Posesif Husband

Posesif Husband
Hanya ingin liburan


__ADS_3

Keesokan harinya kedua orang tua cinta pun sudah datang pagi pagi sekali kerumah anak dan menantu nya. Melihat kehadiran kedua orang tuanya cinta sudah nampak murung. Hal itu membuat Anton yakin jika istrinya pasti sangat berat untuk melepaskan Niko tinggal bersama kedua mertuanya.


Niko juga seperti bersikap santai. Malah anak itu nampak antusias dan merasa sangat senang akan kehadiran Grandma dan juga Grandpa nya. Bahkan saat ini Niko sudah anteng duduk dipangkuan Mommy Yuna.


Melihat putranya lebih memilih Mommy nya membuat Cinta miris. Putranya itu seakan sudah tahu akan maksud kedatangan para Granma dan juga Grandpa nya. Niko seolah menunjukkan sikap jika ia memang mau tinggal bersama grandma dan Grandpa nya.


Mommy Yuna nampak mengulum senyum saat melirik wajah masam putri semata wayang nya. Bahkan Tuan Hendra pun terlihat ingin menertawakan cinta saat ini.


Sedangkan Anton yang memang jelih melihat gelagat kedua mertuanya. Yang nampak mencurigakan. Dan Anton semakin yakin jika kedua mertuanya itu pasti sedang merencanakan sesuatu.


"Ma... " Seru Niko menyodorkan potongan buah apel pada mommy Yuna.


"Bukan Ma Niko tapi Grandma...!!! " Potong Cinta yang nampak semakin kesal saat putranya memanggil mommy nya dengan panggilan Ma.


"Sayang, Niko kan masih susah melafalkan nya".Lirih Anton pelan. Karena ia tahu saat ini pasti istrinya itu sudah sangat kesal.


" Tau tuh ketus amat jadi Mommy".Ledek Mommy Yuna sambil mengulum senyumnya.


Cinta hanya mencebikkan bibirnya saja. Bahkan ia sejak tadi nampak malas untuk melanjutkan sarapannya. Sedangkan kedua orang tuanya nampak santai sembari menikmati sarapan mereka. Dengan Mommy Yuna yang juga sibuk menyuapi cucunya.


"Lihatlah putramu itu by!!! ".Bisik Cinta sambil melirik Niko yang nampak tersenyum dengan Mommy Yuna sambil ikut menyuapi grandma nya dengan potongan buah yang ada ditangannya. " Ck... Dia lebih peduli dengan Grandma nya daripada dengan Mommy nya sendiri".Sambung cinta kesal dan merasa cemburu dengan kedekatan Niko dan Mommy nya.


Anton hanya tersenyum dan mengelus rambut istrinya lembut. "Itu bentuk rasa sayang Niko pada Mommy sayang".Ucap Anton berusaha memberi pengertian pada sang istri. Karena mungkin hormon kehamilan cinta juga yang membuat Istrinya kadang emosinya tidak stabil. Dan menjadi sangat sensitif sekali akhir akhir ini.

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿🌿


Setelah mereka selesai sarapan. Kini baik Anton dan cinta serta kedua orang tua Cinta nampak ingin mengobrol serius. Bahkan mereka saat ini masih duduk di di ruang makan.


"Mommy dan Daddy sudah putuskan. Kami akan membawa Niko terbang ke Korea hari ini juga...


" Cinta sudah tau Dad".Potong Cinta lesu.


"Sayang, dengerin dulu Daddy ngomong!!! ".Lirih Anton memberitahu istrinya yang nampak kesal pada kedua orang tuanya.


" Hm".Sahutnya acuh.


"Kami memang akan membawa Niko hari ini. Tapi itu hanya beberapa hari saja".Ucap Tuan Hendra


" Mommy dan Daddy tidak sejahat itu sayang. Untuk memisahkan kamu dengan putra kamu yang tampan ini".Sambung Mommy Yuna sambil tersenyum.


"Jadi maksud Mommy...


" Iya sayang, kami hanya ingin membawa Niko untuk sekedar pergi liburan saja ke Korea. Dengan kata lain Daddy dan Mommy meminjam Niko untuk beberapa hari saja. Iya kan Dad".Seru Mommy Yuna sambil meminta pembenaran dari suaminya.


Daddy Hendra pun langsung menganggukkan kepala nya saja. Sambil tersenyum. "Kami ingin mengajak cucu pertama kami terbang ke Korea hanga beberapa hari. Setelah itu kami akan bawa pulang lagi Niko ke Jakarta dan akan kami kembalikan pada kalian. Lagian Daddy juga ingin pamer pada teman teman Daddy yang ada di korea. Kalau Daddy sudah ada cucu yang sangat tampan".Cerocos Daddy Hendra bangga.


Cinta langsung mengembangkan senyumnya. Wajah yang sejak tadi ditekuk kini langsung berubah ceria. Bahkan sambat berbinar, karena ia tidak jadi dipisahkan dengan putranya oleh kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Cuma itu Dad??? ".Tanya Cinta lagi seolah tidak yakin akan ucapan kedua orang tuanya.


" Yes... Hanya itu saja".Jawab Daddy Hendra yakin.


"Kenapa gak bilang dari kemarin sih Mom??? ".Tutur Cinta sambil menatap Mommy nya yang sambil terus menciumi wajah tampan cucunya.


" Sengaja. Biar kamu sedikit berpikir. Jika Niko itu masih butuh sosok Mommy nya. Bukan hanya ditinggal sama baby sitter ataupun pengasuhnya saja. Anak seusia Niko akan lebih baik sering ditemani oleh Orang tuanya. Jangan apa apa hanya mengandalkan pengasuh".Ucap Mommy Yuna yang kurang setuju jika cucunya lebih banyak waktu dengan pengasuhnya daripada dengan Mommy nya.


Deg..


Cinta baru sadar jika selama ini. Ia memang lebih mengandalkan pengasuhnya Niko daripada dirinya sendiri yang mengurus Niko. Bahkan waktu Cinta kadang habis di pekerjaan.


"Maafkan Cinta Mom!!!! ".Lirih Cinta yang sudah paham maksud dari perkataan Mommy nya.


" Tinggalkan saja perusahaan jika membuatmu kerepotan!!!. Kamu bisa mempercayai orang yang bisa kamu andalkan untuk mengurus perusahaan!!!. Kenapa kamu harus repot repot terus bekerja keras, Bukankah suamimu itu cukup kaya raya".Sindir Mommy Yuna sedikit kesal.


Cinta hanya menundukkan kepala nya saja saat mendengar Mommy nya sudah mengoceh ria.


"Kenapa tidak kalian gabungkan saja, perusahaan yang ada di jakarta dengan perusahaan kamu Anton??? ".Tanya Daddy Hendra serius. " Dengan begitu kalian berdua tidak perlu repot repot lagi mengurus dua perusahaan sekaligus ".Ucapnya memberi saran.


Anton dan Cinta saling tatap. Dan mereka juga nampak berpikir. Kenapa juga mereka berdua tidak kepikiran tentang hal itu selama ini.


" Perusahaan Daddy dan Anton kan bergerak dalam bidang yang sama disini. Akan lebih mudah dan simple jika dijadikan satu saja. Masalah saham sebisa kalian lah mengaturnya!!!. Daddy dan Mommy tidak akan mengganggu gugat nya. Karena harta kami di Korea tidak akan habis sampai tujuh turunan lagi".Sombong Daddy Hendra.

__ADS_1


__ADS_2