Posesif Husband

Posesif Husband
Gangguan


__ADS_3

Tiga hari di rawat dirumah sakit membuat Candra bosan. Ia yang terbiasa bekerja keras, dan melakukan aktivitas. Malah sekarang harus terus berbaring di ranjang pasien.


Dan selama tiga hari ini juga ia selalu saja muntah muntah tidak jelas. Hanya ketika Shasa yang ada di dekatnya saja. Membuat Candra stabil. Layaknya istrinya itu adalah obat mujarab bagi dirinya.


Alhasil Shasa pun harus selalu bolak balik kerumah sakit. Bahkan dua hari ini Shasa izin kuliah. Hanya untuk menemani suaminya di rumah sakit.


Anton dan Cinta pun lebih sering datang. Untuk melihat keadaan menantunya yang nasibnya sama dengan Daddy mertuanya dulu. Saat Mommy Cinta hamil Niko.


Tapi ketika hamil si kembar malah Cinta yang tersiksa. Walaupun hanya beberapa hari saja. Selebihnya Shasa selalu membuat repot suaminya. Dan asisten Lana tentunya.


"Sayang, bangun!!!. Sudah waktunya makan siang, setelah itu abang juga harus minum obat".Lirih Shasa yang sejak tadi ikut berbaring di samping suaminya. Mereka berdua tidur di ranjang pasien.


Tapi meskipun ranjang pasien. Kamar rawat yang dihuni oleh Candra adalah kamar Vvip. Yang sangat luas dan juga bersih. Memiliki ranjang yang empuk dan juga sofa yang nyaman. layaknya kamar hotel yang cukup dihuni oleh sepasang suami istri tersebut.


" Hm".Candra hanya berdehem saja. Membuat Shasa menggelengkan kepalanya.


Ia berbalik badan dan melonggarkan pelukan suaminya. Lalu di tatapnya wajah tampan Candra, yang beberapa hari ini terlihat pucat. Shasa sampai kasian melihat suaminya menderita begini.


"Apa abang ingin makan sesuatu yang abang pengen??? ".Tanya Shasa lirih sembari memainkan jarinya pada wajah suaminya dengan gerakan perlahan.


Candra pun mulai membuka matanya. Perlahan menatap wajah istrinya yang kini juga sedang menatap wajahnya.

__ADS_1


" Aku hanya ingin kamu sayang".Candra menjawab dengan senyum yang terbit di bibirnya.


"Hahaha... Baru saja puasa tiga hari. Sudah mau nagih saja".Ledek Shasa sambil terkekeh. Ia begitu senang melihat wajah masam suaminya . Saat ia meledeknya begini. Seolah itu adalah hiburan tersendiri bagi Shasa.


" Aku kangen sayang. Apa kau tidak??? ".


Candra terlihat lesu saat istrinya menggeleng kan kepalanya sambil mengulum senyumnya.


" Ahh kau itu kejam sekali sayang".Gerutu Candra lesu. Padahal ia berharap istrinya menjawab iya. Dan menggodanya seperti yang sudah sudah. Tapi hari ini malah Shasa bersikap cuek. Seolah memang tidak merindukan ny. Yang lebih tepatnya tidak merindukan belaiannya.


"Sayang, abang itu masih lemah. Apa tidak semakin loyo nantinya setelah menggoyang tubuh istrimu yang semakin seksi ini?. Hm? ".Goda Shasa dengan suara menggodanya.


Shasa hanya kembali terkekeh. Melihat wajah ingin suaminya. Yang sudah menahan dirinya ingin segera dituntaskan saat ini juga.


"Aku janji sayang, hanya satu kali saja. Setelah itu aku akan makan dan minum obatnya".Janji Candra terlihat memohon pada istrinya.


Jujur saja Candra sudah dari kemarin menahan nya. Tapi selalu saja ada gangguan. Membuatnya mengupat kesal. Tapi tidak mau mengungkapnya pada sang istri. Apalagi saat kedua mertuanya datang. Membuat Candra semakin lesu saja.


Karena Mommy mertuanya itu seolah memang sengaja membuatnya kesal. Tapi apalah daya. Candra hanya bisa pasrah saat Mommy Cinta malah ikutan menginap dirumah sakit.


Dengan alasan agar Shasa tidak terlalu capek, jika mengurusnya seorang diri. Padahal Candra sangat paham. Jika Mommy Cinta sengaja agar putrinya yang sedang bunting itu tidak di lahab oleh dirinya.

__ADS_1


"Ayolah sayang, tidak akan lama!!! ".Rengek Candra yang memang sudah sangat ingin. Mentimun nya pun sudah keras sejak beberapa menit yang lalu.


Anggukan kepala Shasa membuat Candra langsung semangat empat lima. Tanpa ingin menunggu lama Candra pun langsung mulai bergerak liar. Tapi baru saja akan menyambar bibir istrinya.


Bahkan benda itu belum sempat bersentuhan. Pintu ruangan rawatnya sudah di ketuk dari arah luar. Membuat Candra mengupat kesal. Tapi Shasa malah langsung terkekeh. Wajah prustasi suaminya terlihat begitu menggemaskan.


"Masuk!!! ".Seru Candra dengan suara yang sedikit keras. Shasa hanya mengulum senyum gelinya. Melihat ekspresi wajah suamiya saat ini.


Ceklek...


Wajah Candra yang prustasi langsung berubah sembilan puluh derajat. Saat ia melihat siapa tamunya saat ini.


" Apa kedatangan kami menganggu kalian berdua??? ".Bariton suara tegas Niko membuat Candra langsung memasang senyum palsunya.


" Ah, Tentu saja tidak Ko. Kita berdua malah senang bisa dikunjungi oleh kakak ipar. Betul kan sayang??? ".Candra memang sangat ahli jika urusan akting berakting begini.


" Abang kesini sama sendiri???. Mba Icha Mana??? ".Shasa celingukan mencari keberadaan kakak iparnya.


Hingga tak berselang lama, Icha ikut menyembul sembari menggendong Sean. Masuk kedalam ruangan tersebut.


" Uh, Gantengnya Daddy ".Seru Candra saat ia melihat baby Sean yang saat ini menatap kearahnya.

__ADS_1


__ADS_2