Posesif Husband

Posesif Husband
Di Kejutkan


__ADS_3

Tiara langsung mendorong pelan dada bidang Tomy. Karena ia tiba tiba menjadi gugup sendiri. Bagaimana tidak, berada sedekat ini dengan Tomy membuat jantungnya tidak sehat. Karena selalu berdebar tak menentu. Padahal awalnya ia bisa bersikap cuek dan seenak jidadnya saja.


Namun, karena kejadian tadi pagi. Membuat Tiara selalu saja canggung. Sedangkan pria tampan yang ada di hadapan nya saat ini. Hanya merasakan canggung sesaat saja. Sekarang ini malah dengan santainya menggoda dirinya kembali.


Tiara buru buru membuka pintu rumahnya dengan kunci cadangan yang biasa ia bawa. Karena Ayahnya juga memegang kunci rumah sendiri.


"Assalamu'alaikum".Ucap Tiara ketika ia sudah mendorong pintu rumahnya.


" Waalaikumsalam ".Tomy yang menjawab salam Tiara dari arah belakang.


"Lah om, tunggu di luar aja dulu!!!. Gak enak kalo ikutan masuk. Ayah gak ada dirumah, nanti apa kata tetangga??? ".Tiara bukan tidak sopan, tapi ia hanya menghindari fitnah kejam para tetangga yang julid akan urusan orang lain. Yang suka membuat cerita tidak sesuai kenyataan.


" Bodoh amat, sama para tetangga. Orang kita tidak merugikan mereka juga ".Tomy malah bersikap acuh dan duduk dengan santainya di sofa sederhana yang ada di ruang tamu.


Membuat Tiara lagi lagi hanya bisa menghela nafasnya berat. Diusir juga percuma, pria itu tidak akan paham. Jadi, Tiara memilih masuk ke dapur berniat untuk membuatkan Tomy air minum. Setidaknya Tiara tidak begitu tega dan jahat pada tamunya.


Namun, ketika Tiara akan masuk kedalam dapur. Tiara malah di kejutkan oleh keadaan sang Ayah.

__ADS_1


"Ayah... " Teriak Tiara membuat Tomy ikut terkejut saat mendengar suara teriakan gadis itu. Dan tak lama terdengar suara tangisan Tiara.


"Ayah bangun yah!!! ".


Tomy pun langsung bangkit dari tempat duduknya. Berlari ke arah dapur dimana Tiara saat ini sudah memeluk tubuh seorang pria paruh baya yang nampak memejam kan matanya.


" Ada apa??? ".Tiara hanya menggeleng kan kepalanya saja sambil terus menangis. Tomy langsung mengambil alih tubuh pria yang di panggil Ayah oleh Tiara. Dan langsung membawanya tubuh lemah itu keluar rumah.


Tiara yang juga mengikuti langkah Tomy. Langsung sigap membantu membukan pintu mobil milik Tomy. Bahkan para tetangga yang tadinya sempat menggosip. Kini malah ikutan kepo dan mulai mendekati rumah Tiara.


Namun Tiara tak perduli lagi. Yang ia khawatir kan saat ini adalah konsisi Ayahnya. "Kita ke rumah sakit sekarang!!! ".Seru Tomy. Yang langsung bergegas masuk kedalam mobilnya di ikuti oleh Tiara.


Sampai dirumah sakit Tiara masih saja menangis tersedu sedu. Karena saat ini Ayahnya berada dalam ruangan ICU. Dokter mengatakan jika Ayahnya menderita penyakit jantung.


Tapi selama ini Tiara malah sama sekali tidak tahu penyakit Ayahnya. Karena setahu Tiara Ayahnya tidak pernah memperlihatkan sakitnya saat di rumah.


Tomy yang melihat kesedihan mendalam Tiara. Hanya bisa menatap iba dan hatinya juga ikut merasakan sakit. Tomy mendekati Tiara yang saat ini duduk lemah di kursi tunggu sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Ayah kamu pasti baik baik saja!!!. Lebih baik kita doakan yang terbaik untuk Ayah!! ".Ucap Tomy pelan. Entah kenapa saat melihat Tiara menangis Tomy seakan merasakan sakit yang di rasakan oleh Tiara.


" Hanya Ayah yang aku punya saat ini. Aku takut Ayah ikutan pergi seperti Ibu. Hiks... Hiks... Aku takut kalau Ayah...


"Hussttt... Jangan berpikiran macam macam!!!. Sekarang Ayah sedang di tangani oleh dokter. Semuanya pasti akan baik baik saja!!! ".Nasehat Tomy lagi memotong ucapan Tiara.


" Tapi...


"Percaya lah !!!. Dan yakin jika Ayah pasti sembuh! ".Potong Tomy lagi pelan.


Dan tanpa di duga oleh Tomy. Tiara langsung memeluk tubuhnya. Menangis sejadi jadinya dalam dekapan Tomy. Karena Tomy pun ikut membalas pelukan Tiara. Ia sangat paham apa yang di rasakan oleh Tiara saat ini.


Ketakutan itu pasti ada. Karena dulu Tomy juga merasakan bagaimana kehilangan kedua orang tuanya. Dan pada saat itu, ia masih sangat kecil untuk di tinggal pergi oleh keluarga nya selama lamanya.


Tomy di tuntut menjadi dewasa sebelum waktunya. Ia bahkan bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Hidup di jalanan yang hanya mengandalkan belas kasihan dari orang lain.


Jangankan untuk melanjutkan sekolah. Untuk makan saja, Tomy harus kerja keras sendiri. Hingga usianya sudah beranjak remaja. Ia di pertemukan dengan Candra. Seorang anak yang kurang kasih sayang dari orang tuanya.

__ADS_1


Bahkan bisa di bilang Candra juga bernasib hampir sama dengan Tomy. Tapi bedanya Candra dari kalangan anak orang kaya. Hidup nya sangat berkecukupan. Tapi hanya kekurangan perhatian saja. Karena ia memiliki ibu tiri dan saudara tiri yang tak pernah perduli dengan dirinya.


__ADS_2