membaca pesan di ponselnya.


" Sepertinya aku butuh istirahat sejenak. Dan kau boleh istirahat juga Tom!. Karena nanti siang kita ada meeting bukan? ".


Candra pun langsung melangkah pergi meninggalkan Tomy yang masih bingung akan perubahan sikap Candra. Padahal tadi ia begitu sangat bersemangat. Membahas masalah misi nya yang berjalan sesuai rencana awalnya.


" Nyonya anda memang juaranya untuk membuat tuan tak berkutik lagi".Guman Tomy yang kini sudah bisa menebak. Jika tadi Candra pasti menerima pesan dari Nyonya mudany.


Karena hanya Shasa yang bisa membuat Candra kelabakan seperti itu. Di lain sisi Tomy merasa lega karena Candra bisa menemukan wanita yang bisa mengobati jiwa gilanya itu.


Namun, di sisi lain juga Tomy kadang kesal sendiri. Sebab, baik Tuan maupun Nyonya nya. Mereka berdua sama sama gila. Apalagi jika menyangkut urusan ranjang. Dan perselangkangan.


🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


"Apa kau mencoba menggodaku?. Hm? ".Candra sudah memasang wajah garangnya. Menatap wajah cantik sang istri di seberang sana lewat panggilan videonya.


Sedangkan Shasa malah terkekeh sendiri. Wanita itu bahkan masih memakai lingerie tipisnya. Dengan posisi tidur miring. Ponselnya ia taruh dan ia senderkan pada bantal gulingnya.


"Aku tidak ada niat untuk menggodamu sayang".Jawab Shasa santai. Namun, tangannya kini sudah ia letakkan pada bukit sintal miliknya.


" Ah, kenapa tiba tiba jadi gatal begini ya??? ".Seloroh Shasa sembari mengeluarkan mainan favorit suaminya.


Mata Candra dibuat melotot sempurna. Kala melihat mainan favoritnya itu menyembul keluar dan menggantung dengan bebas.


" Sayang... ".Candra berusaha untuk tidak tergoda Namun sia sia saja. Karena Shasa tak hanya berhenti disitu. Kini ia malah menurun kan ponselnya dan mengarahkan camera ponselnya pada pintu goa lembab yang sering di lalui oleh Timun besar nan panjang milik suaminya.


" ****... ".


" Mereka merindukan mu sayang".Lirih Shasa yang kini sudah mengarahkan camera ponselnya kembali pada wajah cantiknya.


"Ayolah sayang, jangan seperti ini!!! ".Mohon Candra yang sudah berkeringat dingin. Jakun nya turun naik akan pemandangan menyentuh kalbunya barusan.


Beruntung saat ini jarak mereka sangat jauh. Kalau tidak mungkin saat ini. Candra sudah menyesap benda itu tanpa ampun lagi. Seperti yang biasa ia lakukan setiap harinya.


"Makanya pulang dong!!!. Abang tega lihat aku tidur sendiri seperti ini??? ".Seru Shasa sambil mengerucut kan bibirnya.


" Lantas kau pikir aku tidak gila saat ini?. Setelah apa yang kau perlihatkan barusan padaku?. Hm? ".Balas Candra yang ubun ubun nya sudah mulai mendidih akan pikiran pikiran kotor nya tentang sang istrinya.

__ADS_1


" Akh... Akh... Akhhhh.... ".


Shasa malah membuat suara saat ia di gempur suaminya. Dan lagi lagi Candra benar benar tidak tahan. Pria maniak itu sudah kalang kabut sendiri. Untuk menenangkan mentimun nya yang sudah menjulang seperti antena dibawah sana.


" Bang... Abaaang... ".Lagi lagi Shasa memanggil dengan nada manjanya suara yang mendayu dayu.


" Berhenti berbuat konyol sayang!!! ".Sentak Candra yang benar benar tak kuat lagi.


Shasa malah langsung tertawa terbahak bahak ketika suaminya lari ngibrit kekamar mandi. Sambil membawa ponselnya.


" Mau ngapain bang??? ".Tanya Shasa pura pura tidak tahu.


" Bantu aku menyelesaikan nya dulu!!!".Seru Candra seraya mengarahkan ponselnya pada pusaka keramat nan bertuah miliknya.


"Mau pake yang mana???.Mulut?, Tangan, atau goanya??? ".Goda Shasa sambil tersenyum meledek.


" Semuanya.... ".Jawab Candra cepat.


Dan karena ulah jahil Shasa akhirnya pagi itu dalam waktu New York. Candra melampiaskan hasratnya pada sabun mandi. Dengan bantuin istri jahilnya lewat panggilan video nya.


Pasangan itu memang sama sama gilanya. Mereka berdua selalu ada cara untuk melakukan nya. Dengan jarak jauh. Apalagi Shasa yang seperti sudah sangat ahli saja akan hal itu.


Jika saja urusannya sudah kelar. Mungkin Candra akan langsung balik kanan untuk pulang ke Jakarta detik itu juga. Tapi berhubung urusannya belum selesai. Maka Candra hanya bisa menahan nya untuk beberapa hari kedepan.

__ADS_1


TBC


__ADS_2