
Beda tempat beda juga cerita. Pria yang sejak semalam berada di Bogor. Saat ini nampak sedikit ragu untuk masuk kedalam perkarangan rumah berlantai dia itu. Rumah yang sudah lama tidak ia kunjungi. Yang dihuni oleh seorang wanita yang sudah lanjut usia.
Dari jauh ia melihat seorang wanita yang rambutnya pun sudah mulai memutih. Karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Seharusnya di usianya yang sudah seperti itu. Ia sudah melihat anak dan cucunya bahagia. Tapi sekarang ia malah hidup sebatang kara.
Hanya di temani oleh art dan para pekerja dirumah itu saja. Wajah yang mulai keriput termakan usianya.
"Tuan, kalau anda ragu. Biar saya saja yang turun".Ucap asisten Tomy memberi saran.
Pria itu pun langsung menghela nafasnya berat. Tapi di detik berikutnya. Ia memberi perintah untuk masuk ke perkarangan rumah itu. Membuat wanita yang sudah lanjut usia itu langsung menoleh kearah gerbang rumahnya.
Mobil mewah itu terparkir rapi tepat di depan terasa halaman depan. Lalu pria itu pun turun dari mobilnya ketika sang asisten nya membukakan pintu mobil untuknya.
Senyum ceria terbit dari bibir wanita yang sudah tidak muda lagi itu. Ketika ia melihat siapa yang datang sepagi ini kerumahnya.
Wanita itu pun langsung bangkit dari kursi nya. Berniat menghampiri sang pria tampan yang kini juga sedang berjalan kearahnya.
Tapi si pria pun langsung berjalan dengan langkah lebarnya. Agar ia lebih cepat sampai pada wanita itu. "Kenapa tidak kasih kabar dulu kalau mau kerumah bibik Tuan? ".Ucap wanita itu sambil tersenyum.
__ADS_1
" Sudah berapa kali saya bilang, kalau saya akan tetap menganggap bik imah sebagai ibu saya. Meskipun sekarang keadaan sudah berbeda bu".Protes sang pria saat wanita itu selalu saja bersikap sungkan padanya.
Ya wanita itu adalah bik Imah. Mantan art Anton dan Cinta saat mereka masih di aspol polsek bogor dulu. Sekarang kehidupan bik Imah memang jauh lebih baik. Ia sudah lama pensiun menjadi art sejak anak anak nya dewasa. Tapi sekarang ia hanya hidup seorang diri. Dengan ditemani para art saja.
Bik Imah pun kembali tersenyum sambil mengusap wajah tampan pria yang saat ini berdiri tegap di hadapan nya. Setelah tadi pria itu mencium punggung tangannya.
"Mungkin jika dia panjang umur, wajahnya juga akan setampan kamu nak".Lirih bik Imah sambil berkaca kaca.
Pria itu pun langsung memeluk erat tubuh bik Imah. Ia juga ikut sendu, karena ia tahu apa yang dirasakan wanita itu dulu dan sekarang. Bahkan ia ditinggalkan pergi oleh kedua anaknya untuk selamanya.
" Bu, maafkan saya!!. Saya gagal menjaga Melati dan juga gara gara saya Miki sampai... "
"Semua sudah jadi takdir nak. Sekarang kamu bisa melanjutkan hidup kamu kembali!. Urusan keluarga Erlangga biar ibu yang jelaskan pada mereka. Lagian ibu sudah ikhlas nak. Sekarang Melati dan Miki pasti sudah tenang dan bahagia di surganya Allah".
Bik Imah berucap dengan yakin bahkan dalam tangisan ia masih bisa terlihat tersenyum. Membuat Pria itu semakin merasa bersalah. Pria itu mulai mengingat peristiwa 3 tahun yang lalu.
Flashback On...
__ADS_1
Di sebuah Negara tepatnya di Negara Amerika, Seorang gadis menghilang tanpa jejak setelah mereka selesai melakukan pemotretan untuk persiapan pernikahan nya.
Sedangkan sang adik yang kebetulan sedang ada pekerjaan disana pun ikut mencari kakaknya. Bersama seorang pria yang tak lain dan tak bukan adalah calon mempelai pria nya.
Tapi ketika mereka menemukan tempat dimana gadis itu disekap. Kedua pria yang berbeda usia itu mengalami kecelakaan hebat. Hingga calon mempelai pria mengalami luka parah dan tidak bisa keluar dari mobilnya yang masuk kedalam jurang.
Tapi sang adik gadis itu. Yang tak lain dan tak bukan adalah Miki. Berusaha menolong pria yang akan menjadi kakak iparnya. Meskipun ia juga terluka sama parahnya. Mengingat bagaimana kakaknya sangat mencintai pria itu. Membuat Miki sekuat tenaga mengeluarkan pria itu yang tubuhnya hampir tidak dikenali lagi.
Pada saat bersamaan juga Melati yang sudah akan menikah dan tinggal menghitung hari. Harus kehilangan kesucian nya ketika sang calon suami mengalami kecelakaan karena ingin menyelamatkan nya.
Hal yang lebih sadis lagi, Karena merasa hidupnya sudah hancur dan tidak mau membuat kecewa calon suami dan keluarganya. Melati pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di tempat ia dilecehkan.
Pada hari itu adalah hari paling menyedihkan untuk sang pria. Karena begitu ia bangun dari koma nya yang hampir enam bulan. Ia sangat terkejut ketika tahu jika wajahnya sudah di oplas dan juga mendapatkan kabar jika ia pun sudah operasi ginjal.
Miki memberikan ginjalnya untuk sang pria ketika tahu jika Pria itu tidak bisa tergolong lagi. Kalau tidak secepatnya mendapatkan donor ginjal. Karena ginjal sang pria sudah hancur sebelah. Paska kecelakaan yang menimpa mereka.
Sadar jika Miki memang mengalami gagal ginjal sejak kecil. Dan salah satu ginjal Miki sudah tidak berfungsi dengan baik satunya. Maka saat itu juga Miki memutuskan memberikan satu ginjal sehatnya pada pria itu. Pria yang juga sangat baik pada nya dan juga ibu serta kakak perempuan nya.
__ADS_1
Bahkan pria itu juga tidak tahu bagaimana mereka bisa selamat dari kecelakaan itu Padahal mereka masuk kedalam jurang yang sangat susah di jangkau oleh manusia.