Posesif Husband

Posesif Husband
Kebaikan Istri Anton


__ADS_3

Setelah mengobrol dengan bik imah tadi di ruang tamu. Dan cinta pun mulai hari ini sudah memperkerjakan bik imah untuk bekerja di aspol. Dan membantunya mengerjakan pekerjaan rumah. Kecuali masak, karena cinta hanya ingin suami dan anaknya makan makanan yang dia olah sendiri. Bik imah hanya membantunya untuk menyiapkan bahan bahan nya saja.


Seperti saat ini, tadi disaat Cinta sibuk ber telponan dengan Mommy nya. Bik imah juga sudah memulai pekerjaannya. Bahkan hanya dengan hitungan menit bik imah sudah selesai membersihkan rumah yang dihuni oleh cinta dan Anton. Tapi memang tempat itu tidak terlalu berantakan . Jadi bik imah tidak kesulitan untuk membersihkan nya.


Sementara menunggu cucian yang masih didalam mesin cuci bekerja. Bik imah pun kini membantu Cinta didapur. Sikap Cinta yang ramah dan juga humoris membuat Bik Imah betah padahal ia belum juga genap satu hari bekerja dengan Cinta.


"Bibik punya anak berapa??? ".Cinta bertanya sambil menumis bumbu untuk menu Asam woku.


" Dua bu, Yang satu udah kerja di toko baju yang ada di pasar. Satu lagi masih sekolah bu".Bik imah menjawab dengan jujur.


"Oh, emang usia anak bik imah yang pertama berapa bik??? ".


" 14 tahun bu".


"Loh umur segitu kok udah kerja bik???. Seharusnya kan masih sekolah juga. Masih SMA ".Cinta mulai penasaran.


" Ya mau gimana lagi Bu, kami tidak punya cukup biaya untuk menyekolahkan anak anak bibik dua duanya. Sedangkan bibik janda Bu, bisa makan sehari hari aja udah bersyukur banget Bu. Tapi semenjak anak saya udah kerja adiknya bisa lanjut sekolah lagi sekarang. Kalau tidak dibantu oleh teteh nya mungkin nasib adiknya juga sama Bu putus sekolah juga".Bik imah terlihat sendu menceritakan kehidupannya pada majikannya.


Bahkan Bik Imah dapat tawaran pekerjaan dari tetangganya yang menyutuhnya bekerja menajdi art di Aspol ini saja ia sangat bersyukur. Karena sebelumnya ia hanya butuh harian lepas. Dan mengandalkan tetangga yang menyuruhnya untuk membersihkan ladang saja. Terkadang juga bik imah jualan gorengan untuk menyambung hidupnya sehari hari.

__ADS_1


Cinta pun nampak prihatin dengan kondisi hidup art nya itu. Ia tidak bisa membayangkan jika posisinya menjadi bik imah. Dan mungkin belum tentu juga jika dia akan sekuat bik imah. Terbiasa hidup bergelimang harta sejak kecil. Dan kebetulan juga ia menikah dengan pria yang tak kalah tajir dari orang tuanya. Membuat hidup cinta tak pernah kesulitan dalam masalah keuangan sama sekali.


Tapi saat ia tahu kondisi bik imah. Membuat cinta berpikir jika apa yang tidak ia syukuri selama ini. Adalah suatu impian bagi orang orang yang hidupnya kesusahan diluar sana.


"Bik, kalau boleh tahu disini bibik rumah sendiri atau maaf ya bik!!!. Masih ngontrak bik??? ".


" Saya hanya menumpang di samping rumah tetangga Bu. Sejak suami saya meninggal 7 tahun yang lalu. Rumah kami harus terjual begitupun dengan sawah peninggalan orang tua saya Bu. Karena Almarhum suami meninggalkan hutang yang begitu banyak pada lintah darat Bu. Dan disini pun kami hidup tanpa sanak keluarga Bu".Sungguh miris kehidupan bik imah membuat Cinta ikut meneteskan air matanya.


Cinta salut dengan bik imah ia masih bisa tersenyum walau pun beban hidupnya sangat berat begitu. Bahkan Bik imah terlihat sama sekali tidak mengeluh.


🌿🌿🌿🌿🌿


Setelah selesai menjemur pakaian bik imah pamit pulang. Dan nanti sore ia akan kembali untuk menyetrika. Kebetulan rumah bik imah tidak jauh dari Aspol hanya berjarak beberapa meter saja.


"Bu saya pulang dulu ya, anak saya yang bungsu sebentar lagi pulang sekolah dan saya juga tadi belum sempat masak bu".Pamit Bik imah sopan pada majikannya. Yang saat ini cinta sedang duduk santai di ruang tamu sambil membaca majalah fashion.


" Nggak usah masak bik, itu di atas meja dapur udah saya sisihkan lauk dan juga nasi nya buat bibik makan siang ini dengan anak bibik. Dan mulai hari ini bibik tidak usah masak kalau untuk makan siang dan makan malam ya!!!. Nanti sekian saja tiap pulang siang dan sore bibik bawa lauk dari sini saja".Ucap cinta sambil tersenyum.


"Beneran Bu??? ".Bik imah nampak setengah tak percaya. Padahal ia baru sehari bekerja tapi majikannya ini sangat baik sekali dan ramah.

__ADS_1


" Iya bik, tak perlu sungkan!!!. Oh ya masalah gaji, bibik mau digaji harian atau bulanan saja??? ".Tanya cinta


" Kalau itu terserah ibu saja mau nya gimana Bu???.Saya ngikut aja Bu".Jawab bik imah jujur. Karena mendapatkan majikan yang ramah, baik dan juga humoris seperti cinta saja bik imah sudah sangat bersyukur sekali.


Cinta mengambil dompet nya yang memang sejak tadi ia letakkan di atas meja yang ada di hadapannya. Lalu ia mengeluarkan uang ratusan ribu sebanyak 3 lembar.


"Ini buat bibik".Ucap cinta sambil menyodorkan uang tersebut di depan bik imah. Membuat bik Imah bingung. " Ambil aja bik!!!. Ini uang bukan gaji bik, anggap saja itu bonus untuk bibik karena hari ini sudah mulai bekerja dengan saya".Seru Cinta sambil tersenyum.


"Tapi Bu...


" Nggak usah pake tapi tapi bik!!!. Bibik harus tahu jika saya tidak suka penolakan loh".Akhirnya dengan tangan sedikit gemetar bik imah menerima uang yang disodorkan oleh cinta.


"Terimakasih Bu".Ucapnya tulus dan mulai berkaca kaca. Karena sebetulnya bik imah memang sangat membutuhkan uang untuk biaya sekolah anaknya yang bungsu dan uang itu ditunggu sampai besok pagi. Bik imah ingin meminta gaji di awal tapi ia merasa canggung dan tidak enak pada majikannya karena ia belum genap satu hari bekerja masak ia sudah cashbon duluan.


Cinta hanya mengangguk kan kepalanya saja sambil tersenyum ".Kalau bibik perlu apa apa bilang saja bik, tidak usah malu ataupun sungkan!!!. Selama saya bisa bantu saya pasti bantu kok".Tutur cinta sambil menepuk punggung bik imah pelan.


" Oh iya bik, ini ponsel untuk bibik".Cinta memberikan ponsel lamanya yang tidak ia pakai lagi karena ia sudah berapa kali ganti ponsel dan tentu saja harga ponsel cinta harga nya bukan lagi kaleng kaleng.


"Bu, saya tidak bisa gunakan benda itu. Maaf Bu saya ini orang bodoh dan norak Bu".Tolak Bik imah karena ia juga jujur tidak bisa memainkan ponsel dan ia juga tidak pernah memakai benda itu.

__ADS_1


__ADS_2