Posesif Husband

Posesif Husband
Bertamu ke rumah Art


__ADS_3

Cinta pun mengangguk kan kepalanya. Dan menurut pada suaminya. Karena benar jika ia pun sudah belaja sembako untuk bik imah. Bahkan kini cinta pun membeli makanan cepat saji untuk ia bawa juga kerumah asisten rumah tangga nya.


Semua barang belanjaan cinta sekarang sudah tersusun rapi didalam bagasi mobil. Tapi cinta malah menarik tangan suaminya kembali untuk masuk menuju salah satu konter yang ada didepan jalan supermarket itu.


"Kenapa sayang, mau beli pulsa???. Bukankah biasanya lewat mbanking saja isi pulsanya??? ".Tanya Anton yang salah mengira.


" Bukan isi pulsa by, tapi mau cari ponsel buat bik imah. Biar aku tidak susah menghubungi nya. Lagian tadi siang aku kasih ponselku yang lama. Eh, bik imah malah menolak katanya nggak bisa mainin nya".Jawab Cinta sambil tersenyum saat ingat bik imah menolak ponsel pemberian nya.


"Mainin apa sayang??? ".


" Mainin ponsel by. Emangnya mau mainin apaan??? ".Sahut Cinta sambil menggelengkan kepalanya.


" Kirain kamu yang mau mainin burung sayang".Seloroh Anton sambil menaik turunkan alisnya.


Membuat cinta langsung mendekatkan wajahnya pada wajah suaminya. "Kalau mau mainin burung hubby. Nanti aja by di dirumah".Bisiknya sambil tersenyum menggoda. Membuat Anton hanya bisa ikut tersenyum. " Kalau disini bahaya by, nanti banyak yang ngences".Sambung cinta dengan guyonan nya.


"Semoga saja twins nanti tidak mesum dan cabul seperti Mommy nya".Seru Anton sambil terkekeh.


" Mesum dan cabul dengan orang yang tepat tidak akan rugi by".Jawab Cinta sambil terkekeh.


Pletak...


"Aw... Hubby... iihh... Sakit tahu".Gerutu cinta mengaduh. Karena keningnya di jitak oleh suaminya sendiri.

__ADS_1


" Makanya jangan bicara sembarangan sayang!!! ".


Cinta hanya memanyunkan bibirnya. Sementara itu Anton kembali menggandeng tangan cinta. Masuk kedalam Outlet yang menjual banyak merk ponsel ternama.


🌿🌿🌿🌿🌿


" By, dulu bisa kenal sama bik imah darimana sih??? ".Cinta mulai penasaran tentang bik imah. Karena yang merekrut bik iman bekerja sebagai asisten rumah tangganya adalah suaminya sendiri.


Saat ini keduanya sedang ada didalam mobilnya kembali. Dan sedang dalam perjalanan pulang ke aspol. Bahkan Cinta sudah menatap wajah suaminya serius. Sambil memakan cemilannya.


"Dari kanit sayang, Waktu aku dan Lana datang kemari untuk membersihkan asrama tempat tinggal kita".


" Oh... Jadi hubby juga belum tahu dong rumah bik ima dimananya??? ".


" Kalau kerumah nya belum sih sayang. Cuma tahu gang rumahnya dimana".Jawab Anton sambil mengusuk punggung tangan istrinya.


" Nanti kita jelaskan sama sama setelah sampai dirumah bik imah saja sayang. Yang terpenting niat kamu udah tulus bantuin bik imah".Anton tersenyum hingga membuat istrinya ikut tersenyum lega juga.


"Hubby nggak marah kan kalau aku pakai uang hubby buat beli sembako dan bagi bagi ke orang orang gini ??? ".


" Tentu saja tidak sayangku. Malah aku bahagia dan senang banget. Ternyata istriku ini berhati tulus dan sangat dermawan. Peduli dengan sesama yang membutuhkan".Puji Anton yang bangga pada istrinya itu.


"Makasih by. Hubby juga suami idaman ".Balas Cinta yang ikut memuji suaminya.

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿🌿


Anton membuka pintu mobilnya saat ia sudah sampai didepan rumah bik imah. Untung saja mobilnya bisa muat masuk kedalam gang rumah bik imah itu. Dan beruntung rumah bik imah pun tidak begitu jauh masuknya dari depan gang.


" Ayo sayang, pelan pelan!!! ".Anton membantu istrinya untuk turun dari mobilnya.


Kedatangan Anton dan cinta mengundang perhatian warga setempat. Apalagi para tetangga bik imah, bahkan mereka sampai ke luar dari rumah. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 18.05 wib. Anton dan cinta sengaja langsung mampir kerumah bik imah. Agar tidak bolak balik lagi. Lagian jarak aspol dengan gang rumah bik imah pun tidak begitu jauh.


"By, rumah bik imah yang mana??? ".


" Itu sayang tepat di depan kamu berdiri".Jawab Anton sambil menunjuk gubuk paling memprihatinkan dari tempat tinggal warga yang lain. Bahkan hanya berdinding bambu yang di anyam saja.


Dari luar pun lampunya nampak remang remang. Ya itu karena bik imah hanya menyambung listrik dari tetangga saja.


Sedangkan warga yang mengintip dari balik jendela. Nampak heran dan terpesona akan sepasang suami istri yang baru turun dari mobil itu. Anton memang sengaja hanya membawa mobil lamanya ke Bogor. Karena ia tidak mau menunjukkan kekayaannya pada para anggota yang di Polsek. Ia hanya ingin menjadi pemimpin sederhana disini. Agar tidak menimbul kan fitnah para anggotanya terutama para ibu ibu bhayangkari di Polsek tersebut.


Tok... tokk...


"Assalamu'alaikum".Cinta langsung mengucapkan salam ketika ia sudah berdiri di depan gubuk bik imah.


" Waalaikumsalam ".Suara bik imah menjawab dari dalam rumah.


Ceklek...

__ADS_1


" Ibu, bapak... Loh kenapa bisa kemari???. Apa ada yang bisa bibik bantu bu, pak??? ".Bik imah nampak terkejut dengan kedatangan majikannya itu. Yang tiba tiba saja ada didepan rumahnya.


TBC


__ADS_2